Kisah Penerima Beasiswa: Anak Penjual Angkringan, Lulus Sarjana Hukum
Perkenalkan, nama saya Melyana Revi Utami. Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga sederhana. Ayah saya bekerja sebagai pedagang angkringan dengan penghasilan yang tidak menentu, sedangkan ibu saya adalah ibu rumah tangga yang sesekali membantu ayah berjualan. Sejak kecil, saya dan saudara saya diajarkan untuk hidup sederhana, bekerja keras, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi keadaan.
Kondisi ekonomi keluarga membuat saya menyadari bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bukanlah hal yang mudah. Setiap keputusan harus dipertimbangkan dengan matang. Namun, di tengah keterbatasan tersebut, orang tua saya selalu menanamkan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki masa depan. Mereka mungkin tidak memiliki pendidikan tinggi, tetapi mereka memiliki harapan besar agar anak-anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik. Dari situlah tumbuh tekad dalam diri saya untuk melanjutkan pendidikan dan membanggakan keluarga.
Ketika saya dinyatakan diterima sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, kebahagiaan saya begitu besar. Namun di balik kebahagiaan itu, muncul kekhawatiran tentang biaya kuliah dan kebutuhan hidup selama studi. Dalam situasi itulah, kesempatan menjadi Penerima Beasiswa KAMAJAYA hadir sebagai jawaban atas doa dan harapan kami sekeluarga. Bergabung dengan KAMAJAYA Scholarship bukan sekadar menerima bantuan finansial, tetapi juga menerima kepercayaan dan amanah. Saya menyadari bahwa bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian yang harus dijaga dengan tanggung jawab. Dukungan ini sangat meringankan beban orang tua saya dan memungkinkan saya untuk fokus pada perkuliahan tanpa terlalu dibayangi kecemasan finansial.
Selama menjalani studi di Fakultas Hukum, saya mempelajari berbagai cabang ilmu hukum, mulai dari hukum pidana, hukum perdata, hingga hukum tata negara. Perkuliahan menuntut saya untuk berpikir kritis, analitis, dan sistematis. Saya belajar menyusun argumentasi hukum secara logis serta memahami bahwa hukum bukan hanya sekadar aturan tertulis, melainkan instrumen untuk mewujudkan keadilan dalam masyarakat.
Tantangan terbesar saya hadapi ketika memasuki tahap penyusunan skripsi. Proses menentukan topik, melakukan penelitian, mengumpulkan data, hingga menyusun bab demi bab merupakan perjalanan panjang yang penuh pembelajaran. Tidak jarang saya merasa lelah menghadapi revisi yang berulang dan tekanan waktu. Namun setiap kali hampir menyerah, saya kembali mengingat perjuangan orang tua saya yang bekerja tanpa kenal lelah serta kepercayaan para donatur KAMAJAYA Scholarship yang telah memberi saya kesempatan ini.
Dengan bimbingan dosen pembimbing serta dukungan keluarga dan teman-teman KAMAJAYA, saya akhirnya mampu menyelesaikan skripsi dengan baik. Ujian pendadaran menjadi momen yang sangat menegangkan sekaligus membanggakan. Puji syukur, saya dapat menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun, dan saat ini saya bersiap untuk mengikuti prosesi wisuda. Bagi saya dan keluarga, pencapaian ini adalah kebahagiaan yang luar biasa.
Saya menyadari bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil usaha pribadi, tetapi juga buah dari doa, dukungan, dan kepedulian banyak pihak. Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan pengurus KAMAJAYA Scholarship. Bantuan yang diberikan tidak hanya membantu saya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan bertanggung jawab.
Ke depan, saya berharap dapat menjadi sarjana hukum yang tidak hanya berorientasi pada karier, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keadilan dan masyarakat. Saya juga berharap suatu hari nanti dapat berbagi serta membantu mahasiswa lain sebagaimana saya telah dibantu. Perjalanan bersama KAMAJAYA Scholarship akan selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya—sebuah kisah tentang perjuangan, harapan, dan kesempatan untuk mengubah masa depan. Terima kasih, KAMAJAYA Scholarship, atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada saya.



Yogyakarta, 26 Februari 2026
Melyana Revi Utami
Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UAJY Angkatan 2022
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-8












No Comments