Coretan Mahasiswa: Tahun Baru, Semester Baru
Pergantian tahun selalu datang dengan harapan baru. Bagi kami para mahasiswa, tahun baru sering kali terasa lebih spesial karena beriringan dengan satu fase penting: semester baru. Bukan sekadar perubahan angka di kalender atau lembar KRS yang kembali diisi, tetapi momen untuk berhenti sejenak, melihat ke belakang, lalu melangkah dengan cara yang lebih bijak ke depan.
Semester sebelumnya mungkin tidak selalu berjalan mulus. Ada nilai yang tidak sesuai harapan, target yang tertunda, rasa malas yang kadang menang, atau bahkan kelelahan karena tuntutan akademik dan organisasi yang datang bersamaan. Namun, semua itu adalah bagian dari proses belajar. Menjadi mahasiswa bukan hanya soal IPK, tetapi tentang bagaimana kita bertumbuh sebagai pribadi yang lebih dewasa, tangguh, dan bertanggung jawab.
Tahun baru memberi ruang untuk memulai ulang, tanpa harus menyangkal masa lalu. Kesalahan di semester sebelumnya bukan untuk disesali terus-menerus, melainkan dijadikan pelajaran. Jika dulu kita sering menunda tugas, semester ini kita belajar mengatur waktu. Jika dulu kita pasif di kelas, sekarang kita mencoba lebih berani bertanya dan berdiskusi. Perubahan kecil, jika dilakukan konsisten, akan membawa dampak besar.
Semester baru juga menjadi pengingat bahwa tujuan kita kuliah bukan sekadar lulus tepat waktu, tetapi memahami prosesnya. Ada kalanya kita merasa tertinggal dibanding teman lain, merasa jalan kita lebih lambat. Namun, setiap mahasiswa memiliki ritme masing-masing. Tidak perlu terburu-buru selama kita terus bergerak. Pelan tapi pasti sering kali lebih kuat daripada cepat tapi mudah menyerah.
Di tahun yang baru ini, penting bagi mahasiswa untuk lebih mengenal diri sendiri. Mengetahui batas kemampuan, menjaga kesehatan mental, dan berani beristirahat saat lelah. Produktif bukan berarti memaksakan diri tanpa henti. Justru, dengan kondisi diri yang seimbang, kita bisa menjalani perkuliahan dengan lebih maksimal dan bermakna.
Tak kalah penting, semester baru adalah kesempatan untuk memperbaiki niat. Mengapa kita kuliah? Untuk siapa kita berjuang? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini dapat menjadi kompas saat motivasi mulai menurun. Ketika lelah datang, mengingat kembali tujuan awal sering kali cukup untuk membuat kita bertahan satu langkah lagi.
Akhirnya, tahun baru dan semester baru bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang menjadi lebih baik dari kemarin. Tidak perlu target yang terlalu tinggi, cukup komitmen untuk terus belajar dan berkembang. Semoga di semester ini, kita tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga makna, tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga pembentukan karakter.
Selamat menempuh semester baru. Semoga setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini menjadi bagian dari masa depan yang kita impikan.












No Comments