Coretan Mahasiswa: Langkah Kecil, Keberanian Besar
Ada satu masa dalam hidup ketika seseorang tiba pada sebuah tempat yang berbeda. Bukan tempat yang selalu ramai atau penuh sorotan, tetapi tempat di mana ia mulai mengenal dirinya sendiri. Di tempat itu, aku bisa belajar berjalan dengan kakiku sendiri, mengambil langkah tanpa harus selalu bergantung pada arah yang diberikan orang lain.
Di tempat ini, aku mulai belajar mengambil keputusan dengan kepalaku sendiri. Tidak semua pilihan terasa mudah, dan tidak semua langkah selalu terasa pasti. Kadang ada keraguan, kadang ada rasa takut jika keputusan yang diambil ternyata tidak membawa pada jalan yang diharapkan. Namun perlahan aku memahami bahwa bertumbuh memang sering kali berjalan berdampingan dengan ketidakpastian.
Tempat ini juga mengajarkanku sesuatu yang sederhana tetapi penting, bahwa setiap orang memiliki kuasa atas pertumbuhannya sendiri. Tidak selalu harus menjadi yang paling cepat atau yang paling kuat. Yang terpenting adalah tetap berjalan, tetap belajar, dan tetap memberi ruang bagi diri sendiri untuk berkembang. Setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang melelahkan, perlahan membentuk siapa kita hari ini.
Menariknya, di tempat ini aku justru tidak menemukan kekuatan yang sering dibicarakan banyak orang. Tidak ada kekuatan yang datang dari harta, tidak ada kekuasaan dari takhta, dan tidak ada perlindungan dari tentara. Yang kutemukan hanyalah kekuatan yang jauh lebih tenang, keberanian untuk berdiri sendiri, untuk berpikir sendiri, dan untuk bertanggung jawab atas setiap langkah yang diambil.
Pada akhirnya, aku menyadari bahwa tempat ini bukan sekadar ruang atau waktu tertentu dalam hidup. Ia adalah proses menjadi. Proses ketika seseorang belajar berdiri dengan kakinya sendiri dan memahami bahwa kekuatan sejati sering kali tidak datang dari apa yang dimiliki, tetapi dari keberanian untuk terus bertumbuh menjadi dirinya sendiri.
“Tidak ada yang bisa membangun jembatan bagimu untuk berjalan melintasi sungai kehidupan, tidak ada seorang pun kecuali kamu sendiri.” (Friedrich Nietzsche)
Image by wal_172619 from Pixabay












No Comments