KAMAJAYA Scholarship / Penerima Beasiswa  / Periode 2017/2018  / Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Lexna Paramitha Novitasari

Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Lexna Paramitha Novitasari

Lexna Paramitha Novitasari

Tanggal Lahir:
Kota Asal:
Studi:

17 November 1996

Bantul, Yogyakarta

Fakultas Teknobiologi UAJY semester 3 (Oktober 2017)

Lexna Paramitha Novitasari

Mahasiswi Fakultas Teknobiologi UAJY

Menikmati Kuliah, Organisasi, dan Pekerjaan Rumah

Nama saya Elisabeth Lexna Paramitha Novitasari dan biasa dipanggil Lexna. Saya lahir di Yogyakarta, 17 November 1996 dan saat ini usia saya 20 tahun. Saya tinggal di Kanoman, RT 007/RW 020, Karang Jambe, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Saya tinggal di Jogja bersama dengan adik saya yang pertama. Ibu dan adik saya yang kedua tinggal di Cawas, Kedung Ampel, Klaten. Kami tinggal terpisah karena keadaan nenek yang sedang sakit stroke di Cawas sehingga Ibu saya harus merawat nenek dari beberapa tahun yang lalu.

Saya anak pertama dari tiga bersaudara. Saya memiliki satu adik perempuan dan satu adik laki-laki. Adik saya yang pertama, baru saja lulus dari SMA dan sekarang kuliah di Universitas Sanata Dharma jurusan Ekonomi. Adik saya mendapatkan beasiswa dari Universitas sehingga dapat melanjutkan pendidikannya secara langsung. Adik saya yang kedua, saat ini duduk di kelas 5 SD dan bersekolah di Klaten.

Ayah saya seorang guru agama Katolik yang mengajar di SMP N 5 Yogyakarta, SMA dan SMK Tamansiswa Jetis, Yogyakarta sedangkan ibu saya hanya sebagai ibu rumah tangga. Ayah saya menjadi satu-satunya tulang punggung di keluarga kami. Namun, kurang lebih 3 tahun lalu ayah saya pensiun dan pada tanggal 27 Januari 2017 ayah saya meninggal dunia.

Semenjak ayah saya meninggal, keluarga kami hanya bergantung pada gaji pensiun dari mendiang ayah untuk memenuhi biaya hidup dan sekolah. Gaji pensiun yang diterima pun tak seberapa, hanya cukup untuk sehari-hari. Tak jarang menjelang pembayaran kuliah ataupun sekolah kami menjual barang yang sekiranya berharga untuk dapat membayarkan biaya kuliah dan sekolah. Oleh karena itu, saya harus berusaha untuk mencari beasiswa agar Ibu saya tidak terbebani dengan biaya kuliah saya. Kami juga berusaha setiap harinya agar mendapatkan uang tambahan untuk membayar listrik dan kebutuhan rumah tangga lainnya dengan berjualan makanan ringan yang dititipkan di toko-toko.

Saya bercita-cita menjadi ahli gizi di suatu industri pangan, karena saya sangat senang di bidang pangan. Pada fakultas Teknobiologi terdapat 3 konsentrasi yaitu industri, pangan, dan lingkungan, sedangkan saya lebih condong ke arah pangan karena bakat saya di bidang pangan. Keseharian saya saat ini kuliah, aktif berorganisasi, dan membantu perkerjaan rumah.

Kegiatan saya di pagi hari biasanya sebelum berangkat kuliah adalah memasak untuk bekal kuliah seharian. Jika masih ada waktu saya sempatkan untuk menyapu rumah, setelah itu barulah saya mandi dan bersiap untuk berangkat kuliah. Selain dari aktivitas kuliah, tak jarang ada rapat panitia kegiatan seperti tahun lalu saya ikut dalam kepanitiaan acara tahunan fakultas yaitu “Biofair 2016”. Saya dipercayakan untuk menjadi bendahara yang tentu saja tugasnya tidak mudah karena harus mengatur uang yang sedikit untuk kegiatan yang besar di fakultas kami.

Biasanya rapat dimulai malam hari sehabis kuliah. Saya akan pulang terlebih dahulu untuk mandi dan makan lalu saya kembali untuk mengikuti rapat. Tugas kuliah saya kerjakan setelah dari rapat dan barulah saya beristirahat. Saya tidak suka menunda-nunda pekerjaan ataupun tugas sehingga semua tugas akan saya kerjakan sebelum deadline. Sesibuk apapun saya selalu menyempatkan diri untuk mengerjakan tugas untuk menghindari menumpuknya tugas-tugas.

Saya sangat senang berorganisasi karena dalam suatu organisasi saya bisa belajar untuk mengenal seperti apa diri saya sendiri dan seperti apa saja karakter orang lain dalam organisasi. Melalui organisasi saya belajar bagaimana cara manajemen waktu, mendapatkan banyak relasi dan hiburan. Ketika saya penat dengan tugas kuliah dan belajar, organisasi inilah yang dapat membuat saya terhibur sehingga penat saya hilang.

Saat ini saya sedang berusaha untuk belajar lebih giat lagi dan tetap aktif dalam organisasi. Saya sebagai anak pertama harus mandiri dan berjuang sendiri untuk mencari cara agar saya dapat tetap melanjutkan kuliah. Saya harus berjuang untuk mempertahankan Indeks Prestasi (IP). Target saya untuk IPK di atas 3.00 agar saya dapat memperoleh beasiswa, dengan begitu saya dapat melanjutkan kuliah.

Apabila semester ini saya tidak mendapatkan beasiswa, maka saya tidak dapat melanjutkan kuliah di semester berikutnya karena Ibu saya sudah tidak mampu untuk membayar biaya kuliah. Ibu saya harus memenuhi kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan untuk sekolah adik saya yang merupakan prioritas lainnya. Semester ganjil 2017/2018 (Semester 3) ini, saya dapat melanjutkan kuliah karena masih ada uang dari sisa peninggalan Ayah saya.

Saya harus benar- benar pintar dalam mengatur waktu untuk belajar, berorganisai, dan membantu keluarga (membantu Ibu membuat makanan riangan untuk dijual agar ada pemasukan). Dengan keadaan seperti ini, saya merasa harus berjuang lebih keras untuk mempertahankan nilai diatas 3.00. Saya sadar bahwa sangatlah sulit karena antara belajar dengan keterlibatan dalam organisasi harus berjalan bersamaan. Selain itu, saat ini saya mulai mengembangkan kemampuan saya melalui kegiatan membuat proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Saya berharap untuk semester depan dan selanjutnya saya tetap bisa melanjutkan kuliah dan nilai saya tidak turun melainkan meningkat.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA