KAMAJAYA Scholarship / Penerima Beasiswa  / Periode 2019/2020  / Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Patricia Paramitha Suci

Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Patricia Paramitha Suci

Patricia Paramitha Suci

Tanggal Lahir:
Kota Asal:
Studi:

22 Agustus 1999

Yogyakarta

Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY Prodi Akuntansi semester 5 (Agustus 2019)

Patricia Paramitha Suci

Mahasiswi Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY Prodi Akuntansi

Mendukung KAMAJAYA Scholarship melalui Sosial-Media

Nama saya Patricia Paramitha Suci, saya biasa dipanggil Mitha. Saya mahasiswi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Program Studi Akuntansi. Saya berasal dari Yogyakarta. Saya lahir di Sleman, 22 Agustus 1999. Alamat saya di Corongan RT 05 RW 23, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Saya adalah anak bungsu dari 4 bersaudara. Saya tinggal dengan kedua orang tua saya dan satu kakak saya.

Bapak saya adalah pegawai purnatugas Universitas Atma Jaya Yogyakarta, sedangkan ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga. Kakak saya yang pertama tinggal di Tangerang, dia juga seorang ibu rumah tangga dan memiliki seorang anak. Kakak saya yang kedua adalah CPNS di Manokwari, Papua Barat. Dan yang terakhir kakak saya yang ketiga adalah Mahasiswi Magister Sains Akuntansi di Universitas Gadjah Mada yang baru saja lulus 25 Juni 2019 yang lalu. Untuk kehidupan sehari hari, Bapak harus mencukupi kami bertiga, yaitu saya, kakak saya yang ketiga dan ibu saya. Dari uang pensiun Bapak yang sebesar Rp 1.300.000,00 per bulan tersebut harus cukup untuk kami bertiga karena Bapak masih memiliki tanggungan 2 anak.

Saat saya SMA sampai saya kuliah semester 2, yang membiayai biaya sekolah dan kuliah saya adalah kakak saya yang pertama. Namun, kakak saya sudah keluar dari pekerjaannya dikarenakan memiliki anak. Untuk uang saku selama kuliah, yang membiayai waktu itu kakak saya yang kedua. Namun karena kemarin saat saya semester 3 akhir, kakak saya baru saja sebagai CPNS dan penghasilan CPNS untuk kehidupan sehari-hari untuk keluarganya saja tidak cukup, kakak saya yang kedua juga berhenti membiayai uang saku saya. Lalu saya berinisiatif bekerja sambilan untuk membiayai keperluan saya sehari-hari agar dapat meringankan sedikit beban orang tua saya dengan bekerja sambilan sebagai Privat Tutor mahasiswa Akuntansi adik tingkat saya. Saya sudah memiliki 4 murid, yang rutin les dengan saya. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan masih memberi jalan kepada saya. Oleh karena itu, saya juga bersyukur kepada Tuhan karena dengan beasiswa KAMAJAYA ini, saya masih bisa melanjutkan kuliah saya tanpa harus khawatir dengan Bapak yang harus mencari hutang kesana-kemari untuk membiayai biaya kuliah saya.

Saya tinggal bersama kedua orang tua saya dan kakak saya yang ketiga di pedesaan yang mayoritas penduduknya sebagian besar mata pencahariannya sebagai seorang petani dan guru. Mayoritas penduduk di desa kami beragama Islam. Namun, kekerabatan dalam desa kami sangatlah kompak. Setiap hari raya umat Islam, kami ikut berkunjung di rumah-rumah mereka, sedangkan saat hari raya umat Katolik, ada beberapa tetangga yang juga mengucapkan. Bapak dan Ibu sangat aktif di lingkungan kemasyarakatan kami. Bapak menjadi Penasihat RW dan menjadi Ketua KKLPMD, sedangkan Ibu menjadi sekretaris RT dan Bendahara RW. Saya juga mengikuti kegiatan pemuda-pemudi kampung. Warga di masyarakat sangatlah ramah dan hubungan keluarga kami dengan masyarakat sungguh erat dan baik. Selain di kampung, bapak saya aktif di lingkungan Gereja sebagai Prodiakon dan pernah menjabat sebagai Koordinator Prodiakon di Paroki, sedangkan Ibu aktif di Ibu-Ibu lingkungan dan sebagai Bendahara WK (Wanita Katolik).

Selain saya mengikuti kegiatan di masyarakat, saya aktif juga di kegiatan Gereja sebagai anggota Lektor dan dulu pernah menjadi Misdinar. Saya juga anggota Orang Muda Katolik (OMK) di gereja. Di Kampus, saya mengikuti Organisasi Kelembagaan yaitu Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPSA) sebagai Koordinator Materi salah satu Program Kerja HMPSA yaitu Accounting Race. Selain itu, saya juga anggota aktif Komunitas Garuda Katolik. Saya juga telah terpilih menjadi Asistem LDPKM 2019/2020. Saya pernah bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang di Semester 1 dan Semester 2. Selain itu, saya juga dipercayai oleh Fakultas untuk menjadi Tim Olimpiade Akuntansi Atma Jaya. Cara saya mengatur waktu antara kuliah dan kegiatan adalah dengan membuat jadwal dan rencana agar tidak ada yang tabrakan antara kegiatan yang satu dengan kegiatan yang lain. Sering kali saya menggunakan waktu libur saya untuk mengerjakan tugas dan mengejar deadline tugas dikarenakan di hari-hari biasa saya sudah sangat sibuk dengan berbagai macam kegiatan tersebut. Prinsip saya adalah, saya sangat menghargai waktu, jika ada waktu sedikit saja yang senggang akan saya gunakan untuk mengisinya dengan aktivitas yang bermanfaat.

Saya memilih Program Studi Akuntansi ini karena cita-cita saya ingin menjadi Dosen Akuntansi. Saya juga sudah menyukai Akuntansi sejak saya duduk di bangku SMP. Selama saya belajar Akuntansi di SMA, nilai-nilai saya selalu bagus, sampai guru saya merekomendasikan saya untuk masuk di Ekonomi Olimpiade Club. Saya pun masuk ke Club tersebut dan puji Tuhan, saya berkesempatan mengikuti 2 lomba di Universitas Sanatha Dharma yaitu lomba Smart Accounting dan Olimpiade Akuntansi, untuk Olimpiade Akuntansi. Saya dan tim saya berhasil masuk ke Finalis 16 besar. Saya sangat bersyukur karena dari kesukaan saya terhadap mata pelajaran bisa memberikan pengalaman baru melalui lomba lomba. Semenjak itu, saya semakin membulatkan tekad untuk memilih prodi Akuntansi.

Saya ingin mendukung KAMAJAYA Scholarship dengan membantu mengenalkan KAMAJAYA Scholarship melalui sosial-media. Saya juga aktif di berbagai kegiatan di dalam dan di luar UAJY, sehingga saya mempunyai relasi yang cukup luas. Jika saya sudah lulus nanti, saya akan membantu KAMAJAYA Scholarship dengan menjadi sponsor beasiswa bagi adik-adik penerima beasiswa KAMAJAYA selanjutnya.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA