KAMAJAYA Scholarship / Penerima Beasiswa  / Periode 2019/2020  / Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Sriwahyuni I.R.

Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Sriwahyuni I.R.

Sriwahyuni I.R.

Tanggal Lahir:
Kota Asal:
Studi:

11 Mei 1997

Kab. Mamuju, Sulawesi Barat

Fakultas Teknobiologi Prodi Biologi semester 7 (Oktober 2019)

Sriwahyuni I.R.

Mahasiswi Fakultas Teknobiologi UAJY Prodi Biologi

Mimpi Seorang Anak Petani

Nama saya Sriwahyuni I.R., I.R merupakan singkatan dari Iskandar Rasid. Iskandar adalah nama Ayah dan Rasid adalah nama Kakek. Saya biasa dipanggil Sri dalam keseharian saya. Walaupun nama saya Sri, saya bukan orang Jawa. Saya berasal dari Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju, namun masih sangat ke pelosok yang belum terjangkau sinyal telepon seluler meskipun jaringan listrik sudah ada. Suku saya pun tidak banyak yang tahu, yaitu suku Makki. Lebih tepatnya nama kampung saya adalah “Salubatu”. Saya lahir di Salueno pada tanggal 11 Mei 1997. Saya adalah anak pertama dari 3 orang bersaudara. Saya merupakan anak perempuan satu-satunya dari 3 bersaudara.

Ayah saya bernama Iskandar Rasid dan Ibu saya bernama Mawarni. Ayah dan Ibu berasal dari Mamuju, Sulawesi Barat dan tinggal di kampung Salubatu. Kampung saya adalah daerah pegunungan dan kebetulan sebagian besar orang di kampung tersebut memang hidup dengan bercocok tanam (bertani). Ayah adalah salah satu petani di sana. Ayah menanam coklat untuk meneruskan hidup. Puji Tuhan, setelah beberapa tahun coklat (kakao) tersebut sudah bisa dipanen dan hasilnya lumayan membeli kebutuhan dan makan sehari-hari. Berkat Tuhan luar biasa, dari bulan ke bulan kakao tumbuh subur dan memberi hasil yang baik, Ayah pun mulai menabung untuk masa depan kami. Namun, hidup tidak selamanya mulus dan berjalan tanpa rintangan. Kami akhirnya sampai pada tahun di mana coklat tiba-tiba tidak selalu berbuah. Kadang berbuah, namun hasilnya sangat memprihatinkan. Ayah kemudian memutuskan menggunakan uang yang sudah ditabung lama untuk biaya pendidikan saya. Hal ini tentu saja membuat saya merasa egois sekali, saya menikmati uang hasil keringat Ayah dengan menimba ilmu sendirian.

Saya juga membantu Ibu menjual bensin dengan untung yang tidak banyak. Sesekali saya juga ikut menemani Ibu mencari tanaman untuk makanan ternak kami. Ketika ukuran ternak sudah layak dijual, maka segera dijual untuk menambah uang tabungan demi masa depan anak-anaknya. Ibu tidak bekerja. Kami tinggal di rumah milik orangtua Ibu yang diberikan kepada ibu dan ayah saya setelah mereka menikah.

Saya beruntung dapat kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang memiliki biaya pendidikan yang cukup tinggi dengan kualitas yang sangat baik. Saya aktif terlibat dalam UKM bulu tangkis dan sempat terlibat dalam UKM tari. Saya juga ikut di beberapa kegiatan organisasi yang diadakan oleh Fakultas Teknobiologi UAJY. Hal ini membuat saya terlatih untuk mengatur waktu dengan baik, dengan memanfaatkan jeda antarsesi pergantian kuliah untuk mengerjakan tugas bila jadwal sedang padat. Di sisi lain, saya adalah orang yang panikan sehingga dengan alasan tersebut saya memilih menyelesaikan sesuatu jauh-jauh hari agar tidak terburu-buru dan saya bukan orang yang pintar tetapi saya tekun. Menurut saya, tekun bahkan mampu mengalahkan orang pintar sekalipun. Saya merasa sangat kecewa jika nilai saya jelek. Jika benar-benar tidak paham tentang mata kuliah tertentu, saya akan bertanya kepada teman yang saya anggap lebih paham.

Saya memilih Program Studi Biologi berdasarkan minat saya yang ingin lebih banyak mengetahui hal-hal yang menyangkut kesehatan dan lingkungan sekitar dengan memanfaatkan sesuatu yang berasal dari alam untuk kebaikan manusia bahkan untuk dunia. Di Prodi Biologi, saya memilih konsentrasi industri yang lebih berfokus pada kesehatan. Menurut saya, Prodi Biologi UAJY memberikan kesempatan untuk mendapatkan ilmu mengenai kesehatan yang nantinya dapat berguna untuk diri saya, keluarga saya, maupun orang lain. Berbagai hal menarik yang belum pernah saya lakukan sebelumnya seperti memodifikasi gen pada tanaman, menumbuhkan bakal tanaman di dalam agar-agar dengan kondisi yang tepat, memperbanyak bakteri, dan masih banyak lagi kini dapat saya lakukan di Fakultas Teknobiologi.

Tahun 2018 lalu adik ikut dengan saya untuk kuliah di Kota Yogyakarta. Dengan kuliahnya adik saya di Jawa, uang yang harus dikeluarkan oleh orang tua untuk membiayai kuliah kami, semakin besar jumlahnya. Perjuangan Ayah menjadi kekuatan terbesar saya untuk tidak menyerah terhadap keadaan. Walaupun dengan kuliahnya adik saya, uang jajan saya semakin menipis. Menurut saya ini ajaib, dengan uang jajan hanya Rp 500 ribu/bulan saya mampu bertahan hidup. Saya juga mendapatkan honor 2 bulan sekali dengan menjadi asisten dosen walaupun tidak banyak. Selain itu, saya juga menjual baju secara online, meskipun untungnya tidak banyak dan hanya kadang-kadang saja ada yang mau membeli. Namun semuanya harus selalu disyukuri. Saya rindu membangun sebuah bisnis. Usaha yang saya lakukan selama kuliah dengan menjual baju-baju secara online, menurut saya adalah modal yang akan membantu saya membangun bisnis di masa depan. Pengalaman tersebut adalah pelajaran berharga yang sangat saya syukuri walaupun kadang capek, tetapi usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Saya merasa terberkati dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan para donatur melalui KAMAJAYA Scholarship untuk menolong saya sehingga tidak putus kuliah. Saya sangat berterima kasih kepada salah satu teman saya yang menyebarkan informasi mengenai KAMAJAYA Scholarship di media sosial dan mendorong saya untuk mendaftar beasiswa ini sehingga saya dapat diterima menjadi salah satu penerima Beasiswa KAMAJAYA. Kekhawatiran saya terhadap kelanjutan studi saya akhirnya teratasi. Saya mempunyai harapan dan kesempatan untuk meraih mimpi masa depan saya. Lewat berkat yang telah saya terima ini, saya berharap untuk tidak memutuskan kebaikan ini sampai di tangan saya saja, tetapi saya ingin berkontribusi demi kelangsungan KAMAJAYA Scholarship baik melalui pikiran maupun tenaga.

Di Atma Jaya kampus 2, sebelum berangkat kunjungan mata kuliah Bioteknologi Serangga.
Kampus 2 Atma Jaya Yogyakarta, setelah lulus ujian KP (Kerja Praktik).
Laboratorium Industri, Kampus 2 Atma Jaya Yogyakarta, melaksanakan praktikum Mikrobiologi Industri.
Balai Besar Veteriner Wates, sedang melaksanakan KP (Kerja Praktik).

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA