Kecemasan

Nama saya, Rio, Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3. Saya kali ini ingin membagikan sesuatu yang menjadi keresahan dan kecemasan saya, yang mungkin juga keresahan Anda sekalian yang membacanya.

Mungkin akan saya mulai dari bagaimana saya merencanakan kuliah saya di semester-semester awal dengan penuh semangat. Namun ternyata, jalan tak selalu lurus. Namun, di situlah letak asyiknya. Di situlah letak pentingnya merencanakan, agar jalan tak melenceng terlalu jauh dan punya patokan untuk meluruskan kembali. Saya semester 5 dan 6 kemarin kebetulan memegang jabatan koordinator biro Mikat HIMA (Himpunan Mahasiswa Arsitektur) Tricaka, sesuatu yang tidak pernah lewat dalam pikiran saya, namun menjadi sangat berarti dalam perjalanan perkuliahan saya. Berorganisasi menjadi sarana mengasah softskill dan manajemen waktu (yang saya masih gagal lagi kemarin, karena keteteran) apalagi jurusan saya yang memiliki tugas yang cukup banyak, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Kebetulan, acara besar jurusan kami terselenggara dengan baik dan acara biro yang saya pegang juga dapat dibilang cukup lancar, berkat bantuan teman-teman dan anggota panitia Sepekan Arsitektur. Walaupun masih banyak miskom dan kesalahan-kesalahan, namun acara kemarin tetap sarat akan pelajaran, entah itu interpersonal maupun intrapersonal, bagaimana bersosial dan menjalin hubungan dengan orang lain (horizontal). Nilai saya juga tidak terlalu buruk, namun masih di bawah apa yang saya perkirakan. Saya salah mengumpulkan file, seharusnya UAS namun yang saya kumpulkan file UTS karena mengantuk habis lembur tugas studio, ingin cepat tidur dan lalai, hasilnya saya mendapat C namun diperkenankan remedi. Saya ambil remedinya namun nilai di situs kuliah tak kunjung berganti. Saya sudah berpasrah saja, memang itu ganjarannya agar ke depan lebih bisa berhati-hati. Lagi-lagi, sarat akan pelajaran yang bisa saya ambil.

Foto lokasi dan kantor selama Kerja Praktik.

Itu di atas merupakan belokan dari rencana yang baik-baik. Nah…, sekarang saya ingin berbagi yang tidak enak, berat, tak terduga, dan sebagainya. Yaitu adalah adanya pandemi ini, dampak yang sudah dirasakan adalah tidak bisa bertemu teman-teman selama beberapa bulan, dan pandemi ini mungkin menyadarkan beberapa hal. Kita bukan tuan/penguasa yang bisa semena-mena terhadap alam dan ciptaan Tuhan yang lain. Memang benar Tuhan memfirmankan untuk menaklukkan dan berkuasa atas ikan di laut, burung di udara, dan segala yang merayap, namun bukan berarti kita bisa benar-benar menaklukkannya dan rakus terhadapnya. Dengan adanya pandemi, manusia dikurung dengan meminimalisir aktivitas, mesin-mesin tidak bekerja, kendaraan tidak berjalan, dan sebagai akibatnya… alam menyembuhkan dirinya sendiri, seperti rehat sejenak dari manusia. Kecemasan yang saya maksud adalah sebenarnya siapa virusnya? Apakah kitalah manusia yang didapuk menjadi penguasa bumi atas segala ciptaan-Nya yang malah menjadi virus bagi kehidupan yang lain di muka bumi? Pikiran ini terus saja terngiang-ngiang di dalam kepala saya.

Kenapa saya membahas demikian? Karena menyangkut profesi saya ke depan. Sebagai seorang arsitek, saya hanya kurang setuju apabila alam terlalu diintervensi, karena kuasa kita tak lebih hebat dari kuasa alam dan kuasa-Nya, saya meyakini itu. Saya berpikir demikian karena kemarin saya mengikuti Kerja Praktik dan mendapat proyek Hotel dan Resort, saya sangat senang karena bakal banyak yang dapat dipelajari. Namun ternyata setelah menuju ke site, saya kaget karena yang dijadikan lahan resort adalah sebuah bukit. Bukit tersebut sudah dikepras sehingga menjadi datar, saya perlahan menurunkan senyum saya, saya sedih! Tidak mudah mencari tempat Kerja Praktik saat ini, saya tidak enak hati karena sudah menjadi bagian dari proyek tersebut melalui Kerja Praktik yang saya lakukan. Namun di sisi lain, saya juga tidak setuju dengan pembangunan tersebut. Saya bimbang dalam beberapa bulan ini. Apakah ini profesi yang harus saya jalani kedepan? Saya masih bimbang.

Yogyakarta, 16 Juli 2020
Caesario Adi Perdana
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3
Mahasiswa Program Studi Arsitektur UAJY Angkatan 2017

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA