KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Menggali Nilai Dasar

Coretan Mahasiswa: Menggali Nilai Dasar

“Menjiwai Ex Corde Ecclesiae dalam Bakti UAJY untuk Negeri” menjadi tema yang ditetapkan pada Dies Natalis UAJY ke-56. Seperti pada talkshow yang telah diadakan, disebutkan mengenai upaya menggali nilai-nilai UAJY melalui cara pandang ex corde ecclesiae. Bukan untuk mencari apa yang kurang, namun menjalankan nilai-nilai yang dihidupi secara lebih baik. Nilai-nilai yang diyakini yaitu Unggul, Humanis, Inklusif, dan Berintegritas ini juga harus dapat ditanamkan pada setiap pribadi.

Dalam KBBI, unggul berarti lebih tinggi (pandai, baik, cakap, awet, dan sebagainya) daripada yang lain-lain; utama (terbaik, terutama). Hal ini mengacu pada kemampuan untuk mengembangkan talenta yang ada dalam diri. Selain itu, unggul juga dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang menghadapi dan mengatasi kelemahan yang dimiliki juga mengantisipasi ancaman yang mungkn datang. Setiap manusia pasti memiliki keunggulannya masing-masing, jadi tidak ada salah satu yang lebih unggul dari yang lain. Hal yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan keunggulan yang dimiliki untuk saling melengkapi.

Untuk menjadi pribadi yang unggul, harus diseimbangkan dengan pribadi yang humanis. Humanis dalam KBBI diartikan sebagai orang yang mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan hidup yang lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan; pengabdi kepentingan sesama manusia. Jadi, tidak hanya fokus pada sesuatu yang ada di dalam diri kita, tetapi juga bagaimana kita memperhatikan kepentingan manusia lain.

Menjadi seorang yang humanis berarti memiliki inklusivitas. Dikutip dari liputan6.com, “Inklusif adalah memposisikan dirinya ke dalam posisi yang sama dengan orang lain atau kelompok lain sehingga membuat orang tersebut berusaha untuk memahami perspektif orang lain atau kelompok lain dalam menyelesaikan sebuah permasalahan”. Seorang yang inklusif berarti mampu menerima keberagaman yang ada dan dapat mengajak semua orang untuk bekerja sama membangun kehidupan yang lebih bermartabat.

Mengajak seseorang tentu tidak mudah, diperlukan integritas atau kejujuran agar seseorang dapat dipercaya. Selain itu, integritas juga menjadi salah satu karakter bangsa yang tercermin dalam sila ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Karakter ini harus dimiliki setiap generasi muda Indonesia agar tercipta generasi yang berkualitas baik. Lagi pula, tidak ada ruginya jika berlaku jujur.

Dari setiap nilai yang sudah disebutkan, semuanya saling berhubungan dan saling melengkapi. Dibutuhkan integritas serta keseimbangan antara pribadi yang unggul dengan pribadi yang humanis, dan humanis sendiri berarti juga bersifat inklusif. Sekarang, yang dapat kita lakukan adalah dengan menjalankan setiap nilai yang ada dengan lebih baik lagi.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA