KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Keluarga

Lentera Atma: Keluarga

Ketika kita lahir ke dunia ini, kita tidak bisa memilih orang tua seperti apa yang ideal buat kita, harta sebanyak apa yang cukup untuk kita, dan saudara sebanyak apa yang membuat kita bahagia dan tumbuh bersama menemani hari-hari kita. Orang bilang “harta paling berharga adalah keluarga, istana yang paling indah adalah keluarga” seperti sebuah lirik dalam lagu.

Istana yang indah adalah keluarga yang dibangun penuh kasih, penuh dengan rasa syukur, dan penuh kepercayaan akan Tuhan. Bahwa setiap napas yang dihembuskan oleh setiap roh yang ada di dalam rumah adalah kehendak Tuhan.

Keluarga adalah sekumpulan orang yang terikat dalam hubungan pernikahan, yang di dalamnya ada kelahiran yang hidup dalam satu rumah tangga. Keluarga dapat terbentuk karena adanya hubungan darah dan keluarga juga lahir karena kedekatan ikatan emosional antara masing-masing individu setiap anggota keluarga.

Tidak peduli seberapa banyak teman atau sahabat yang ada di sekeliling kita, tidak peduli sejauh dan selama apa kita pergi, keluarga tetaplah menjadi tempat pulang ketika kita diabaikan. Beberapa kejadian terkadang hadir untuk mengecewakan, tetapi keluarga selalu menjadi penyemangat dan selalu percaya dengan kemampuan kita. Keluarga adalah orang pertama yang akan selalu siap mendengarkan setiap cerita, memberi dukungan, memberi pelukan dan memberi motivasi terbaik, sehingga rasa percaya diri kita akan kembali muncul dari keterpurukan.

Setiap orang punya cerita tentang keluarganya masing-masing. Ada yang lahir dengan penantian yang panjang dengan semua harapan dan keberkahan, tetapi ada beberapa yang tidak beruntung hadir ke dunia dengan perdebatan bahwa sesungguhnya kamu tidak harus lahir. Untuk yang tidak diharapkan oleh keluarganya, untuk yang tidak memiliki keluarga sebahagia keluarga orang lain, kamu tidak perlu khawatir, karena Tuhan menciptakan seorang anak dengan tujuan yang besar.

Ketika kamu dikecewakan keluarga, karena di dalam rumahmu penuh dengan perdebatan dan amarah, percayalah kamu harus bisa membuat dirimu hebat dan membangun keluargamu. Istana yang indah itu harus dibangun dengan penuh kesabaran dan kehati-hatian. Di situlah peranmu untuk membangun istana yang hampir roboh menjadi kokoh.

Image by congerdesign from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA