KAMAJAYA Scholarship / Penerima Beasiswa  / Periode 2021/2022  / Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Daniel Surya Aji Wicaksana

Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Daniel Surya Aji Wicaksana

Daniel Surya Aji Wicaksana

Tanggal Lahir:
Kota Asal:
Studi:

5 Agustus 1999

Yogyakarta

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Prodi Manajemen semester 7 (Oktober 2021)

Daniel Surya Aji Wicaksana

Mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY Prodi Manajemen

Berkat dan Rahmat untuk Menjadi Pembawa Kebahagiaan

Nama saya Daniel Surya Aji Wicaksana, saya merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Saya lahir pada tanggal 5 Agustus 1999. Saya kerap dipanggil Daniel atau El. Saya merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen di Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta serta salah satu yang beruntung dengan menerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5. Saya memilih kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dikarenakan merupakan salah satu Universitas Swasta terbaik yang berada di kota Yogyakarta dengan memiliki akreditasi yang tinggi serta saya memilih Program Studi Manajemen dikarenakan prospek dalam dunia pekerjaan yang cukup luas untuk kedepannya. Manajemen itu sendiri memiliki beberapa prospek yang menjanjikan yakni dapat menjadi marketer, konsultan bisnis, recruiter, staf HRD, staf keuangan, staf operasional, banker, dan bahkan menjadi seorang akuntan. Semua instansi maupun perusahaan membutuhkan seorang marketer. Bahkan jika di masa yang akan datang saya menjadi seorang pebisnis maupun pemilik perusahaan, menurut saya ilmu manajemen sangatlah berguna yang mana sebuah keahlian manajemen tidak semua dapat digantikan oleh kecanggihan mesin maupun robot.

Saat ini saya tinggal bersama Ayah, Adik, dan Nenek yang bertempat tinggal di Bantul. Saya hidup menempati rumah Nenek sembari menemani nenek saya yang sejak 5 tahun lalu ditinggalkan selama-lamanya oleh Kakek. Saya berasal dari keluarga yang sederhana, ayah saya dahulu seorang teknisi arloji di toko jam Tan yang berada di Malioboro. Akan tetapi, semenjak adanya Virus COVID-19 ayah saya terkena PHK serentak di tempat ayah saya bekerja. Oleh karena itu saat ini, ayah saya bekerja sebagai padagang burung perkutut di PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta). Saya juga membantu meringankan perekonomian keluarga dengan cara saya menjadi salah satu Barista di sebuah Cafe yang bernama DIGILIB CAFE dan juga menjadi driver GOJEK. Selama menjadi driver ojek online, tidak ada tuntutan untuk bekerja setiap hari atau dengan kata lain pekerjaan tersebut dapat dilakukan kapan saja.

Mengenai riwayat pendidikan saya, saya awali dengan bersekolah TK dan SD Pangudi Luhur Yogyakarta. Lalu, saya melangkah ke jenjang selanjutnya dengan bersekolah di SMP Stella Duce 2 Yogyakarta dan SMA Pangudi Luhur Yogyakarta. Setelah lulus sekolah, saya merenung dan berpikir untuk lanjut ke jenjang yang lebih tinggi yakni perkuliahan. Akan tetapi, ada perasaan yang menganjal di hati. Perasaan tersebut muncul karena melihat perekonomian orang tua saya yang pas-pasan dan pada waktu itu bersamaan dengan adik saya mendaftar SMP. Akan tetapi, ayah saya memberikan semangat dan kepastian agar saya lanjut ke jenjang perkuliahan dengan mengatakan biaya untuk berkuliah akan beliau usahakan semaksimal mungkin. Dari perkataan beliau, saya menjadi semangat untuk melangkah ke dunia perkuliahan walaupun masih ada perasaan yang membuat saya kadang bimbang. Pada akhirnya, saya memiliki niat untuk membantu perekonomian keluarga sebisa saya. Dengan kata lain, saya melanjutkan kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan mengambil Program Studi Manajemen. Orang tua saya juga mendukung saya untuk masuk Jurusan Manajemen dengan harapan besar dari orang tua saya agar saya dapat menerapkan ilmu manajemen di masa depan.

Saya juga terlibat cukup aktif dalam kegiatan berorganisasi, di dalam kampus maupun di luar kampus. Di kampus, saya mengikuti Open Recruitment sebagai panitia dalam acara Market Outlook yang diadakan oleh himpunan Pasar Modal dan juga panitia dalam acara EcoSport yang diadakan oleh Senat Mahasiswa. Saya merupakan seseorang yang suka mempelajari hal baru dan dilakukan secara bersama untuk kebaikan bersama. Dengan hal atau kegiatan tersebut, saya lebih cepat membaur dengan teman-teman dan juga berbagi pengalaman saya dengan teman saya.

Saya juga terlibat kegiatan yang berada di luar kampus, yakni dalam komunitas motor, kemasyarakatan, gereja, dan alam. Saya sudah bergabung lama dengan komunitas motor dan berorganisasi positif di dalamnya. Saya bergabung dengan komunitas motor tersebut sejak 2018 hingga sekarang. Selama menjadi bagian dari komunitas motor tersebut, saya memiliki wawasan yang cukup banyak mengenai otomotif maupun keberagaman yang ada di dalamnya. Setelah sekitar 1,5 tahun mengikuti komunitas tersebut, saya dipilih oleh teman-teman komunitas sebagai wakil ketua dalam komunitas tersebut. Saya juga akan melaksanakan kegiatan semaksimal mungkin karena telah mempercayakan saya dengan terpilihnya saya sebagai wakil ketua. Dalam kegiatan keagamaan atau gereja, saya juga tergabung dalam MUDIKA (Muda Mudi Katholik). Selama saya mengikuti kegiatan gereja, banyak sekali pengalaman yang saya dapat. Keakraban dan kasih dari teman-teman gereja. Kegiatan yang dilakukan bersama seperti retret maupun makrab menjadi poin plus untuk saya sebagai motivasi maupun tujuan akan ke mana saya melangkah dan menempatkannya ke yang terbaik. Tidak hanya itu, ada kegiatan yang saya ikuti yaitu mengeksplor alam Indonesia, yaitu dengan melakukan pendakian di Gunung Sumbing serta mengikuti kegiatan bersih gunung yang diadakan setiap tahunnya. Dengan mendaki gunung dan melakukan bersih gunung juga salah satu hal yang membuat saya terkesan, yakni melihat keindahan alam gunung terutama dan juga dapat merawat alam dengan baik.

Saya bersyukur karena Tuhan memberikan saya kekuatan dan kegembiraan yang dapat saya berikan untuk orang-orang yang ada di sekitar saya. Dengan rahmat dan berkat-Nya, saya berusaha untuk terus berjuang demi pendidikan dan keluarga. Dengan waktu yang tepat, Tuhan memberikan dan menjawab doa saya dan keluarga saya untuk membantu meringankan saya agar dapat lanjut dan menyelesaikan perkuliahan. Jawaban dari doa tersebut ialah terpilihnya saya menjadi penerima beasiswa KAMAJAYA. Cara Tuhan membantu saya sangatlah baik.

Sejak TK hingga kuliah, saya menempuh pendidikan di lembaga pendidikan swasta yang bagus, namun semua itu berkat kebaikan Tuhan dan keuletan orang tua saya dalam mencari rezeki. Akan tetapi dalam perkuliahan ini, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Ketika waktu pembayaran SPU untuk masuk ke Universitas Atma Jaya Yogyakarta, biaya SPU yang harus dibayar dengan waktu cicilan sebanyak 4 kali, saya dan orang tua saya terasa sangat berat. Akan tetapi rencana Tuhan sungguh baik, saya mengajukan keringanan dan pada akhirnya diberikan waktu sedikit tambahan untuk menyelesaikan pembayaran masuk kuliah.

Pada tahun ini, saya sangat membutuhkan Beasiswa KAMAJAYA karena di saat ini ayah saya sudah tidak bekerja di pekerjaan yang lama sebagai teknisi jam. Hal ini menjadi sebuah hambatan atau kurangnya pendapatan untuk membayar uang kuliah saya. Dengan pekerjaan ayah saya yang sekarang sebagai pedagang burung perkutut tidak dapat diprediksi kapan dan berapa mendapatkan uangnya. Saya berterima kasih kepada suster, romo, dan semua pengurus yang terlibat dalam kepengurusan KAMAJAYA Scholarship sehingga berkembang seperti saat ini. Saya juga berterima kasih kepada donatur yang sudah membantu saya dan teman-teman penerima beasiswa lainnya. Dengan adanya KAMAJAYA Scholarship dalam hidup saya dan penerima beasiswa lainnya dapat menjadi berkat yang luar biasa. Saya juga percaya bahwa saya dan penerima beasiswa lainnya diberikan berkat dan rahmat untuk menjadi pembawa kebahagiaan bagi orang lain.

Saya memiliki harapan ingin lulus dengan tepat waktu dengan nilai yang baik. Saya selalu belajar sungguh-sungguh dan mengerjakan tugas yang diberikan dosen semaksimal mungkin. Setelah lulus dan mendapatkan pekerjaan dengan hasil yang bagus, saya ingin menjadi sebuah bagian dari donatur KAMAJAYA Scholarship untuk ikut membantu teman-teman lainnya juga agar dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu. Meringankan beban orang tua dan menjadi pembawa kebahagiaan di keluarga maupun orang lain. Impian besar saya ini tidaklah berhasil tanpa adanya doa dan usaha keras. Oleh karena itu, saya akan terus berusaha keras dan juga berdoa untuk kelancaran dalam studi maupun kesehatan orang-orang yang ada di sekitar saya.

Mendaki Gunung Sumbing dan melaksanakan bersih gunung.
Jambore komunitas motor.
Kegiatan Mudika Ziarah ke Gua Maria Sendangsono.
Menjadi Among Tamu di acara pernikahan.
Saat menjadi Road Captain komunitas motor yang sedang melakukan touring ke Jakarta, dari Yogyakarta.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA