KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Merasakan Kasih Tuhan yang Selalu Hadir

Lentera Atma: Merasakan Kasih Tuhan yang Selalu Hadir

Apakah kita pernah memiliki pikiran “Tuhan kok nggak bantuin sih pas aku susah?”

Kasih Tuhan kepada kita merupakan kasih yang tak akan pernah berubah, merupakan kasih yang sempurna dan merupakan kasih yang tiada memiliki syarat. Tak akan pernah berubah dalam situasi apa pun. Berbeda dengan kasih kita sebagai manusia yang sangat mudah berubah bergantung dengan kondisi yang ada, dengan apa yang sedang kita rasakan, dan dengan apa yang sedang terjadi di luar sana. Tuhan mengasihi kita sepanjang waktu. Bahkan di saat kita merasa jauh dari Tuhan, Tuhan akan selalu hadir untuk menyertai kita, tinggal bagaimana kita menanggapi kasih-Nya yang luar biasa tersebut.

Kasih Tuhan sempurna, terkadang kita sebagai manusia sering melupakan bahwa apa yang kita miliki adalah karunia dari Tuhan. Seperti misalnya sebagai mahasiswa, kita ingin memiliki laptop baru, setelah mendapatkan laptop itu, kita lebih tertarik untuk mengulik fitur apa saja yang ada sampai lupa waktu dan akhirnya lupa bahwa bisa mendapat laptop tersebut adalah karunia dari Tuhan dan kita lupa bersyukur pada-Nya. Sebaliknya, ketika kita susah, kita baru kembali ingat dengan Tuhan, dan di situ Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Tuhan selalu mendengarkan doa-doa kita. Hal ini menunjukkan bahwa kasih-Nya kepada manusia adalah kasih yang sempurna dan tidak pernah luntur.

Kasih yang tiada bersyarat. Tuhan tahu apa yang kita butuhkan. Kita tidak perlu meminta, Tuhan sudah mengetahuinya. Akan tetapi, kita juga harus berpikir bahwa Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Terkadang dalam hal ini, kita merasa bahwa Tuhan tidak hadir untuk membantu kita. Namun, Tuhan mempersiapkan apa yang lebih penting bagi kita.

Akankah kita tetap berpikir “Tuhan kok nggak bantuin sih pas aku susah?”

Image by Gerd Altmann from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA