KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Memaknai Natal dengan Sederhana

Coretan Mahasiswa: Memaknai Natal dengan Sederhana

Tentu kita menanti hari Natal tiba, mengharapkan banyaknya hadiah dari keluarga, kerabat, dan teman dekat. Banyak juga yang dipersiapkan menjelang hari Natal. Mulai dari dekorasi rumah yang penuh dengan aksesoris seperti pohon Natal, memasang bumban di depan pintu, dan lampu warna-warni yang menambah hangat suasana. Juga tidak lupa mencari baju baru, untuk melengkapi perayaan Natal

Namun, kita juga harus dapat memaknai Natal dari sisi yang berbeda, yaitu kesederhanaan. Seperti yang kita tahu, Bayi Natal yaitu Yesus yang lahir bukan dari sosok wanita yang banyak dikenal orang. Ayahnya juga bukan seorang pejabat atau seseorang yang berkuasa, tapi hanya seorang tukang kayu. Kelahiran-Nya pun terjadi seperti pada kebanyakan bayi, bahkan terjadi di kandang domba, tidak ada yang istimewa, sederhana. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus yang merupakan Raja, mau merendahkan dirinya menjadi sama seperti manusia. Ia mengambil rupa seorang hamba untuk menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar.

Hidup sederhana mungkin sudah jarang ditemui. Banyak tuntutan untuk memenuhi gaya hidup demi dianggap sama atau kadang hanya untuk ditunjukkan di media sosial. Akhir-akhir ini, kebanyakan perayaan Natal merupakan pesta pora, hura-hura, dan penuh kemewahan. Memang kita tidak pantas memperhitungkan sesuatu untuk apa pun yang berhubungan dengan Tuhan. Akan tetapi, apakah benar semuanya untuk Tuhan? Atau, hanya memenuhi keinginan duniawi kita?

Image by Andreas Lischka from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA