KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Self-Harm Bukan Jalan Keluar

Coretan Mahasiswa: Self-Harm Bukan Jalan Keluar

Tentu banyak emosi yang kita rasakan selama ini dan ini merupakan dampak dari situasi yang sedang kita hadapi. Rasa senang ketika mencapai sesuatu yang kita inginkan ataupun rasa cinta karena kasih dari orang-orang di sekelling kita merupakan wujud dari emosi yang positif yang mana, menurut gramedia.com adalah sebuah evaluasi diri atau perasaan yang menyenangkan dan menguntungkan. Sedangkan, rasa kecewa ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita ataupun rasa kesepian karena merasa tidak memiliki siapa pun untuk sekedar bercerita merupakan wujud dari emosi negatif yang mana, menurut gramedia.com menunjukkan sebuah evaluasi diri atau adanya perasaan merugikan.

Nah, terkadang emosi negatif yang muncul ini membawa kita ke hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan, seperti self-harm yang mungkin dirasa dapat menyalurkan emosi negatif dan mengira dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Menurut satupersen.net, self-harm dilakukan oleh beberapa orang sebagai cara merasakan sesuatu saat mengalami mati rasa atau kehampaan dan mengalihkan perhatiannya dari depresi atau kecemasan. Tentu saja tindakan melukai diri sendiri akan menimbulkan luka fisik seperti cedera bahkan sampai pada kecacatan permanen, padahal Tuhan menganugerahkan kita dengan tubuh yang sempurna.

Satu hal yang perlu kita pahami, yaitu bahwa emosi negatif bukanlah suatu hal yang buruk juga bukan suatu hal yang harus kita lawan, tetapi suatu hal yang harus kita terima. Karena dengan melawan emosi tersebut tidaklah membuatnya hilang begitu saja, akan tetapi malah semakin kuat. Ketika kita bisa menerima apa yang kita rasakan, tidak masalah jika kita mengekspresikannya dengan menangis atau hal-hal lain yang bisa dilakukan tanpa melukai diri sendiri. Kita juga bisa menyibukkan diri kita dengan bermain bola atau sekedar makan. Bahkan mungkin saja kita membuat sebuah karya sebagai ekspresi emosi negatif kita seperti menulis puisi, cerpen, ataupun lagu. Jadi, nikmati saja emosi yang kita rasakan dan jangan pernah ragu untuk bercerita pada orang lain.

Image by Gino Crescoli from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA