KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Jadilah Diri Sendiri

Lentera Atma: Jadilah Diri Sendiri

Belakangan ini, saya sempat merenung terkait filosofi-filosofi Jawa yang berkaitan dengan kebiasaan-kebiasaan yang dapat membuat kita miskin. Hal ini mungkin tidak terlalu terdengar di zaman sekarang karena ada perkataan atau peribahasa yakni wong jowo ojo ilang jowone. Maka dari itu, setelah saya menemukan video di YouTube yang membahas hal tersebut, saya jadi merenungkan kejadian atau pengalaman-pengalaman hidup saya dan mengaitkannya terhadap konten dalam video tersebut.

Seperti contoh “ojo gampang gumunan, getunan, kagetan lan aleman”. Secara garis besar, pitutur ini membahas seputar gaya hidup kita berdasarkan penghasilan. Jadi, jangan kita menjadi orang yang gumunan (jangan gampang heran tentang barang baru yang sedang trend atau viral atau digandrungi oleh masyarakat luas lalu kita hanya mengikuti trend dengan mendapatkan barang tersebut), getunan (kecewa ketika kita tidak mendapatkan apa yang orang lain dapatkan), kagetan (mudah kaget terhadap hal-hal yang di luar pengetahuan kita) dan aleman (menjadi pribadi yang terlalu manja sehingga menjadi orang yang tidak mandiri).

Dan ada yang lebih membuat saya tertarik, yaitu “ojo milik barang kang melok, ojo mangro mundak kendo” yang memiliki arti jangan mudah tergiur oleh sesuatu yang memiliki penampilan bagus dan indah (melok) serta jangan cepat berubah pikiran agar tidak menyesal di akhir (mangro). Yang berarti kita harus mempunyai pendirian yang kuat terhadap pilihan yang kita ambil serta mempercayai bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing dan kita tidak bisa menyamakan jalan kita dengan jalan orang lain.

Dari kedua pitutur tersebut, dapat disimpulkan bahwa apabila kita ingin mencapai kehidupan yang sejahtera dan makmur, jadilah diri kita sendiri dengan pendirian yang kuat serta memiliki hati yang lapang dalam menjalani kehidupan ini. Maka dari itu, mari kita memaknai aspek-aspek filosofi kedua pitutur tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

Image by PDPics from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA