KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Pancasila Ideologi Bangsa

Coretan Mahasiswa: Pancasila Ideologi Bangsa

Menurut katadata.com, ideologi merupakan gagasan yang disusun secara sistematis dan diyakini kebenarannya untuk diwujudkan dalam kehidupan. Tentu seorang dengan yang lainnya memiliki sudut pandang yang berbeda dan itu membuat hal yang diyakini juga berbeda. Misalnya saja, ada beberapa orang yang merasa dengan adanya rencana yang jelas untuk apa yang akan dia lakukan, dapat membuatnya lebih mudah menyelesaikannya. Namun, beberapa orang lain merasa bahwa rencana tanpa aksi adalah khayalan, sehingga lebih memilih melakukan sesuatu mengikuti alur yang ada. Pandangan-pandangan yang berbeda inilah yang membuat berbagai macam ideologi di dunia ini bermunculan seperti liberalisme yang didasarkan pada kebebasan, kemudian ada fasisme dengan prinsip kepemimpinan yang absolut, dan masih banyak ideologi-ideologi lain yang dianut.

Di Indonesia sendiri, ideologi yang dianut adalah Pancasila, dan saat ini setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Lalu, bagaimana ideologi Pancasila ini bisa terbentuk? Ini semua berawal ketika masa kolonialisme Jepang di negara ini yang kemudian mengalami kekalahan ketika terjadi Perang Pasifik. Jepang kemudian berusaha menarik simpati dari bangsa ini dengan menjanjikan kemerdekaan, lalu membentuk lembaga untuk mempersiapkan rencana tersebut. Lembaga ini pun melakukan sidang pertamanya untuk membahas dasar negara. Kemudian di hari terakhir sidang, yaitu 1 Juni, Soekarno menyampaikan gagasannya mengenai dasar negara yang dinamainya Pancasila, di mana panca berarti 5 dan sila berarti prinsip. Setelah banyak proses persidangan yang dilalui, Pancasila akhirnya disahkan dengan disetujuinya untuk dicantumkan dalam Mukadimah Udang-Undang Dasar 1945 pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

Ideologi bangsa ini memiliki lambang berupa burung Garuda yang sarat akan makna, mulai dari jumlah helaian pada bulunya sampai pada pemilihan warna burung. Warna emas yang dipilih merupakan lambang keagungan, kemudian helai bulu yang ada melambangkan waktu kemerdekaan bangsa ini, yaitu 17 Agustus 1945 (17 helai bulu di sayap kanan dan kiri; 8 helai bulu ekor; 19 helai bulu di pangkal ekor; 45 helai bulu leher). Selanjutnya pada perisainya terdapat gambar-gambar yang melambangkan sila-silanya, yaitu bintang yang melambangkan cahaya kerohanian yang berasal dari Tuhan, rantai persegi dan lingkaran yang bermakna bahwa bangsa ini saling terkait dan membutuhkan, pohon beringin yang dapat dimaknai sebagai tempat berteduh rakyat di bawah naungan negara ini, kepala banteng menggambarkan hewan sosial yang suka berkumpul, serta padi dan kapas yang menjadi simbol pangan dan sandang yang menyiratkan keadilan dan kemakmuran yang merata. Tidak lupa juga pita putih bertuliskan “Bhineka Tunggal Ika” yang dicengkram burung Garuda. Slogan ini berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua, yang berarti walaupun di Indonesia ada berbagai macam suku, budaya, bahasa, namun kita tetaplah satu yaitu Indonesia yang berpegang pada Ideologi Pancasila.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA