KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Man For and With Others

Lentera Atma: Man For and With Others

Beberapa dari kita mungkin merasa bisa melakukan sesuatu sendiri. Beberapa dari kita memerlukan seseorang untuk membantu ketika sedang kesulitan. Pertanyaannya, apakah ketika tidak membutuhkan orang lain hidup akan terasa menyenangkan? Ataukah membutuhkan bantuan orang lain adalah sesuatu yang tidak menyenangkan?

Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya” Amsal 27:17

Pribadi seseorang ketika bergaul maupun saat sedang terlena dalam kesendirian dapat berbanding terbalik. Hidup seperti roda, berputar pada porosnya. Ketika satu dan hal lainnya dapat bersambung akan lebih baik. Sama seperti kebutuhan akan seseorang yang dapat menemani setiap kegiatan. Berhubungan dengan orang lain dalam hidup sebagai simbiosis yang saling memahami. Kita saling membutuhkan satu sama lain, walaupun kadang hanya sebagai tempat untuk bercerita, tempat berkeluh kesah di setiap kesedihan yang kita rasakan.

Menjadi individualis juga bukan hal yang buruk. Menjadi individualis yang memiliki nilai serta arti hidup juga baik. Namun, menjalani hidup bersama dalam suka duka dan cita jauh lebih baik lagi. Saling menyemangati. Ketika kita menjadi tempat curahan emosi ataukah memiliki tempat untuk mencurahkan emosi, semua akan lebih baik daripada menyimpan semua perkara dalam hati. Kita memerlukan seorang sahabat atau seseorang yang dapat memahami kita dalam menjalani kehidupan terus berputar. Demikian juga, kita hidup untuk dibutuhkan oleh orang lain sebagai seorang sahabat, dengan kualitas persahabatan yang tak lekang oleh waktu.

Mari kita menjadi “Man For and With Others”.

Image by Sasin Tipchai from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA