KAMAJAYA Scholarship / Penerima Beasiswa  / Periode 2021/2022  / Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Billie Ariyanta Hartono

Penerima Beasiswa KAMAJAYA : Billie Ariyanta Hartono

Billie Ariyanta Hartono

Tanggal Lahir:
Kota Asal:
Studi:

18 Juli 2003

Yogyakarta

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Prodi Ekonomi Pembangunan semester 3 (September 2022)

Billie Ariyanta Hartono

Mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY Prodi Ekonomi Pembangunan

Badai Pasti Berlalu

Nama saya Billie Ariyanta Hartono biasa dipanggil Billie. Sejak kecil, saya tidak punya nama panggilan yang lain. Saya lahir pada tanggal 18 Juli 2003 di Yogyakarta. Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Sejak kecil hingga sekarang, saya tinggal bersama orang tua dan kakak saya. Ayah saya dulunya bekerja sebagai desainer rumah dan ibu saya tidak bekerja dan berperan sebagai ibu rumah tangga. Pada masa kecil, saya anak yang aktif seperti anak kecil pada umumya, saya sangat senang sekali bermain. Salah satu hal yang paling saya ingat waktu kecil adalah saat saya sedang bermain bersama kakak saya. Pada saat itu, saya terperosok ke lubang, tapi kakak saya masih bisa menolong saya. Keluarga kami adalah keluarga yang sederhana atau pas-pasan. Sejak kecil, kami memang selalu hidup sederhana. Walaupun demikian, kami tetap selalu bersyukur kepada Tuhan.

Pada saat saya kelas 3 SD, ayah saya jatuh sakit dan sudah tidak bisa bekerja lagi hingga sekarang. Pada saat itu, kondisi ekonomi keluarga sedang tidak baik. Bersamaan pula dengan kakak saya yang akan masuk SMP memang cukup berat bagi keluarga kami. Namun, kami percaya bahwa Tuhan akan selalu menolong kami ketika dalam kesulitan. Pada akhirnya, ibu saya yang harus bertindak menjadi tulang punggung bagi keluarga hingga sekarang. Perjuangan yang cukup berat bagi ibu saya untuk bisa mencukupi kebutuhan keluarga kami. Akan tetapi, yang ibu saya selalu ajarkan adalah jangan lupa untuk bersyukur dalam keadaan apa pun.Bagi keluarga kami, ibadah adalah sebuah tanggung jawab. Karena pada dasarnya, ibadah adalah sebuah ketulusan hati kepada Tuhan.

Sejak kecil, saya dan kakak saya selalu dididik beragama. Kami rajin ke Gereja. Maka dari itu, kami percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan jalan pada setiap masalah yang kami hadapi. Bagi saya, keluarga adalah segalanya. Karena, dari keluargalah saya bisa menjalani kehidupan ini hingga sekarang. Setiap masalah yang ada, kami selalu hadapi bersama-sama dan tidak pernah lupa mengandalkan Tuhan. Setelah ayah saya sakit, ini menjadi sebuah musibah yang tidak hanya berdampak bagi kesehatan, tetapi juga bagi perekonomian keluarga. Ayah saya sudah tidak lagi bisa bekerja yang berarti kami kehilangan tulang punggung keluarga. Walaupun Ibu yang menggantikan Ayah sebagai tulang punggung keluarga, tetapi hal ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan kami. Kami hanya berserah kepada Tuhan dan berharap ada jalan bagi kami. Sampai akhirnya, banyak dari saudara dan teman yang membantu kami di situasi sulit tersebut. Kami percaya bahwa badai pasti akan berlalu, begitu juga masalah dalam hidup ini.

Saya bersekolah di SD BOPKRI Gondolayu, berlanjut di SMP Pangudi Luhur 1 dan SMA BOPKRI 1. Sekolah bagi saya adalah sebuah jalan yang harus ditempuh untuk masa depan yang lebih baik. Perjalanan yang sangat menarik bagi saya saat masih di bangku sekolah karena saya bertemu banyak teman dan belajar banyak hal. Satu hal yang selalu saya ingat ketika saya masih sekolah adalah kejujuran, karena kejujuran memiliki arti yang sangat besar bagi hidup ini. Saya yakin dan percaya bahwa sekolah ini akan menjadi bekal saya di masa depan untuk menggapai cita-cita saya.

Sejak kecil, saya hobi bermain musik terutama gitar. Saat SD, saya sering tampil di beberapa acara. Baik di sekolah maupun di luar sekolah. Bagi saya, bermain musik menjadi sebuah instrumen untuk menyalurkan kreativitas dan ekspresi diri. Bermain musik menjadi salah satu kegiatan saya di waktu luang. Bermain musik memberikan hiburan tersendiri bagi saya.

Sedikit pengalaman yang bisa saya bagikan di masa SMA. Awalnya, saya ragu bahwa SMA akan menjadi hal yang menyenangkan, karena bagi saya setiap jenjang sekolah akan terasa sama. Namun ternyata, tidak demikian. SMA memanglah menjadi tempat yang menyenangkan bagi saya. Karena, saya mendapatkan teman yang walaupun tidak banyak, tapi sangat berarti bagi kehidupan saya. Pada saat saya SMA, saya belajar banyak hal. Akan tapi, yang tidak akan pernah saya lupakan adalah belajar untuk mengenal diri sendiri dalam artian seberapa kita mengenal diri kita sendiri. Dari situ pun saya mulai tahu apa yang menjadi tujuan hidup saya. Dan satu hal yang juga penting bagi saya adalah tetap menjadi diri kita sendiri walaupun kita memiliki kekurangan. Bagi saya, kebahagiaan sejatinya adalah di mana kita menikmati setiap hal yang kita lakukan dengan penuh rasa syukur. Dengan menikmati setiap hal yang kita lakukan dan selalu bersyukur, kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.

Setelah lulus SMA, saya awalnya cukup ragu untuk melanjutkan pendidikan di universitas atau tidak mengingat kondisi ekonomi keluarga yang sedang tidak baik. Tapi pada akhirnya, saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan saya memilih Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Di Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini saya memilih jurusan Ekonomi Pembangunan, karena bagi saya jurusan ini sesuai dengan minat saya dan memiliki peluang kerja yang baik. Walaupun saat SMA saya jurusan IPA, tetapi saya tetap yakin untuk memilih jurusan Ekonomi Pembangunan ini karena juga menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Di perkuliahan ini memang sangat berbeda dengan saat saya duduk di bangku sekolah. Tanggung jawab menjadi hal yang sangat penting di dalam perkuliahan ini.

Saat masuk universitas, saya mendengar tentang Beasiswa KAMAJAYA ini dari kakak saya. Bagi saya, terpilih (lolos seleksi) dalam Beasiswa KAMAJAYA ini adalah sebuah tanggung jawab besar, karena bukan hanya diri saya saja tapi juga menjadi anggota keluarga KAMAJAYA Scholarship. Beasiswa KAMAJAYA sangat berarti bagi saya dan keluarga. Dari beasiswa ini, saya akan lebih berusaha dalam menjalankan kewajiban saya di perkuliahan ini agar tidak mengecewakan pihak KAMAJAYA Scholarship. Terima kasih kepada seluruh donatur dan pengurus KAMAJAYA Scholarship yang telah memberikan kepercayaan ini kepada saya.

Pantai Lovina Bali.
Pantai Depok Yogyakarta.
Foto untuk buku kenangan SMA.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA