KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Melayani dengan Tulus dan Ikhlas

Opini: Melayani dengan Tulus dan Ikhlas

Sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki akal serta budi, kita manusia harus sadar bahwa di dunia ini kita hidup berdampingan dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Sering kali kita mengabaikan kata “melayani”. Seketika jika kata itu muncul dalam benak kita, pasti yang muncul pertama kali setelah kata “melayani” adalah “imbalan”.

Namun sebagai seorang Kristiani, saya diajarkan untuk melayani tanpa mengharapkan imbalan atau dengan kata lain adalah Ikhlas. Saya mengutip dari Injil Matius 20:28, yang berbunyi “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang”. Ayat tersebut menjadi pedoman saya untuk melayani sesama tanpa mengharapkan sesuatu yang lebih. Sebagaimana kita sesama manusia saling memberikan dukungan satu sama lain saja, itu sudah menjadi bagian dari topik opini ini yakni melayani.

Melayani itu tanpa membedakan entah dari sisi ras, suku, budaya, agama, dan lain-lain. Walau kita berbeda ras, suku, budaya, agama kita tetap merupakan sesama manusia ciptaan Tuhan yang harus saling mengasihi satu sama lain dan saya percaya bahwa bukan hanya ajaran Kristiani yang mengajarkan Cinta Kasih namun semua ajaran agama mengajarkan hal yang sama. Dengan Melayani sesama secara ikhlas dan tulus, upah kita besar di surga sesuai dengan lirik lagu “Yesus itulah satu-satunya”.

Tulus dalam melayani juga berarti memberikan perhatian sepenuh hati, tanpa pamrih atau motif tersembunyi. Dalam konteks bisnis, misalnya, perusahaan yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, bukan hanya dalam bentuk produk atau layanan, tapi juga pengalaman positif, akan membangun ikatan yang kuat. Sikap tulus ini menghasilkan kepercayaan dan kesetiaan, yang pada akhirnya membawa keuntungan jangka panjang.

Namun, tulus tanpa diiringi oleh ikhlas mungkin hanya akan menjadi sandiwara semu/hanya kepura-puraan dengan motif imbalan. Ikhlas berarti melakukan segala tindakan dengan niat yang murni, tanpa mengharapkan imbalan yang berlebihan. Dalam melayani, inilah kualitas yang memastikan bahwa apa yang diberikan berasal dari ketulusan hati, bukan dari dorongan untuk pujian ataupun keuntungan pribadi. Ikhlas membebaskan kita dari perasaan tidak puas dan kompetisi berlebihan, sehingga mampu fokus pada pemberian yang tulus.

Keberhasilan yang berkelanjutan tidak hanya terukur dalam angka, tapi juga dalam dampak positif yang kita tinggalkan bagi orang lain. Melayani dengan tulus dan ikhlas menciptakan lingkungan yang penuh kasih, saling menguatkan, dan memberikan inspirasi. Sikap ini akan menular pada lingkungan sekitar, membentuk budaya kerja yang positif, dan merangsang kreativitas serta kolaborasi.

Dalam era di mana persaingan semakin ketat, melayani dengan tulus dan ikhlas bisa menjadi pembeda utama. Misalnya sebuah perusahaan yang memprioritaskan pelayanan berkualitas dan mencerminkan nilai-nilai kejujuran akan lebih mudah memenangkan hati konsumen. Demikian pula, individu yang melibatkan diri dalam aktivitas sosial dengan tulus dan ikhlas akan membangun hubungan yang mendalam dan berarti.

Untuk mengakhiri, melayani dengan tulus dan ikhlas bukanlah tugas yang mudah, tetapi dampaknya sangat luar biasa. Ini adalah kunci menuju keberhasilan yang abadi, di mana setiap tindakan kita menjadi investasi dalam membangun dunia yang lebih baik. Dengan menerapkan sikap tulus dan ikhlas dalam setiap aspek kehidupan, kita tidak hanya meningkatkan kualitas pribadi dan profesional, tetapi juga meninggalkan warisan yang tak terlupakan. Maka dari itu saya ingin mengajak para pembaca sekalian untuk saling melayani tanpa mengharapkan atau mendambakan suatu imbalan materi maupun non materi.

Mari bersama melayani dengan tulus dan ikhlas, Tuhan memberkati.

Yogyakarta, 14 September 2023

Nicolaus Kevin Boro
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2020
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-6

Image by Jackson David from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA