KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Mengucap Syukur Senantiasa

Mengucap Syukur Senantiasa

Sedang uji mikrobia ALT (Angka Lempeng Total).

Mengucap syukur adalah suatu bentuk rasa berterimakasih dan sikap untuk menerima segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan. Saya belajar untuk terus bersyukur dengan keadaan yang saya alami khususnya dalam satu semester ini. Saya sadar bahwa selama satu semester ini, saya bisa melakukan segala sesuatu bukan dengan kuat dan gagah saya melainkan pertolongan Tuhan. Menurut saya, semester tujuh yang lalu merupakan semester yang sangat berat dan sulit karena di semester itu saya harus mengambil mata kuliah yang banyak menguras pikiran dan tenaga saya.

Lisbeth sedang melakukan desktruksi uji protein.

Semester tujuh yang lalu saya mengambil 4 mata kuliah yaitu kerja praktik, seminar, kuliah kerja nyata (KKN) dan skripsi. Pelaksanaan kerja praktik sudah saya lakukan di semester lima dan di semester tujuh yang lalu saya melaksanakan ujian kerja praktiknya. Saya bersyukur bahwa saya dapat melakukan ini dengan baik dan tuntas hingga akhir terutama ujian kerja praktik, seminar dan KKN. Semuanya saya lewati dengan kemudahan dan percepatan dari Tuhan karena saat saya mengurus semua yang ribet dan sulit ini, saya diberikan kekuatan dan kemudahan dari Tuhan. Setelah saya ujian seminar, saya langsung mengambil mata kuliah skripsi di semester tujuh yang lalu karena jumlah SKS saya sudah memenuhi untuk mengambil mata kuliah skripsi.

Salah satu kegiatan selama KKN adalah bimbingan belajar untuk anak-anak.

Saya menjalani skripsi dengan melakukan penelitian di Laboratorium Pangan UAJY yang dimulai dari bulan Oktober 2018. Awalnya saya berpikir bahwa penelitian yang saya lakukan adalah penelitian yang tidak sulit. Namun setelah saya menjalaninya ternyata cukup rumit. Hal ini dikarenakan bakteri yang saya gunakan untuk penelitian hasilnya kurang memuaskan dan sulit untuk konstan kondisinya sehingga butuh pengulangan berkali-kali. Harapan saya, penelitian yang saya jalani ini akan selesai hingga Maret 2019.

Semester tujuh yang lalu membawa saya untuk lebih giat dan optimis lagi, karena di semester itu saya harus berjuang dalam kuliah saya dan juga pekerjaan sampingan saya. Saat itu saya kewalahan untuk membagi waktu dan tenaga dalam pekerjaan karena di tempat saya bekerja, saya harus mengatur banyak hal yang memakan waktu banyak. Namun saya terus bertahan dan berjuang untuk menjalani semua itu karena di semester itu saya sudah tidak diberi jatah uang makan oleh orangtua karena terbatasnya ekonomi akhir-akhir ini. Hal ini, membuat saya di satu sisi lebih semangat karena saya bisa membantu sedikit meringankan beban orangtua saya.

Kesempatan yang Tuhan selalu berikan buat saya merupakan salah satu jalan untuk saya terus bersyukur meskipun terkadang jalan yang harus saya lewati sulit, namun Tuhan selalu menolong saya untuk melewati semuanya itu. Sebelum saya mengambil keputusan untuk menambah mata kuliah skripsi, saya sempat kebingungan memilih untuk mengambil mata kuliah tersebut semester tujuh atau delapan. Hal tersebut dikarenakan saya memikirkan biaya yang saya perlukan untuk penelitian tidaklah sedikit. Setelah satu minggu saya merasa bingung, saya mencoba untuk menghitung-hitung biaya penelitian di awal yang saya perlukan, ternyata belum terlalu banyak. Oleh karena itu, saya berani mengambil keputusan untuk mengawali penelitian skripsi saya karena menurut perhitungan tabungan saya cukup. Namun ketika di tengah jalan, tabungan yang saya miliki untuk membeli kebutuhan penelitian awal saya tidak cukup. Saya hanya bisa berdoa dan berusaha mengumpulkan uang hasil kerja saya untuk memenuhi kebutuhan penelitian saya.

Foto pada saat titrasi uji protein.

Semakin hari saya merasakan ketakutan saat mengambil mata kuliah skripsi, karena penelitian yang saya kerjakan memiliki kemajuan yang lambat. Saya berulang kali konsultasi dengan dosen pembimbing untuk mencari jalan keluar dan setelah dua bulan ini berjalan, penelitian saya memiliki kemajuan meskipun harus melakukan banyak pengulangan ketika hasilnya tidak sesuai dengan yang saya harapkan. Sebelum penerjunan KKN, saya berusaha untuk memperoleh hasil yang akurat dan akhirnya saya bisa mendapatkan hasil yang saya inginkan sehingga setelah KKN saya bisa melanjutkan penelitian saya yang belum selesai ini.

Saya bersyukur hingga saat ini bisa melewati kuliah saya dengan lancar dan semester ini nilai seminar dan kerja praktik yang sudah keluar cukup memuaskan yaitu A. Semua perjuangan yang saya lakukan memang tidak berarti apa-apa jika semuanya itu tidak disertai dengan rasa syukur dan doa kepada Tuhan. Harapan saya, di semester delapan saya bisa menyelesaikan skripsi saya dan lulus tepat waktu sehingga saya bisa melanjutkan untuk bekerja. Saya berterimakasih untuk semua dukungan Bapak dan Ibu donatur KAMAJAYA Scholarship yang selalu memberikan bantuan kepada saya sehingga sampai saat ini masih bisa bertahan untuk menjalani semuanya ini. Tuhan memberkati.

Lisbeth Bernike Astari Nugroho
Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Mahasiswa Fakultas Teknobiologi UAJY, Angkatan 2015

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA