KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Diberkati untuk Memberkati

Diberkati untuk Memberkati

KAMAJAYA Scholarship bagi saya adalah sebuah ladang dan saya adalah benih di ladang tersebut. Untuk bertumbuh, benih yang ditanam tentu membutuhkan dukungan seperti air, unsur hara, dan lain-lain. Dan dukungan itu berasal dari para donatur KAMAJAYA Scholarship. Saya merupakan salah satu mantan penerima beasiswa ini terhitung sejak 2016 hingga saya lulus 2018. Saya menerima beasiswa penuh berupa pembayaran SPP tetap, SPP variabel, KKN, biaya penelitian skripsi, dan wisuda.

Setelah saya lulus di tahun 2018, saya mulai belajar hidup untuk berjuang dengan kaki dan tangan sendiri. Sejak bulan Agustus 2018 sampai Februari 2019, saya belum mendapatkan pekerjaan tetap. Dan di bulan Maret 2019, saya mulai bekerja di perusahaan wine bertempat di Gianyar, Bali. Bukan suatu kebetulan di akhir semester lalu yang merupakan bimbingan terakhir saya bersama Sr. Teresa, saya mendapatkan nasihat dari beliau untuk mencoba bekerja di perusahaan wine di Bali. Saya bersyukur mendengarkan nasihat beliau dan mencoba mencari informasi mengenai perusahaan tersebut. KAMAJAYA Scholarship memberikan fasilitas konseling yang menurut saya sangat berguna sebagai bimbingan saya untuk melangkah. Dan itu terbukti dalam hidup saya sekarang.

Saat saya masih menjadi penerima beasiswa, saya sudah berkomitmen di dalam hati untuk meneruskan hubungan saya dengan KAMAJAYA Scholarship dengan menjadikan diri saya sebagai salah satu donatur. MENGAPA ??? Hal ini bukan karena ketentuan yang telah dibuat oleh pengurus. Saya tidak dipengaruhi atau ditekan oleh siapa pun. Hal ini murni sebagai pilihan hidup saya. Akan ada banyak pertanyaan dari orang MENGAPA ini dan itu dan sebagainya. Tapi di sini, saya hanya punya satu tujuan, yaitu menjadi saluran berkat untuk orang lain. Ingin menjadi sumber mata air yang bersih maka kita harus mengalirkan air yang kita miliki agar tidak menjadi kubangan air yang kotor dan berbau. Saya baru memulai di dunia pekerjaan dan mungkin tidak banyak yang bisa saya sisihkan, tapi semua dimulai dari hal kecil. Tidak terbayangkan kalau saya tidak bertemu dengan KAMAJAYA Scholarship, mungkin saat ini saya tidak dapat menyelesaikan pendidikan saya di UAJY, tapi saya bisa sampai saat ini salah satunya karena kebaikan hati dari para donatur.

Merupakan suatu kebanggaan yang besar apabila ada orang yang bisa menikmati setiap berkat yang kita bagikan. Kita hanyalah sebagai media Tuhan. Dan harta yang kita miliki tidak akan membawa kita ke surga atau neraka, tapi apa yang sudah kita bagikan untuk orang lain itu yang menjadi timbangan kita. Mungkin banyak list kebutuhan yang ada, tapi setidaknya kita sisihkan sedikit semampu kita untuk adik-adik. Untuk mereka yang memiliki mimpi besar namun terhambat dengan masalah keuangan.

Saya sebagai penerima manfaat ini sangat berterima kasih kepada bapak/ibu donatur dan pengurus KAMAJAYA Scholarship. Saya tahu bagaimana rasanya kekurangan saat harus membayar SPP, saya tahu bagaimana rasanya dikejar waktu pembayaran, saya sudah merasakannya. Dan saya juga telah diberkati setidaknya sebagai mantan penerima beasiswa ini saya juga ingin memberkati adik-adik untuk melanjutkan semangat teladan untuk saling berbagi dan menopang.

Denpasar, 15 Maret 2019

Sarah Yoelsadai
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Scholarship
Alumni Fakultas Teknobiologi UAJY Angkatan 2014
Assistant Laboratorium PPIC – PT. Sababay Industri, Bali.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA