KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Sebuah Berkat dan Kesempatan

Sebuah Berkat dan Kesempatan

Lolos sebagai salah satu penerima KAMAJAYA Scholarship adalah sebuah berkat dan kesempatan bagi saya. Saya dapat membantu meringankan beban orang tua. Salah satu hal yang membuat saya terkesan adalah ketika saya mendapat kesempatan bimbingan dan konseling bersama seorang suster. Saya merasa sangat nyaman, terbuka, dan lancar untuk bercerita. Kami saling berbagi cerita, berbagi kesukaan, motivasi, dan hal-hal lainnya seperti saat saya mengobrol dengan saudara atau teman dekat.

Bagi saya, bimbingan dan konseling seperti ini yang mungkin saya butuhkan, karena tidak semua masalah saya ceritakan ke orang tua dan teman-teman. Di bimbingan dan konseling ini saya memiliki kesempatan untuk menceritakan kendala-kendala yang mungkin saya pendam. Di bimbingan dan konseling inilah saya merasa dikuatkan lagi untuk tetap kuat dan optimis dalam menjalani kehidupan terutama dalam bidang perkuliahan.

Sedikit demi sedikit saya menyadari ada perbedaan sebelum saya bergabung dan sesudah bergabung di KAMAJAYA Scholarship. Dulu saya kurang memperhatikan target seperti matakuliah yang akan saya ambil. Sekarang saya mulai merencanakan dan memikirkan matakuliah apa saja yang akan saya ambil. Lalu, saya mulai mencari-cari motivasi untuk saya ketika sedang down. Namun sampai sekarang masih belum mendapatkan motivasi tersebut. Semester 5 ini saya harus lebih aktif untuk mencapai target-target lainnya. Liburan semester ini saya disibukkan dengan kegiatan kepanitiaan acara Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia XXXV (TKI MAI). Selain mengikuti kegiatan yang positif, saya sedang mengumpulkan poin SPAMA bidang organisasi. Sejauh ini saya mendapat 3 dari 14 sa. Sebenarnya saya sudah 2 kali mengikuti kepanitiaan hanya saja belum mendapat sertifikatnya.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 28 Juli – 8 Agustus 2019. Kegiatan ini hanya diadakan setahun sekali di tempat yang berbeda. Saya tidak mau kehilangan kesempatan ketika Yogyakarta menjadi tujuan TKI MAI XXXV setelah Palu. Sangat disayangkan, perayaan ulang tahun KAMAJAYA Scholarship dilaksanakan ketika saya sedang bertanggung jawab atas kelancaran acara, sehingga saya tidak bisa meninggalkan acara ini.

Bagi saya, KAMAJAYA Scholarship adalah sebuah berkah bagi saya dan orang lain yang membutuhkan, karena ini juga saya memulai sebuah langkah baru di kehidupan saya.

Selamat Ulang Tahun ke-2 KAMAJAYA Scholarship!

Desa Kembangarum, Bandaran, 5 Agustus 2019
Brigitta Pramesthi Saraswati
Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Mahasiswa Program Studi Arsitektur UAJY Angkatan 2017

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA