Malaikat bagi Kami

Memiliki impian untuk mendapatkan pendidikan setinggi mungkin merupakan impian bagi banyak orang yang ujungnya memiliki tujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus dan memiliki pendapatan yang bagus. Bahkan setiap orangtua juga memiliki pemikiran untuk menjadi jembatan bagi anaknya demi meraih pendidikan setinggi mungkin.

Saya Benyamin Yosia atau sering dipanggil Abeng adalah seorang anak dari Bali yang pada awalnya tidak memiliki pikiran untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan. Oleh karena itu pada awalnya saya memilih untuk masuk SMK supaya lulus bisa langsung bekerja. Namun itu semua berjalan berbeda dengan apa yang saya rencanakan. Puji Tuhan saya memiliki kesempatan untuk kuliah. Saya memilih untuk mendaftar ke Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY dan diterima. Singkat cerita pada semester ke-3 ekonomi keluarga saya memburuk dan menyebabkan saya tidak bisa melanjutkan studi namun Tuhan berkata lain saya masih bisa melanjutkan studi melalui bantuan Beasiswa KAMAJAYA.

Perjuangan mendapatkan Beasiswa KAMAJAYA tidak mudah. Sejak pertama kali pendaftaran Beasiswa KAMAJAYA dibuka pada tahun 2017, saya dan kakak (Sarah Yoelsadai) ikut mendaftar. Saya tidak diterima karena keterbatasan dana beasiswa yang tersedia waktu itu, namun kakak saya berhasil diterima sebagai Penerima Beasiswa KAMAJAYA angkatan ke-1. Tidak menyerah begitu saja, pada pembukaan pendaftaran Beasiswa KAMAJAYA tahun berikutnya (2018) saya mendaftar lagi dan mengikuti proses seleksi sekali lagi. Puji Tuhan akhirnya saya diterima sebagai Penerima Beasiswa KAMAJAYA angkatan ke-2 dan saya bisa melanjutkan studi.

Tahun 2019 adalah tahun ketiga KAMAJAYA Scholarship berdiri. Ada banyak pengalaman yang menarik ketika masuk menjadi keluarga besar KAMAJAYA Scholarship. Salah satunya adalah pada saat momen konseling dengan Romo ataupun Suster yang menjadi pembimbing rohani. Di setiap awal semester, setiap penerima Beasiswa KAMAJAYA wajib melakukan Bimbingan dan Konseling dengan Pembimbing Rohani. Momen inilah yang paling berkesan ketika bergabung dengan keluarga besar KAMAJAYA Scholarship. Bukan hanya beasiswa untuk biaya kuliah saja yang didapatkan tetapi perkembangan kepribadian dan kehidupan rohani juga ikut dibina. Hal lain yang saya dapatkan ketika bergabung dengan KAMAJAYA Scholarship adalah nilai kekeluargaan yang ada di antara penerima dan pengurus Beasiswa KAMAJAYA. Ada rasa nyaman dan tenang ketika berada di lingkungan keluarga besar KAMAJAYA Scholarship.

Akhir kata ini saya, Benyamin Yosia mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN KAMAJAYA SCHOLARSHIP. Semoga program beasiswa ini bisa membantu lebih banyak mahasiswa/i lagi agar tidak ada lagi mahasiswa/i yang putus kuliah hanya karena masalah finansial.

Yogyakarta, 5 Agustus 2019
Benyamin Yosia
Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY Angkatan 2016

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA