Mukjizat itu Nyata

“Mukjizat itu nyata”. Begitulah kalimat tersebut tertera di sebuah lagu yang sering kita dengar. Ketika dunia tidak lagi berpihak kepada kita, kita seringkali merasa ingin mengakhiri semua ini. Kesedihan, ketakutan, dan kecemasan membuat kita tidak punya tujuan dan arah untuk melanjutkan hidup. Akan tetapi, Tuhan tidak tidur. Ia melihat anak-Nya yang butuh pertolongan, dan dari sanalah tangan Tuhan mengaliri berkat-Nya. Hal inilah yang dilakukan oleh KAMAJAYA Scholarship yang telah menjadi mukjizat bagi orang yang membutuhkan. Saya juga telah merasakan kehadiran Tuhan yang luar biasa melalui KAMAJAYA Scholarship ini. Ketika saya putus asa dan ingin berhenti kuliah, KAMAJAYA Scholarship datang menolong saya. Dengan KAMAJAYA Scholarship ini, saya dan teman-teman lainnya dapat melanjutkan mimpi kami untuk meraih cita-cita di masa depan.

Usai Penandatanganan Kontrak Beasiswa
Kiri ke kanan : Hanna (Sekretaris KAMAJAJAYA), Gracia Yosephine Matondang (Penerima Beasiswa) dan R. Maryatmo (Ketua KAMAJAYA Scholarship)

Berkat yang dilakukan oleh KAMAJAYA Scholarship ini sudah dilaksanakan sejak tiga tahun yang lalu, dan dirayakan setiap tanggal 31 Juli. Di tahun 2019 juga tidak lupa diadakan acara perayaan ulang tahun KAMAJAYA Scholarship pada tanggal 3 Agustus 2019 kemarin. Acara ini dihadiri oleh penerima beasiswa, pengurus KAMAJAYA, dan para pejabat kampus. Perayaan ini dibuka dengan rekoleksi yang dibawakan oleh Romo Erwin, Pr. Materi yang dibawakannya membuat kami yang hadir merasa termotivasi untuk menjadi pribadi yang yang lebih baik lagi, misalnya untuk mencintai diri sendiri dan selalu berbuat positif.

Acara selanjutnya adalah penandatangan kontrak untuk penerima beasiswa yang baru. Termasuk saya sendiri. Penandatangan tersebut disaksikan oleh pejabat kampus. Dari kontrak tersebut, dapat dilihat bahwa kita sebagai penerima beasiswa juga harus menjadi bagian dalam mengembangkan cita-cita pendirian KAMAJAYA Scholarship yaitu meneruskan kebaikan dari beasiswa ini kepada sesama. Mungkin saat ini, saya tidak dapat membantu dengan uang. Akan tetapi, saya dapat membantu dengan pikiran dan tenaga yang saya miliki untuk kemajuan KAMAJAYA Scholarship, dan kelak suatu saat nanti, saya akan melakukan hal yang sama seperti yang para alumni dan donatur lakukan saat ini.

Perayaan ulang tahun KAMAJAYA Scholarship juga dimeriahkan dengan misa syukur dan pemotongan tumpeng. Misa syukur dan tumpeng memiliki simbol yaitu perwujudan rasa syukur kepada Tuhan. Hal ini juga menjadi tanda bahwa KAMAJAYA Scholarship juga tidak lupa setiap kegiatan yang dilakukan adalah kerja tangan Tuhan.

KAMAJAYA Scholarship ini membuat saya percaya bahwa mukjizat itu memang benar dan nyata. Keberadaan KAMAJAYA Scholarship yang hingga saat ini menginjak tahun yang ketiga ini juga membuat saya ingin melakukan kebaikan yang sama. Saya berharap, kebaikan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan dalam waktu yang panjang. Agar mereka yang membutuhkan dapat merasakan hal yang sama dengan mukjizat yang diberikan Tuhan kepada saya.

Yogyakarta, 5 Agustus 2019
Gracia Yosephine Matondang
Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY Angkatan 2017

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA