Sebuah Keajaiban

Nama saya Doris Agusnita. Waktu SMP, Doris diberi sebuah laptop oleh saudara sebagai hadiah. Sampai saat ini, laptop masih berfungsi tetapi batereinya sudah tidak bisa digunakan lagi. Jadi kalau menggunakan laptop, harus selalu disambungkan ke listrik. Beberapa tombol keyboard laptop juga sudah tidak berfungsi sebagaimana-mestinya. Jadi untuk memencet tombol tersebut, membutuhkan kesabaran ekstra. Terkadang, saat saya hendak mengerjakan tugas atau proposal kepanitiaan, laptop ini error dan tidak bisa dipakai. Saat teman meminjam laptop saya, dia sempat kesal karena laptop saya error saat dipakai. Sudah terhitung lama usia laptop saya, sehingga sudah beberapa kali ganti harddisk dan direparasi tetapi sampai saat ini masih sering error. Saya sempat menginginkan sebuah laptop baru untuk kelancaran kuliah saya, begitu pula ibu saya yang sangat khawatir apabila laptop saya malah menghambat kuliah saya. Kami hanya bisa berangan-angan saja, karena uang kami tidak cukup untuk membeli sebuah laptop baru.

Singkat cerita, tanggal 5 November, Pengurus KAMAJAYA Scholarship mengumumkan di WhatsApp grup (WAG) kalau ada donatur yang akan memberikan 1 unit komputer PC tanpa monitor kepada Penerima Beasiswa KAMAJAYA yang belum mempunyai komputer/laptop. Saya kemudian menghubungi Pengurus KAMAJAYA Scholarship dan menceritakan kenapa saya membutuhkan komputer PC tersebut. Namun sayangnya, atas segala pertimbangan dari donatur ternyata komputer PC tersebut diberikan kepada teman saya, Gabriel Rimu Dicky Budi Setiawan, sesama penerima Beasiswa KAMAJAYA. Melihat bahwa sumbangan komputer hanya 1 unit sedangkan yang membutuhkan lebih dari 1 orang, maka Pengurus KAMAJAYA Scholarship kemudian bertanya kepada kami apabila ada donatur yang mau membantu kami membeli laptop tetapi dana hanya separuh saja bagaimana. Kami sepakat bahwa kalau ada donatur yang bersedia membantu, maka kekurangannya akan kami cicil sendiri. Saya sangat bersyukur di hari itu karena mungkin inilah jalan Tuhan agar saya bisa mendapatkan laptop baru.

Tepat sehari setelah itu, Pengurus KAMAJAYA Scholarship kembali mengumumkan melalui WAG bahwa ada tambahan sumbangan 2 (dua) unit laptop dari donatur dan donatur tersebut memutuskan untuk memberikannya kepada saya dan Anastasia Dayinta Adella (Tata). Saya tidak henti-hentinya mengucap syukur kepada Tuhan, orang tua saya dan kakak rohani saya juga sangat bersyukur. Keesokan harinya, Kamis, 7 November 2019, laptop dari donatur diserahkan kepada saya dan teman-teman pada pukul 12.00 – 13.00 WIB di Kantor PP KAMAJAYA oleh Pak R. Maryatmo (Ketua KAMAJAYA Scholarship).

Sebuah keajaiban yang tidak disangka-sangka, ternyata laptop yang saya terima benar-benar baru dan bergaransi, bukan laptop bekas pakai yang saya duga pada awalnya. Saya akan selalu ingat pesan Pengurus KAMAJAYA Scholarship bahwa laptop itu harus dijaga baik-baik, tidak digadaikan atau dijual, dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kelancaran kuliah saya. Di kemudian hari, jika sudah lulus kuliah (tidak digunakan lagi), dapat diberikan kepada adik-adik penerima beasiswa yang membutuhkan. Begitu juga pesan orang tua saya bahwa dengan laptop baru harus semakin bersemangat meraih mimpi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada donatur yang sudah memberikan saya sebuah laptop baru. Saya akan menggunakan laptop ini untuk mengerjakan tugas kuliah, proposal, skripsi, dan tugas-tugas lainnya yang menunjang saya untuk menggapai impian saya.

Yogyakarta, 8 November 2019
Doris Agusnita
Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Mahasiswa Fakultas Hukum UAJY, Angkatan 2018

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA