KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Gagal? Bukan Berarti Berhenti Berusaha!

Gagal? Bukan Berarti Berhenti Berusaha!

Setiap manusia mempunyai harapan atau mimpi untuk berhasil, baik dalam bisnis, sekolah, atau apapun yang sedang dikerjakannya. Tetapi ada suatu waktu tertentu terkadang manusia mengalami kegagalan. Apa itu kegagalan? Kegagalan adalah suatu proses ketidakberhasilan untuk mencapai apa yang diusahakan atau direncanakan. Apakah Anda pernah mengalami kegagalan atau orang terdekat Anda pernah mengalami kegagalan? Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dan setiap orang tentu tidak menyukai kegagalan. Banyak orang yang tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia sedang mengalami kegagalan. Setiap orang memiliki berbagai reaksi yang bermacam-macam saat sedang menghadapi atau sedang mengalami kegagalan. Ada yang tetap bersyukur, ada juga yang putus asa, pesimis, bahkan terus-menerus larut dalam kekecewaan.

Ada suatu kalimat bijak yang berbunyi “kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan”. Kita harus selalu ingat bahwa setiap kegagalan yang kita hadapi bukanlah akhir dari segalanya. Apabila saat menghadapi kegagalan kita mempunyai pikiran yang positif, maka kegagalan bisa kita jadikan suatu pelajaran yang berharga. Saat kita gagal, maka kita akan berusaha bangkit dan menganggap kegagalan sebagai titik awal untuk memulai kembali merangkai keberhasilan. Sejarah mencatat, tokoh-tokoh besar sekalipun pernah mengalami kegagalan sebelum mereka mendapat keberhasilan. Bukan berarti sebelum kita berhasil maka kita harus gagal dulu, tetapi bisa saja kita berhasil tanpa melalui suatu kegagalan. Tuhan tidak pernah merencanakan kegagalan terjadi pada kita. Jangan pernah berpikir bahwa kegagalan itu berasal dari Tuhan. Apapun kepercayaan kita, pasti mengajarkan bahwa rancangan Tuhan itu adalah rancangan yang penuh damai sejahtera, yaitu rancangan yang mendatangkan kebaikan dan memberikan masa depan yang penuh harapan, bukan rancangan kecelakaan. Jika kita mengalami kegagalan, itu merupakan sebuah proses pendewasaan diri kita. Sekalipun kita mengalami kegagalan, jangan pernah kita terpuruk dalam kegagalan itu, jangan pernah kita terus menyesali kegagalan kita, tetapi mari kita bangkit. Hal yang seharusnya kita lakukan adalah mendekatkan diri pada Tuhan, karena Tuhan akan mengubah kegagalan kita menjadi sebuah keberhasilan.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA