KAMAJAYA Scholarship / Opini  / AADC (ADA APA DENGAN COKLAT)

AADC (ADA APA DENGAN COKLAT)

SEJAUH INI

Apa yang kalian pikirkan saat mendengar tentang Hari Kasih Sayang? Coklat? Bunga? Hati? Atau pasangan? Apakah kamu seperti orang-orang pada umumnya, bahwa merayakan Hari Kasih Sayang harus dengan pasangannya? Ya, aku pun berpikir demikian. Tapi tidak dengan merayakan harus bersama pasangan. Butuh alasan? Sederhana saja, belum punya pacar. Titik. Bagiku kata “sayang” tidak hanya diberikan pada pacar, bisa juga pada teman dan keluarga. Oke, mungkin kata “sayang” terdengar romantis. Kasih, mengasihi. Jadi, tidak ada salahnya kita memberi coklat untuk teman-teman kita, sebagai ungkapan tidak langsung bahwa kita mengasihinya.

KENAPA HARUS COKLAT?

Hari Kasih Sayang sangat identik dengan coklat. Kenapa ya coklat sepopuler itu? Tidak pernah tidak populer. Makanan yang satu ini punya sifat aphrodisiac, yakni sifat yang bisa membangkitkan gairah. Selain itu, coklat juga bisa meningkatkan mood baik dan perasaan jatuh cinta. Coklat memiliki sejarah sebagai makanan cinta.

Hubungan antara coklat dengan Hari Kasih Sayang ada contoh utama bahwa coklat tidak hanya sebagai bentuk penghargaan, namun ia juga menunjukkan dua elemen esensial dari beberapa peradaban sebelumnya, yaitu bangkitnya coklat sebagai makanan populer, dan perayaan Hari Kasih Sayang. Coklat punya banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan meningkatkan mood. Tidak heran jika orang memberikan coklat pada “kesayangannya”.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA