KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Respons Mengalami Kegagalan

Lentera Atma: Respons Mengalami Kegagalan

Terkadang, kita sangat yakin bahwa kita akan menang dan kemenangan itu akan terjadi karena Tuhan telah berjanji. Namun, akhirnya segala kemenangan yang kita harapkan menjadi sebuah kegagalan. Kegagalan ini benar-benar bisa membuat kita trauma dan tawar hati, sehingga membuat kita mundur. Hal yang berbahaya bukanlah kegagalan, melainkan respons kita akan kegagalan tersebut. Oleh sebab itu, kita harus belajar kebenaran mengalami kegagalan. Cara untuk menghadapi kegagalan:

1. Terimalah Fakta bahwa Kita Bisa Gagal

Jangan kaget bahwa hidup kita bisa gagal karena kita memang hanya manusia yang bisa kapan saja mengalami kegagalan. Beberapa orang sangat takut dengan kegagalan, sehingga ketika dihadapi dengan sebuah situasi akan gagal menjadi merasa takut untuk menghadapinya. Tuhan tahu persis kondisi kita dan tahu betul siapa diri kita. Tuhan tahu kondisi kita dengan segala kekurangan kita, tetapi Tuhan tetap terus mengasihi kita dan tidak pernah mau meninggalkan kita yang berharga di mata-Nya.

2. Kegagalan Bukan Berarti Tuhan Meninggalkan Kita, bahkan Tuhan Seringkali Memakai Kegagalan untuk Mendatangkan Kemuliaan

Tuhan tidak terkejut dengan kegagalan kita, Ia sebenarnya adalah ahlinya dalam menggunakan orang-orang yang gagal untuk menyelesaikan tujuan-tujuan-Nya. Tuhan tidak pernah ingin kita mengalami kehancuran, tapi karena kelemahan kita yang membuat kita bisa salah dan mengalami kegagalan.

3. Kegagalan adalah Saat Tuhan Memberikan Didikan pada Kita

Pasti ada tujuan di balik kegagalan yang kita alami. Karena ketika kita mengalami kegagalan yang besar, maka di situlah Tuhan berbicara. Seringkali kita sangat yakin bahwa kita akan menang tanpa melihat kelemahan diri kita. Tuhan izinkan kegagalan agar kita mengerti di mana kelemahan kita dan dapat mengoreksi diri kita kembali.

4. Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya, Mengalami Kegagalan Bukan Berarti Kita Menjadi Orang yang Gagal

Banyak orang sukses lahir dari kegagalan-kegagalan. Jika kita ingin diangkat menjadi lebih tinggi, maka kita juga harus mengalami proses yang lebih banyak pula. Tuhan adalah ahlinya, Dia berkarya melalui rangkaian kegagalan kita! Ia membuat hidup kita lebih indah dan lebih mulia.

5. Kasih Karunia dan Pengampunan-Nya Mengatasi Kegagalan Kita

Apa pun yang terjadi, tetapi kasih karunia Tuhan dan pengampunan-Nya selalu ada bagi kita. Sekalipun kita melakukan kesalahan dan menjadi gagal, ketika kita datang bergumul kepada Tuhan, maka Ia akan memulihkan. Ketika kita merasa gagal, maka kasih Tuhan akan terus bertambah-tambah. Jangan sampai terlintas di pikiran kita bahwa kita gagal berarti Tuhan membenci kita, tetapi faktanya semakin kita gagal maka Dia akan membawa kita ke tempat yang lebih tinggi.

Image by StockSnap from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA