KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Anak Panah di Tangan yang Tepat

Lentera Atma: Anak Panah di Tangan yang Tepat

Kita adalah anak panah yang Tuhan buat. Agar dapat berfungsi dengan baik, maka anak panah harus melewati beberapa proses. Yang pertama adalah diluruskan dan ditajamkan. Anak panah adalah karunia atau talenta yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Anak panah yang tidak tajam tidak akan menghasilkan apa-apa. Kita baru dapat berfungsi dengan baik jika kita tajam dan lurus. Untuk menjadi anak panah yang tajam, kita perlu mengasah kemampuan, karakter, dan kepekaan kita. Lewat inilah, kita berfungsi untuk menolong, menghibur, dan membangun orang-orang di sekitar kita. Selain itu, hal yang benar-benar dapat mempertajam kita adalah perkataan Tuhan yang memberi tahu kita tentang apa yang berkenan bagi-Nya. Kalau kita kuat dalam Tuhan, kita tidak akan berjalan sembarangan saat menghadapi masalah karena kita tahu persis apa yang Tuhan janjikan.

Lalu untuk menjadi anak panah yang lurus, tidak ada cara lain selain menjaga hati kita tetap lurus di hadapan Tuhan. Pasti kita pernah mengalami masa di mana hati kita bengkok. Tapi teruslah berusaha untuk menjaga hati dan lakukan apa yang benar di mata Tuhan. Proses yang kedua adalah diarahkan. Ingat bahwa anak panah itu harus dilepaskan oleh sebuah tangan dan kita percaya bahwa hidup kita ada di tangan yang tepat yaitu tangan Tuhan. Seringkali, kita tidak sampai ke sasaran karena mengikuti yang kita mau, bukan yang Tuhan mau. Maka itu, kita perlu kerendahan hati, agar kita akan berfungsi dengan baik. Proses selanjutnya adalah diseimbangkan. Kehidupan spiritual dan jasmani kita harus berjalan seimbang. Kita tidak mungkin melayani terus tanpa berdoa ataupun istirahat. Kita juga tidak bisa hanya sibuk cari uang, tapi tidak memberanikan diri untuk memberkati orang lain.

Saat anak panah tajam, lurus, terarah, dan seimbang, kita juga harus mengerti bahwa ada waktu di mana anak panah harus ditarik jauh ke belakang untuk dilesatkan menuju sasaran. Tetapi ada hal yang perlu kita mengerti, saat doa kita belum terjawab, keinginan tidak terpenuhi, dan banyak hal yang membebani. Artinya, Tuhan ingin melesatkan kita ke tempat yang lebih jauh lagi, ke level yang lebih tinggi. Maka dari itu, jangan menyerah. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah salah dan lalai dalam rencana-Nya. Semakin jauh kita ditarik, semakin besar kuasa-Nya yang akan dinyatakan. Semakin berat yang kita hadapi, semakin melimpah berkat yang disediakan bagi kita.

Image by Paul Barlow from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA