KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Melihat Kesulitan sebagai Syukur

Kisah Penerima Beasiswa: Melihat Kesulitan sebagai Syukur

Perkenalkan, nama saya Sriwahyuni I.R, mahasiswa Angkatan 2016 Prodi Biologi Fakultas Teknobiologi UAJY. Saya akhirnya menyelesaikan studi saya dan dinyatakan lulus pada tanggal 16 November 2020. Melihat dan merefleksikan kembali perjalanan saya hingga sampai pada titik ini tentu hal yang tidak mudah, tetapi merupakan hal yang patut saya syukuri. Saya mulai masuk ke Laboratorium untuk melaksanakan penelitian skripsi saya pada pada tanggal 1 Maret 2020. Saat itu, saya sempat kewalahan untuk membeli bahan-bahan dan alat penelitian walaupun sejak semester 7 tahun 2019, saya sudah mencicil membeli alat dan bahan penelitian dari kakak tingkat yang sudah tidak terpakai dengan harga yang lebih murah. Di bulan Februari tahun 2020, saya pun masih mencicil membeli pelarut serta bahan untuk pembuatan hand sanitizer yang merupakan produk skripsi saya, sehingga baru dapat melakukan penelitian pada awal bulan Maret 2020. Kesulitan ini tidak membuat saya down melihat teman-teman saya yang sudah jauh melangkah untuk melakukan uji karena alat dan bahan yang mereka butuhkan sudah terpenuhi. Saat saya melaksanakan penelitian di awal bulan Maret 2020 pun tidak berjalan mulus, saya masih harus mengantri menggunakan alat di laboratorium dan ada beberapa alat yang tidak boleh digunakan lebih dari 1 kali dalam sehari. Tentu ini membuat saya sedikit khawatir apakah saya dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu atau tidak dengan kondisi penggunaan alat yang akan dipakai oleh banyak teman dan uji yang belum tentu berhasil hanya dalam 1 kali percobaan.

Seperti ketakutan-ketakutan saya sebelumnya, ternyata benar-benar terjadi. Tahap 1 uji yang saya kerjakan tidak kunjung berhasil padahal telah saya ulangi beberapa kali uji, sementara proses untuk membuat sediaan untuk uji sangat panjang. Sehingga jika sediaan habis untuk uji, maka saya harus kembali membuat sediaan dari awal untuk tahapan-tahapan lainnya. Setiap saat saya berdoa dan menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah proses untuk membentuk saya menjadi lebih baik. Tiap saat saya lembur mengerjakan penelitian di laboratorium berharap penelitian saya dapat selesai dalam waktu 3 bulan dan saya dapat melanjutkan naskah dan maju ujian pendadaran secepatnya. Namun, belum lama setelah itu, kampus ditutup akibat adanya pandemi. Saya sempat kecewa dan stres memikirkan harga bahan dan alat yang sudah terlanjur saya keluarkan untuk penelitian saya dan tidak dapat digunakan jika pandemi ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Tetapi, saya bangkit dan terus berharap pasti ada jalan terbaik yang disediakan Tuhan untuk saya agar dapat menyelesaikan penelitian saya.

Saat pandemi, orang tua saya sangat panik dan meminta saya untuk kembali ke kampung untuk sementara waktu. Singkat cerita, saya akhirnya pulang ke kampung dan menjalani karantina selama 14 hari. Setelah itu, saya mendapat kabar bahwa kampus akan tetap tutup dan keputusan yang diberikan dosen untuk menyelesaikan skripsi adalah dengan menyusun naskah literature review dari 20 jurnal maksimal peringkat 4. Namun, saya mengalami kesulitan lagi karena di kampung saya tidak ada jaringan internet dan orang tua saya tidak mengizinkan saya ke kota karena situasi dalam keadaan pandemi. Saya terus berdoa dan membujuk orang tua saya dan setelah diskusi panjang akhirnya saya dan orang tua saya memutuskan bahwa 3 kali dalam seminggu saya boleh ke rumah saudara yang ada di kota pada pagi hari dan kembali pada sore hari untuk mengerjakan skripsi, sehingga 3 kali seminggu saya harus menempuh perjalanan selama ±45 menit dari kampung saya menuju kota untuk menyelesaikan skripsi. Hal ini terus memacu saya untuk berjuang menyelesaikan tanggung jawab saya. Puji Tuhan, hari demi hari saya kumpulkan jurnal demi jurnal walaupun jatuh bangun karena membutuhkan waktu 2 bulan hingga saya menemukan 20 jurnal yang disetujui oleh dosen pembimbing saya. Setelah menemukan 20 jurnal tersebut, satu demi satu saya review berdasarkan syarat dan ketentuan dari dosen dengan membuat 3 tahapan, yaitu template 1, 2 dan 3.

Setelah jatuh bangun menyelesaikan template 1 yang akhirnya saya selesaikan dalam kurun waktu 2 bulan, selanjutnya saya menyelesaikan template 2 dan akhirnya mengerjakan template 3 yang merupakan naskah skripsi saya. Setiap saat saya usahakan untuk mengerjakan revisi template 3 segera setelah dosen mengirim kembali revisian. Setelah berjuang beberapa bulan dalam kondisi keterbatasan jaringan internet di kampung, saya memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta. Selain supaya saya dapat lebih leluasa menyelesaikan skripsi, saya juga harus masuk lab dari bulan September 2020 untuk menyelesaikan proyek dosen yang saya kerjakan dari tahun 2019.

Puji Tuhan, saya akhirnya mendapat ACC di akhir bulan September 2020 dari Dosen Pembimbing Utama saya. Namun sayang, Dosen Pembimbing Pendamping saya hingga 1 bulan setelah saya mengumpulkan naskah tidak kunjung mengembalikan naskah revisi saya. Pada tanggal 17 Oktober 2020, akhirnya Dosen Pembimbing Pendamping saya mengirimkan naskah revisi dan berhasil mendapat ACC pada akhir bulan Oktober 2020. Segala usaha, tenaga, waktu saya kerahkan agar bisa maju ujian pendadaran pada bulan November 2020. Akhirnya tanggal 30 Oktober 2020, saya mendaftar ujian dengan menyiapkan berbagai berkas beberapa hari sebelum saya mendaftar. Saya maju ujian pendadaran dan dinyatakan lulus pada tanggal 16 November 2020. Semua berjalan dengan baik, Tuhan mengatur semua masa depan setiap orang tepat pada waktunya.

Syukur kepada Allah, saya telah dipertemukan dengan Beasiswa KAMAJAYA. Terima kasih seluruh pengurus KAMAJAYA Scholarship dan teman-teman yang selalu mendukung. Terima kasih untuk semua kebaikan donatur yang membantu seorang anak petani seperti saya hingga dapat lulus menjadi seorang sarjana pertama di keluarga saya. Tuhan menyertai kita selalu.

Yogyakarta, 27 November 2020
Sriwahyuni Iskandar Rasid
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3
Mahasiswa Pogram Studi Biologi UAJY Angkatan 2016

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA