KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Teladan yang Baik

Lentera Atma: Teladan yang Baik

Ada suatu pepatah yang sering diucapkan di masyarakat, “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.” Artinya, murid selalu meneladani apa yang menjadi teladan gurunya. Begitu pula anak akan meneladani orang tuanya. Orang tua harus menjadi teladan artinya menjadi panutan yang baik untuk ditiru melalui perbuatan, karakter, dan lain-lain bagi anaknya. Sehingga, orang tua yang menjadi teladan harus mempunyai perilaku dan tindakan yang baik. Sangat penting sekali, orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anak kecil sehingga kelak menjadi dewasa, mereka ada di jalan yang benar.

Menjadi teladan memang tidaklah mudah, banyak orang tua yang menasihati tapi tidak bisa melakukan. Sehingga banyak kejadian, banyak anak yang memberontak dan tidak percaya kepada orang tuanya. Bukan hanya orang tua saja yang harus menjadi teladan, tetapi setiap pribadi kita harus dapat menjadi teladan bagi banyak orang. Melalui perilaku kita, ucapan kita, dan melalui apa pun yang kita lakukan.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk dapat memberi teladan. Yang pertama adalah saat kita menasihati orang lain, hendaknya kita juga dapat melakukan apa yang menjadi nasihat itu. Artinya, kita tidak hanya mampu menasihati, tetapi kita juga mampu berperilaku yang baik. Yang kedua adalah perihal kepercayaan kepada Tuhan. Kita harus benar-benar mempercayakan hidup kita kepada Tuhan dan meninggalkan pakaian kita yang lama lalu mengenakan pakaian yang baru. Di mana pun kita berada, dalam posisi apa pun, dan keadaan apa pun, kita harus memberikan teladan yang baik bagi orang-orang di sekitar kita.

Image by Alexandra_Koch from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA