KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Perjalanan

Kisah Penerima Beasiswa: Perjalanan

Perkenalkan, nama saya Marcellinus Agus Saputra, biasa dipanggil Marcell. Saat ini, saya baru saja menyelesaikan pendidikan saya di Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Saya merupakan Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-2, dan mulai dibantu pada Semester Gasal TA 2018/2019. Perjalanan saya untuk menyelesaikan pendidikan terdiri dari dua tahapan, yaitu penyusunan LKPPA (Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Arsitektur) atau Skripsi dan dilanjutkan dengan Studio TGA.

Saya memulai penyusunan skripsi pada Semester Gasal TA 2020/2021, tepatnya pada bulan Agustus 2019. Skripsi ini merupakan sebuah landasan yang digunakan dalam pembuatan desain di Studio TGA. Topik yang saya ambil merupakan Wisata Edukasi dengan mengangkat Kebun Teh Nglinggo, Kulon Progo sebagai Obyek yang akan dikembangkan. Pemilihan lokasi memiliki banyak pertimbangan sebelumnya, mulai dari pencarian potensi-potensi yang dapat dikembangkan hingga permasalahan yang dapat diselesaikan.

Dalam perjalanan penyusunan skripsi pada prodi saya dilakukan seperti kuliah pada umumnya, terdapat UTS dan UAS. Target yang harus dikumpulkan pada UTS adalah Bab 1-4, yaitu Latar Belakang, Tinjauan Umum, Tinjauan Wilayah, serta Landasan Teoritikal. Sedangkan untuk UAS, targetnya adalah Bab 5-6, yaitu Analisis Perencanaan dan Perancangan serta Konsep Perencanaan dan Perancangan. Seperti halnya kuliah yang dilakukan secara daring, proses bimbingan dan ujian yang dilakukan selama menyusun skripsi dilakukan secara daring. Bimbingan dilaksanakan seminggu sekali setiap hari Jumat.

Dalam proses penyusunan skripsi, saat itu saya juga sedang bekerja paruh waktu sebagai Barista di sebuah coffee shop. Selain itu, saya juga mengambil KKN, Mata Kuliah pilihan serta mengulang satu mata kuliah lainnya. Pembagian waktu pada saat itu dirasa sangat penting, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan secara bersamaan. Karena dirasa terlalu banyak hal yang harus saya kerjakan, maka ada salah satu yang harus saya korbankan. Kuliah merupakan prioritas saya, setelah saya pikirkan matang-matang sehingga saya harus mengakhiri pekerjaan paruh waktu saya sebagai barista. Saya mengakhiri pekerjaan ini pada 30 Oktober 2020 dengan harapan saya dapat fokus dengan kuliah saya.

Setelah mengikuti proses penyusunan skripsi, akhirnya saya dapat menyelesaikannya tepat waktu. Pada 19 Desember 2020, saya mengikuti proses UAS atau bisa disebut sebagai ujian skripsi. Puji Tuhan, ujian tersebut berjalan lancar dan saya dinyatakan lulus, sehingga dapat mengikuti proses selanjutnya, yaitu Studio TGA. Dalam ujian tersebut, saya mendapatkan masukan beberapa revisi yang harus dikerjakan, sehingga selama libur akhir tahun (Desember 2020 – Januari 2021) saya menggunakan waktu untuk menyelesaikan revisi yang ada.

Langkah yang saya tempuh selanjutnya ialah mengikuti rangkaian Studio TGA, yang dilaksanakan mulai 8 Februari 2021 hingga 29 Maret 2021. Studio TGA merupakan rangkaian akhir yang harus ditempuh untuk dapat mengikuti ujian pendadaran. Dalam proses studio yang dilakukan ialah membuat desain dari skripsi yang sudah dibuat sebelumnya. Studio ini dilaksanakan selama 6 hari setiap minggunya, mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB dan pada akhir minggu mengumpulkan file kompilasi hasil kerja setiap minggunya.

Selama mengikuti studio, terdapat kendala yang harus saya selesaikan, seperti jumlah bangunan yang banyak dan waktu yang mepet. Hal tersebut saya siasati dengan mengerjakan target secepat dan seteliti mungkin. Walaupun terdapat gambar yang tidak dapat saya selesaikan akhirnya, namun hasil yang saya dapatkan selama evaluasi tergolong baik. Selama 35 hari, saya dan teman-teman satu periode studio mengerjakan desain tersebut, dan pada 29 Maret merupakan hari terakhir pengerjaan gambar. Setelah itu, terdapat waktu senggang sekitar 2 minggu untuk pengumuman siapa yang lolos ke tahap pendadaran atau tidak.

Tibalah pada saat yang sudah ditunggu selama 2 minggu, yaitu pengumuman untuk lolos tidaknya ke tahap pendadaran, yaitu pada tanggal 12 April 2021. Puji Tuhan, saya dinyatakan lolos dan diminta untuk membuat file dan video presentasi serta animasi terkait desain yang saya buat, diberikan waktu kurang lebih 5 hari untuk mempersiapkannya. Namun, terdapat kendala pada alat saat harus merekam video presentasi sehingga ditunda untuk membuatnya pada tanggal 14 April 2021 bersama teman-teman saya.

Saat akan berangkat untuk merekam video presentasi di suatu tempat, saya lupa untuk mempersiapkan dasi sehingga saya harus putar balik untuk membeli dasi. Saat dalam perjalanan membeli dasi tersebut, saya terjatuh dari motor dikarenakan tidak melihat polisi tidur dan lubang yang ada di depannya. Beruntung tidak terlalu parah luka yang saya dapatkan, hanya lecet pada lutut sebelah kiri dan telapak tangan kiri saya. Banyak yang menolong saya saat itu, terdapat bapak dan ibu yang menolong membersihkan luka saya, serta warga sekitar yang memberikan obat serta minum. Setelah membersihkan luka saya, bapak dan ibu yang menolong tersebut bergegas melanjutkan perjalanan mereka, tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih. Setelah beristirahat sejenak, saya memutuskan untuk pulang ke rumah dan merekam video di rumah saja.

Sesampainya di rumah, saya bertemu papa saya dan menceritakan kejadian yang saya alami. Papa saya menyarankan untuk ke rumah sakit untuk membersihkan luka saya dan meminta tolong pada kakak saya yang sedang bekerja karena papa saya baru saja pulang dari opname di Rumah Sakit sehingga belum kuat untuk mengantar saya. Setelah itu, kakak saya pulang dan mengantar saya untuk membersihkan luka. Seteleh semua selesai, saya teringat untuk merekam video presentasi. Namun karena masih terbatas gerak yang dapat saya lakukan, maka saya tunda mengerjakannya pada besok harinya.

Dengan keterbatasan gerak yang saya alami, saya paksakan untuk merekam video pada 15 April 2021. Setelah merekam dan dirasa cukup, akhirnya saya mengeditnya saat itu juga. Puji Tuhan, semua selesai sebelum batas waktu pengumpulan yang ditentukan oleh Pengelola Studio. Selain mengedit video presentasi tersebut, saya juga mengedit animasi yang dibutuhkan untuk pendadaran karena setelah saya cek ulang, durasi video yang saya buat melebihi dari ketentuan yang ada. Semua dapat saya selesaikan sesuai target waktu yang diberikan. Setelah menunggu satu hari, maka diumumkan tanggal untuk ujian pendadaran. Saya mendapatkan hari pertama, yaitu hari Senin tanggal 19 April 2021 sesi 3.

Waktu yang tersisa kurang lebih 2 hari untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti ujian pendadaran, rasa gelisah dan takut saya alami saat itu. Namun, saya percaya dan menyerahkan semuanya pada Tuhan. Akhirnya hari yang saya tunggu tiba, saat itu saya bangun pagi dan mempersiapkan semuanya. Saat tiba giliran, saya dihadapkan dengan dosen pembimbing saya beserta dua dosen penguji hingga akhirnya ujian berjalan lancar walaupun rasa tegang pada diri saya. Namun, hasil ujian tersebut tidak langsung diumumkan melainkan harus menunggu rapat pleno yang dilaksanakan oleh dosen terlebih dahulu.

Rabu tanggal 21 April 2021 kurang lebih pukul 16.30 WIB, pengumuman hasil ujian pendadaran diberikan. Rasa tegang yang ada berubah menjadi gembira ketika saya dinyatakan lulus dengan hasil yang baik. Tak lupa saya memberitahu keluarga, teman-teman, dan pengurus Beasiswa KAMAJAYA. Banyak ucapan selamat yang saya terima, saya sangat bersyukur ternyata masih banyak yang peduli dan mendukung saya selama ini. Akhirnya, perjuangan saya selama 3 tahun 8 bulan ini berbuah indah. Semua pencapaian saya tak lepas dari berkat Tuhan yang dilimpahkan melalui banyak orang yang telah membantu saya selama ini. Terlebih, bantuan dan dukungan dari Romo, Suster, Bapak dan Ibu pengurus maupun donatur Beasiswa KAMAJAYA. Tanpa bantuan para pengurus maupun donatur, saya tidak akan dapat menyelesaikan pendidikan saya di Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Saya, Marcellinus Agus Saputra, mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pengurus dan donatur Beasiswa KAMAJAYA. Semoga semua kebaikan dari Romo, Suster, Bapak dan Ibu pengurus maupun donatur Beasiswa KAMAJAYA dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pangkalan Kerinci, 13 Januari 2021
Monica Wulan Sari Simbolon
Mahasiswa Program Studi Biologi UAJY Angkatan 2017
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA