KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Anugerah Terbesar

Kisah Penerima Beasiswa: Anugerah Terbesar

Saya mengawali semester 8 dengan semangat. Hal tersebut karena target saya lulus di semester 7 belum terlaksana dengan baik. Di semester 7 kemarin, saya menjalani 2 mata kuliah pilihan, yaitu KKN dan skripsi. Skripsi saya berjudul “Pewarisan Bagi Pastor Anggota Serikat Jesus (SJ)”. Alasan saya mengambil judul ini adalah saya pernah dididik selama 5 tahun di seminari. Maka dari itu, saya tertarik untuk meneliti Serikat Jesus (SJ). Saya sangat menikmati penelitian ini karena saya banyak dibantu oleh teman-teman seangkatan saya yang masih berjuang di seminari dan para mantan pamong saya dulu.

Setelah beberapa bulan berjalan, semangat saya mulai menurun. Hal tersebut diakibatkan oleh rasa iri dan kesal karena melihat temen-teman terdekat saya sudah mulai mendaftar dalam sidang pendadaran. Saya mulai malas untuk meneruskan skripsi. Di tengah-tengah keputusasaan saya, Mama datang ke Jogja. Di tengah kunjungan Mama yang singkat itu, beliau memberikan semangat yang besar kepada saya untuk menyelesaikan skripsi. Akhirnya, saya bisa tetap tekun dalam mengerjakan skripsi. Saya yakin pasti ada jalan terbaik yang telah Tuhan sediakan bagi saya.

Tantangan dalam mengerjakan skripsi bukan hanya timbul dari dalam diri saya saja, tetapi juga timbul dari luar. Tantangan yang timbul adalah saya merasa sangat sulit untuk meneliti Serikat Jesus (SJ) karena buku-buku yang terkait dengan tema skripsi saya sangat sulit ditemukan. Tetapi, teman-teman frater saya di Serikat Jesus (SJ) sangat baik membantu saya dalam mengerjakan skripsi ini. Ada pula Romo Sigit, SJ selaku ekonom Provinsial Serikat Jesus (SJ) dan Romo Bambang selaku socius Provinsial Serikat Jesus (SJ) menjadi orang yang berperan sangat penting dalam penyelesaian skripsi saya.

Setelah 3 bulan pengerjaan skripsi, saya sudah bisa mendaftar pendadaran pada 19 April 2021. Sidang mendadaran saya lewati dengan tidak ada kesulitan. Hal ini disebabkan karena saya percaya bahwa saya yang mengerjakan skripsi ini sendiri maka semua pertanyaan dari dosen penguji pasti akan bisa saya jawab. Saya menjalani sidang pendadaran selama kurang lebih 30 menit. Setelah menunggu beberapa saat, nilai sidang saya diumumkan. Saya mendapatkan nilai A. Hasil tersebut menyadarkan saya bahwa Tuhan selalu menyertai dalam setiap peristiwa kehidupan yang saya lewati.

Anugerah yang terbesar saat saya menjalani masa kuliah saya selama 3 tahun 8 bulan ini adalah Tuhan mengirimkan orang-orang baik dalam Beasiswa KAMAJAYA. Melalui Beasiswa KAMAJAYA, saya dapat melanjutkan studi saya sampai selesai. Maka saya tidak akan mengecewakan Beasiswa KAMAJAYA, saya tetap menjaga konsistensi studi saya sehingga saya mendapatkan IPK 3,78 dengan predikat cum laude. Selesai sidang pendadaran, saya berdoa dalam hati dengan mengucap syukur kepada Tuhan bahwa Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Terima kasih banyak kepada para donatur yang telah bermurah hati kepada saya. Terima kasih Beasiswa KAMAJAYA yang telah memperbolehkan saya menjadi bagian dari Beasiswa KAMAJAYA.

Yogyakarta, 11 Mei 2021
Adi Ageng Wahyu Pradana
Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UAJY Angkatan 2017
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA