KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Hasil Tidak Akan Mengkhianati Usaha

Kisah Penerima Beasiswa: Hasil Tidak Akan Mengkhianati Usaha

Pada tanggal 13 Juli 2021, saya akhirnya dihadapkan dengan ujian pendadaran yang menjadi bukti kerja keras saya dalam menjalani pendidikan selama kurang lebih 4 tahun belakangan. Dan puji Tuhan, hasil yang saya dapatkan tidak mengkhianati usaha yang telah saya lakukan selama proses penulisan skripsi ini. Saya dapat melaksanakan ujian pendadaran dengan baik dan mendapatkan gelar S.Kom.

Penulisan skripsi ini saya mulai pada bulan Februari 2021 dengan menggunakan tempat magang saya sebagai subyek penelitian. Di awal penulisan skripsi ini, saya mengalami berbagai jenis kebimbangan yang dimulai dari pemilihan judul, metode, hingga pencarian referensi yang harus saya lakukan berulang-ulang untuk memastikan tahapan penelitian yang saya lakukan telah sesuai. Saya melakukan penulisan skripsi dibarengi dengan melakukan bimbingan melalui ZOOM setiap Senin dan Kamis. Terkadang, saya mengerjakan skripsi mulai pagi hingga sore dan malamnya saya akan bimbingan dengan dosen pembimbing saya.

Selama penulisan skripsi, saya pernah merasa benar-benar down dikarenakan saya merasa tertinggal dan merasa ragu akan diri saya sendiri dikarenakan 3 orang dari teman dekat saya telah diwisuda. Bahkan, mereka menerima tawaran menjadi karyawan di tempat mereka magang sebelumnya. Akan tetapi, saya berusaha untuk menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk melanjutkan penulisan skripsi. Saya juga merasa perekonomian keluarga saya semakin turun karena orang-orang yang datang ke warung semakin sedikit sehingga terkadang saya mendaftar di beberapa tempat yang menyediakan lowongan magang dari rumah untuk membantu pemasukan keluarga saya.

Di awal Mei, saya mulai melakukan wawancara dan penelitian secara langsung dengan pihak organisasi. Dalam seminggu, saya bisa 2-3 kali datang ke kantor untuk mengumpulkan data dan melakukan wawancara. Terkadang, kendala yang saya hadapi ialah ketika narasumber saya mengalihkan saya untuk mewawancarai orang lain dengan kedudukan yang lebih tinggi yang mana membuat wawancara tertunda dan harus minta izin wawancara kembali dengan narasumber lain.

Saya juga harus mencari referensi dikarenakan kerangka kerja yang saya gunakan merupakan framework pertama yang dijadikan topik Tugas Akhir. Jadi, saya tidak memiliki penelitian sebelumnya sebagai acuan dalam melakukan penelitian. Saya hanya mengandalkan jurnal yang ada di Google walau pembahasan yang ada di tiap jurnal dijelaskan secara singkat sehingga saya masih merasa kurang yakin dengan proses analisis saya. Sebelum mendaftar ujian pendadaran, saya selalu mengirimkan update dari pengerjaan skripsi saya ke dosen pembimbing untuk meyakinkan saya bahwa apa yang telah saya lakukan telah benar. Dan saya diyakinkan oleh dosen dan teman-teman saya untuk mendaftar ujian pendadaran sehingga saya dapat melakukan pendaftaran seminggu sebelum ujian dilakukan.

Akan tetapi, semua usaha dan kerja keras tersebut terbayar ketika saya dapat menjalankan ujian ini dengan baik dan memberikan sebuah kebanggaan bagi kedua orang tua saya. Saya merasa bersyukur mendapatkan dukungan penuh dan bimbingan dari keluarga besar KAMAJAYA Scholarship sehingga saya percaya diri dapat menyelesaikan semuanya hingga mendapatkan gelar S.Kom ini. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Suster, Romo, Bapak dan Ibu pengurus KAMAJAYA Scholarship, donatur serta teman-teman penerima beasiswa yang telah membantu saya dari awal dan mendoakan saya hingga saya dapat menyelesaikan tugas saya dengan baik.

Pematangsiantar, 18 Juli 2021
Clara Sidauruk
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Angkatan 2017
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-4

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA