KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Terima Kasih

Kisah Penerima Beasiswa: Terima Kasih

Tiga bulan terakhir adalah bulan yang menguras banyak air mata di sepanjang tahun perkuliahan. Tekanan dari orang tua, dosen pembimbing, dan tuntutan lainnya seakan memanipulasi pikiran sendiri untuk menyerah. Tidak seorang pun yang menyemangati, bahkan orang tua sendiri yang tidak terbiasa mengucapkan kata-kata manis untuk menyemangati anaknya. Saat saya sedang merasa down, banyak kabar duka yang datang. Salah satunya nenek yang paling saya sayangi dan saya urus selama di kampung, meninggal dunia saat saya di Jogja. Tak lama setelah kepergian nenek, saya dinyatakan positif COVID-19 (terkena dari teman satu kost yang positif).

Saya takut mengabari orang tua saya saat itu, karena saya takut orang tua khawatir dan harus mengirimkan saya uang lebih untuk beli obat. Saya memilih tidak memberi tahu keadaan saya. Benar-benar sakit, saat saya harus berjuang menyelesaikan studi, saya kesakitan karena terkena COVID-19 dan down karena nenek yang sangat saya sayangi pergi untuk selamanya. Namun saat itu saya sadar, dengan hanya menangis tidak akan mengubah keadaan. Ini mungkin terdengar klise, namun saya lakukan. Dua minggu saya habiskan waktu untuk lebih banyak berdoa dan berpikir positif tentang harapan saya setelah lulus dan membanggakan orang tua.

Saya perlahan bangkit dari keterpurukan, menyemangati diri sendiri, mengerjakan revisi demi revisi. Meskipun saat itu saya belum 100% pulih, tetapi seperti diberi kelancaran untuk mengejar keterlambatan. Akhirnya, naskah skripsi saya di-ACC dan lulus ujian sidang skripsi di tanggal 20 Agustus 2021. Saya sadar bahwa saya tidak bisa lulus tepat waktu seperti teman-teman lainnya yang wisuda di bulan Agustus ini, tapi saya bangga punya Tuhan yang memilihkan waktu yang tepat untuk saya bisa menyelesaikannya di tengah banyak masalah yang terjadi.

Terima kasih kepada KAMAJAYA Scholarship yang menopang saya hingga mendapatkan kata LULUS di hasil ujian pendadaran. Saya menangis sejadi-jadinya saat kata LULUS diucapkan dosen pembimbing utama. Terlintas sejenak di pikiran saya adalah momen wawancara saya di ruang Kantor Pengurus Pusat KAMAJAYA dengan Bapak Maryatmo. Waktu itu, saya sudah putus asa. Sudah tidak mungkin orang tua berhutang lagi untuk saya agar dapat melanjutkan perkuliahan di semester selanjutnya. Tetapi dengan “kasih” yang dari Tuhan melalui KAMAJAYA Scholarship, saya dibantu dan ditopang hingga lulus.

Bapak dan Ibu pengurus dan donatur, mungkin hanya kata “Terima Kasih” yang bisa saya ucapkan saat ini, doakan saya agar melalui pekerjaan yang saya kerjakan kelak dapat melakukan “kasih” yang sama seperti Bapak dan Ibu lakukan kepada penerima KAMAJAYA Scholarship. Saya mau dipakai menjadi berkat di KAMAJAYA Scholarship untuk membantu adik-adik yang mungkin bernasib sama dengan saya. Sekali lagi dengan kerendahan hati, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu pengurus dan donatur KAMAJAYA Scholarship. Semoga berkat Tuhan tergenapi atas Bapak dan Ibu, Amin.

Yogyakarta, 28 Agustus 2021
Nella
Mahasiswa Program Studi Biologi UAJY Angkatan 2017
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-2

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA