KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Kemerdekaan Bangsa dan Negara Menjadi Kemerdekaan Pendidikan yang Adil

Opini: Kemerdekaan Bangsa dan Negara Menjadi Kemerdekaan Pendidikan yang Adil

Bangsa Indonesia mengalami berbagai bentuk jatuh bangun dalam meraih kemerdekaannya dari penjajah. Pendidikan menjadi sarana yang dapat meningkatkan mutu dan kualitas hidup yang dapat membantu pertumbuhan pada masa-masa sulit di masa penjajahan. Indonesia telah melewati beberapa hal yang membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi maju di era global sekarang. Kesejahteraan dalam masyarakat di Indonesia mencerminkan bagaimana pendidikan yang telah dijalani masyarakat semakin kompeten dan pesat karena terobosan-terobosan baru yang menjadi inovasi bagi negara di kemudian hari. Kemerdekaan bukan sekadar bebas dan lepas dari penjajahan, melainkan kemerdekaan adalah rasa aman dan bebas untuk menempuh pendidikan. Sebagian dari kita dapat merasakan lengkapnya baju seragam dan sarana prasarana untuk menjalani kegiatan belajar, tetapi sebagian dari kita hanya bisa merasakan sepersekian bahkan hampir tidak bisa merasakan bagaimana pendidikan yang aman, nyaman, dan terorganisir dengan baik.

Selama masa penjajahan, kemerdekaan untuk mengenyam pendidikan mengalami kesulitan. Hanya kaum priayi yang boleh mengenyam pendidikan. Sampai sekarang, beberapa daerah masih tidak terjamah oleh fasilitas untuk menunjang pendidikan. Contohnya dalam masa pandemi yang sedang melanda saat ini telah membuat beberapa daerah kesulitan menjangkau fasilitas pendidikan. Sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk mengenyam pendidikan, kebebasan serta kemerdekaan anak bangsa akan terancam jika negara tidak dapat menjamin pendidikan dapat dijangkau oleh seluruh daerah. Pahlawan Pendidikan, Ki Hadjar Dewantara berkata, “Hormatilah dalam pada itu segala adat istiadat yang kuat dan sehat, yang terdapat di daerah-daerah dan yang tidak mengganggu atau menghambat Persatuan Negara dan Bangsa Indonesia.” Kutipan tersebut dapat kita sangkutpautkan dengan bagaimana makna kemerdekaan di zaman sekarang sebagai sarana mempersatukan daerah-daerah yang mengedepankan adat-istiadat dengan era modern berkesinambungan dengan kesejahteraan kebebasan dan keadilan yang selalu kita idam-idamkan. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang menghormati berbagai jenis perbedaan serta berjuang untuk memajukan negaranya.

Apa pun yang dilakukan seseorang untuk membuat dirinya berkarya dan memajukan visi misi untuk membuat dirinya berguna bagi bangsa negara adalah suatu perbuatan yang mulia dan contoh teladan yang baik. Kemerdekaan adalah kita berhasil dan mencapai keinginan yang kita perjuangkan. Keadilan yang dijalani pun harus dapat beriringan dengan kemerdekaan, karena ketika merdeka tanpa keadilan hanyalah hampa. Perjuangan yang telah diberikan harus sepadan dengan apa yang diberikan, serta keinginan harus sejalan dengan perbuatan, serta perbuatan yang dilakukan harus bisa dipertanggungjawabkan. Sesederhana apa pun yang dimiliki kita sebagai manusia harus dapat menjalaninya dengan penuh suka cita dan keteguhan hati yang dapat menuntun ke cita-cita yang diharapkan. Keterpurukan akan menjadikan kita kuat dan kesedihan akan memberikan kemampuan untuk dapat menghadapi perjuangan-perjuangan di kemudian hari. Menimba ilmu untuk masa depan yang dicita-citakan adalah suatu kerja keras untuk membangun satu tujuan bersama dengan proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menjalani suatu proses dalam roda kehidupan menjadikan pribadi yang teguh dalam menggapai suatu tujuan. Merdeka adalah kita dapat menghirup capaian kita dari proses yang telah dijalani. Merdeka akan pendidikan yang merata berarti semua daerah dapat mengakses fasilitas dan tunjangan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah, dari akses jalan atau transportasi, bangunan, hingga telekomunikasi. Bangsa akan menjadi besar dan maju ketika pendidikan juga ikut maju saling berjalan bersama tanpa ada halangan dari pihak mana pun yang berusaha mengambil keuntungan. Ketika semua lapisan masyarakat mendapatkan kesejahteraan dalam dalam segala aspek, kemerdekaan akan mengakses pendidikan akan lebih mudah didapatkan. Kemerdekaan pendidikan Indonesia sudah seharusnya mulai ditata kembali dan terorganisir sesuai dengan hak masyarakat yang seharusnya mendapatkan pendidikan secara merata.

Yogyakarta, 29 Agustus 2021
Anindhya Laksmi Fajarasti
Mahasiswa Program Studi Manajemen UAJY Angkatan 2020
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by Gordon Johnson from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA