KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Berbagi Beban

Coretan Mahasiswa: Berbagi Beban

Semakin banyak orang yang penat dan jenuh menjalani kegiatan di masa pandemi. Kecemasan dan kesedihan tak henti-hentinya menghantui perasaan. Berita yang bermunculan sarat akan kabar duka dari orang-orang terdekat. Varian baru yang terus bermunculan menambah kekhawatiran. Belum tampak tanda-tanda pandemi akan usai.

Dalam riuhnya lalu lalang ribuan manusia dan kegiatan berinteraksi bersama, tidak semua kegiatan dapat membawa kita dalam kedamaian dan ketenangan. Banyak beban yang harus ditanggung masing-masing individu dengan skala yang berbeda, maka tidak semua beban dapat diatasi dengan cara yang sama. Namun, satu hal yang dapat dilakukan untuk meringankan beban kita, yaitu membagi beban kita dengan bercerita. Memang, tidak semua hal dapat kita bagikan pada orang lain karena satu dan lain hal. Di tengah keadaan yang semakin semrawut dan pikiran yang makin kalut, dibutuhkan lutut yang bertelut untuk sekedar bercerita melepas penat pada sosok tak kasat mata yang kita percaya berkuasa.

Dengan berdoa, atau apa pun itu sebutannya, kita dapat sedikit meringankan tumpukan beban yang kita hadapi. Sebuah studi tahun 2005 di Journal of Behavior Medicine membandingkan bentuk meditasi sekuler dan spiritual dan menemukan bahwa meditasi spiritual lebih menenangkan. Peneliti juga menemukan bahwa orang yang berdoa mendapat manfaat dari perasaan dukungan emosional. “Inilah yang dapat dilakukan oleh doa, memungkinkan Anda meletakkan beban mental Anda sebentar dan beristirahat,” kata Amy Wachholtz, profesor dan direktur psikologi kesehatan klinis di University of Colorado Denver, dan peneliti utama pada studi meditasi.

Jadi, doa seperti bercerita, membuat kita lebih lega atas setiap beban yang terus menekan. Apalagi di masa pandemi yang mana setiap orang memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dari biasanya. Walaupun tidak serta merta menyelesaikan setiap masalah, setidaknya ada beban yang sudah dibagi sehingga tidak terlalu berat karena memikul semuanya sendiri.

Image by Schäferle from Pixabay

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA