KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Potensi Diri dalam Situasi Pandemi

Opini: Potensi Diri dalam Situasi Pandemi

Tak ada yang menduga dunia bisa menjadi seperti sekarang ini. Wabah virus yang muncul secara tiba-tiba menyebabkan sebuah pandemi yang menyebar ke berbagai benua dan negara. Manusia yang merupakan makhluk sosial dituntut untuk tinggal di rumah guna mengurangi rantai penyebaran virus. Namun, manusia menolak untuk takluk pada virus ini. Dengan mengandalkan teknologi yang semakin berkembang ini, kita berusaha untuk tetap produktif tanpa perlu keluar rumah. Pertemuan tatap muka dialihkan menjadi pertemuan daring melalui aplikasi-aplikasi online meeting sehingga pembelajaran akademik dan pekerjaan dapat terlaksana tanpa harus meninggalkan rumah.

Dahulu, sumber informasi masih terbatas. Buku-buku perpustakaan menjadi sumber utama ketika ingin menggali informasi. Kini, informasi sudah tersebar luas di internet. Internet menjadi wadah untuk menampung informasi yang mudah diakses di mana pun dan kapan pun. Dengan bermodalkan laptop atau gawai, kita sudah dapat mengakses informasi dari berbagai sumber hingga ke penjuru dunia. Keunggulan internet ini harus lebih dimanfaatkan. Pembelajaran secara online mungkin tidak seefektif pembelajaran tatap muka, karena itu siswa harus mengubah cara belajar mereka. Tidak hanya menunggu untuk “disuapi”, melainkan harus mencari ilmu-ilmu itu secara mandiri.

Tak hanya dalam hal akademik, ada banyak ilmu mengenai hal-hal baru yang bisa kita coba untuk menghabiskan waktu saat di rumah. Contohnya seperti memasak. Ada beragam video tutorial yang bisa kita ikuti lengkap dengan bahan dan resep masakannya. Selain itu, di media sosial terdapat beragam komunitas yang bisa kita ikuti. Dengan mengikuti komunitas, kita bisa belajar langsung dari orang yang lebih ahli dan mendapat masukan-masukan dari anggota lain.

Sekaranglah saat yang tepat untuk mencoba hal-hal baru yang sebelumnya tidak terpikir untuk kita melakukannya. Selagi masih muda, penting bagi kita untuk menemukan potensi diri dengan mencoba beragam hal. Jangan terpikir bahwa kita tidak mahir atau bidang tersebut bukan untuk kita. Hanya diperlukan niat dan minat, jika kedua hal tersebut ada, kita pasti bisa memulainya.

Dalam mencoba hal baru, langkah awal adalah langkah terpenting. Terkadang, kita terlalu bersemangat sehingga langsung mengambil langkah yang besar di awal. Langkah yang besar ini makin lama akan dirasa makin berat sehinggga kita mulai enggan untuk melangkah dan akhirnya berhenti. Atau, kita terlalu takut untuk melangkah, takut untuk pergi dari tempat kita berdiri sekarang yang sudah dirasa nyaman. Maka, langkah kecil adalah langkah yang bagus untuk memulai. Tak perlu dengan langkah-langkah yang besar, asal kita konsisten dalam melakukannya kita bisa melangkah jauh.

Lingkungan bisa menjadi faktor eksternal dalam mengembangkan potensi diri. Lingkungan tak hanya berupa lingkungan fisik seperti tempat kita tinggal. Terutama di era digital ini, orang-orang mungkin lebih sering berinteraksi dengan lingkungan media sosial. Dalam aplikasi media sosial, terdapat sebuah algoritma sehingga bisa mengetahui kesukaan pengguna. Data ini kemudian digunakan untuk menampilkan konten-konten lain yang sesuai dengan kesukaan pengguna. Dengan kata lain, apa yang kita cari, itulah yang akan kita lihat. Untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih bermanfaat, ada baiknya kita perbanyak mengikuti atau mencari hal-hal yang bersifat produktif.

Setelah mencoba berbagai hal baru, kita bisa lihat potensi kita lebih jauh. Mungkin ada bidang yang tanpa kita duga ternyata kita mahir dalam bidang tersebut. Atau, bidang yang ternyata kita sukai setelah kita tekuni. Jika menemukannya, ada baiknya untuk makin ditekuni. Tak ada salahnya mempelajari kemampuan baru. Walau misalkan kemampuan tersebut masih dianggap remeh atau dinilai “tidak berguna” oleh beberapa orang, bisa saja kemampuan tersebut terpakai di masa depan, misalnya dalam dunia kerja.

Gianyar, 18 September 2021
Gde Rama Vedanta Yudhistira
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2021
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by Gerd Altmann from Pixabay

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA