KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Manusia yang Berintegritas

Opini: Manusia yang Berintegritas

Manusia adalah makhluk yang diciptankan oleh Tuhan sebagai satu-satunya mahkluk hidup yang memiliki akal budi dan nurani. Sebagai mahkluk yang memilki akal budi dan nurani manusia tidak bisa dipisahkan dengan integritasnya. Integritas adalah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu, “integer” yang artinya utuh dan lengkap. Integritas adalah sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh. Integritas juga tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya hati nurani. Unsur-unsur penting dalam integritas seperti kejujuran dan ketulusan di mana nurani yang mendasari unsur-unsur tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari, integritas masih menjadi istilah yang jarang digunakan karena belum banyak yang memahami makna dari integritas itu sendiri. Integritas sendiri pada hakikatnya selalu melekat pada karakter masing-masing orang tanpa disadari. Seringkali orang salah memahami makna integritas dengan menyamakannya pada kejujuran. Walaupun memang kejujuran merupakan salah satu unsur atau bagian dari integritas, namun integritas bukan hanya tentang kejujuran. Integritas seseorang bisa nampak dari banyak sudut pandang. Integritas bukanlah tentang teori semata, namun juga dalam penerapannya. Yang paling mudah untuk melihat integritas seseorang adalah dari sikap orang itu sendiri. Orang yang berintegritas memiliki hal-hal yang menonjol dalam sikapnya, pada umumnya orang yang berintegritas memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Selain percaya diri, orang yang berintegritas juga memiliki karakter yang tidak mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat tidak baik. Karakter yang berintegritas memiliki pendirian atau sikap yang teguh.

Banyak orang yang menganggap integritas hanya dibutuhkan oleh seorang pemimpin. Namun pada faktanya, integritas juga dibutuhkan siapa saja. Integritas juga bisa dilihat dari bagaimana seseorang bertanggung jawab pada apa yang dia katakan. Sikap tanggung jawab ini seringkali dihubungkan dengan kedewasaan seseorang. Namun pada dasarnya, sikap tanggung jawab ini juga menjadi bagian dari integritas seseorang. Tanggung jawab adalah hal yang sangat esensial, karena setiap hal yang kita lakukan tentu ada pertanggungjawabannya. Jika seseorang memilki tanggung jawab yang baik, belum pasti orang tersebut bisa disebut orang yang berintegritas, karena unsur-unsur dari integritas tentu saja bukan hanya tanggung jawab.

Pokok unsur dari integritas adalah menyatunya pikiran, perkataan, dan perbuatan. Keselarasan antara ketiga hal itulah yang mendefinisikan seseorang sebagai pribadi yang berintegritas. Sebuah keutuhan bukan berarti sebuah kesempurnaan. Orang yang berintegritas bukanlah orang yang sempurna. Sebaik apapun integritas manusia, tetap tidak akan pernah luput dari yang namanya kesalahan. Menjadi manusia yang berintegritas bukan berarti menjauhkan kita dari kesalahan. Namun, menjadi manusia yang berintegritas akan meningkatkan nilai-nilai positif dalam diri kita. Salah satu manfaat dari integritas ialah menjadi lebih bijaksana. Bijaksana dalam banyak hal, seperti memahami hal-hal dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengalaman hidup serta dalam mengambil keputusan.

Integritas juga menjadikan kita lebih berempati kepada sesama. Berempati berarti memiliki kepedulian kepada sesama yang tumbuh karena kesadaran kita. Empati dan integritas mungkin terkesan tidak memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Akan tetapi dengan unsur-unsur dari integritas itu sendiri, maka berempati juga merupakan implementasi dari unsur-unsur integritas.

Pentingnya memilki integritas sejak dini masih belum menjadi sebuah hal yang dirasa penting. Padahal pada dasarnya, karakter seseorang terbentuk sejak masih anak-anak. Menumbuhkan integritas pada anak-anak adalah kunci dalam memajukan Sumber Daya Manusia kita di masa depan. Mendidik anak dengan menanamkan nilai-nilai integritas akan berpengaruh dalam pola pikir anak untuk bisa menghargai sesama, menumbuhkan rasa tanggung jawab, kejujuran, dan juga disiplin. Unsur-unsur itu tidak kalah penting dengan materi pelajaran kognitif.

Semoga di kemudian hari tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas pada anak semakin berkembang sehingga generasi penerus kita akan semakin baik.

Yogyakarta, 14 Oktober 2021
Billie Ariyanta Hartono
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan UAJY Angkatan 2021
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by Gerd Altmann from Pixabay

No Comments

Post a Comment

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA