KAMAJAYA Scholarship / Coretan Mahasiswa  / Coretan Mahasiswa: Makna Imlek dan Warna Merah

Coretan Mahasiswa: Makna Imlek dan Warna Merah

Imlek berasal dari kata “im” yang artinya bulan dan “lek” yang berarti penanggalan, sehingga imlek berarti kalender bulan. Sudah menjadi ciri khas bahwa setiap tahun ada zodiak cina atau biasa disebut shio dan elemen yang mengikutinya. Berdasarkan urutan shio dan elemennya, Imlek 2022 ini adalah MACAN AIR yang melambangkan kekuatan dan kebesaran serta kegemilangan.

Perayaan imlek bagi orang-orang Tionghoa sendiri, secara umum dimaknai sebagai ucapan syukur dan harapan akan rezeki di tahun yang akan dijalani. Hal ini karena perayaan Tahun Baru Imlek berkenaan dengan dimulainya musim semi, maka mereka menyambut datangnya musim semi dan mengucap syukur setelah melewati musim dingin. Musim semi artinya dapat kembali bertani karena mereka menggantungkan hidupnya dari bertani.

Berbicara mengenai Imlek, segala sesuatunya identik dengan warna merah mulai dari pakaian hingga dekorasi. Konon ada legenda di baliknya yaitu mengenai “Nian” yang dilambangkan sebagai binatang berbentuk banteng dan berkepala singa. Dikisahkan bahwa Nian selalu meneror warga dengan memangsa anak-anak dan binatang ternak pada awal Tahun Baru Imlek. Namun, pada suatu ketika penduduk desa melihat Nian berlari ketakutan dari seorang anak yang memakai baju berwarna merah. Dari situlah penduduk desa beranggapan bahwa Nian takut pada warna merah, maka setiap tahun baru Imlek menjadi tradisi untuk menggantung lentera atau segala dekorasi dengan warna merah untuk mengusir Nian.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA