KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Perjalananku

Kisah Penerima Beasiswa: Perjalananku

Saya bergabung dengan KAMAJAYA Scholarship pada Semester 6 masa perkuliahan saya. Saya mengetahui beasiswa ini dari poster yang disebarkan melalui WhatsApps (WA) grup program studi saya. Saya berpikir bahwa saya perlu mengikuti pendaftaran untuk beasiswa ini dikarenakan saya tidak dapat bergantung dengan beasiswa SPP Tetap yang saya dapatkan sebelumnya. Dengan dibantu teman-teman saya, saya mencoba untuk mendaftar beasiwa ini, mengikuti beberapa tahapan seleksi yang dibutuhkan, hingga pada akhirnya saya dinyatakan sebagai penerima Beasiswa KAMAJAYA.

Saya tentu merasa terbantu dikarenakan saya dapat membantu mengurangi pengeluaran kedua orang tua saya dan mereka dapat fokus kepada pengeluaran untuk adik-adik saya. Saya menjalani masa perkuliahan saya semester demi semester dengan bimbingan bapak/ibu dosen, romo, dan suster sehingga saya tidak pernah merasa sendiri dalam menghadapi masalah perkuliahan dan masalah pribadi saya sendiri. Saya merasa memiliki wadah untuk berkeluh kesah dan berbagi cerita dengan adanya bimbingan yang diberikan bapak/ibu dosen, romo, dan suster.

Ketika dihadapkan dengan semester akhir, saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan tugas akhir saya sebaik mungkin. Saya mengalami beberapa kali jatuh bangun dalam penyusunan tugas akhir saya, perasaan kurang puas dengan apa yang telah saya kerjakan, hingga beberapa kali saya merasa tertekan dengan batas waktu pendaftaran ujian pendadaran. Setelah mengalami masa sulit, saya mulai bangkit kembali, mengerjakan tugas akhir sebaik mungkin, hingga saya memberanikan diri mendaftarkan diri untuk maju di ujian pendadaran. Seminggu sebelum ujian pendadaran, saya mendapat dukungan penuh oleh bapak/ibu dosen, romo, suster, dan teman-teman penerima Beasiswa KAMAJAYA yang membuat saya menjadi lebih semangat dalam memahami materi saya di ujian pendadaran. Hingga pada tanggal 13 Juli 2021, saya dinyatakan lulus ujian pendadaran.

Selesai ujian pendadaran, perjuangan saya masih harus berlanjut. Saya masih harus membayar cicilan (tunggakan) yang saya punya ketika saya masuk universitas. Kondisi ekonomi kedua orang tua saya saat itu masih terhambat dikarenakan pengaruh pandemi COVID-19 yang menyebabkan barang dagangan kedua orang tua saya banyak yang tidak terjual. Oleh karena masalah tersebut, saya akhirnya menunda wisuda saya sebanyak 2 periode. Saya merasa kehilangan arah dan hampir menyerah dikarenakan saya dan kedua orang tua saya tidak memiliki alternatif lain dalam melunasi biaya cicilan saya tersebut.

Pada bulan Januari 2022, melalui salah satu Pengurus KAMAJAYA Scholarship, saya akhirnya mendapatkan bantuan dari KAMAJAYA Scholarship untuk melunasi semua tunggakan SPP saya. Jujur, saya merasa sangat bersyukur dengan bergabungnya saya dalam keluarga KAMAJAYA Scholarship. Saya ditopang, dibimbing, dan tidak pernah dibiarkan menyerah dalam menghadapi setiap masalah yang ada. Melalui KAMAJAYA Scholarship, saya belajar bahwa setiap proses, usaha, kerja keras, air mata pasti akan terbayarkan ketika kita dapat bertahan dan berjuang hingga akhir.

Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada KAMAJAYA Scholarship baik itu bapak/ibu pengurus, dosen, donatur, romo, suster, dan teman- teman penerima Beasiswa KAMAJAYA lainnya yang selalu memberikan bimbingan, arahan, nasehat, dukungan, dan arti dari sebuah keluarga kepada saya. Ke depannya, saya berharap dapat menjadi berkat bagi orang lain yang memiliki kisah yang sama seperti saya, membantu dalam kesusahan, dan menjadi keluarga bagi setiap orang yang memiliki semangat untuk berjuang hingga akhir.

Pematangsiantar, 5 Maret 2022

Clara Sidauruk
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UAJY Angkatan 2017
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-4

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA