KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Takut Gagal

Opini: Takut Gagal

Setiap orang pasti memiliki hal yang ditakuti, untuk beberapa orang hal itu adalah kegagalan. Kegagalan dapat berupa banyak hal, gagal lulus ujian, gagal menggapai mimpi, gagal memenangkan permainan, dan masih banyak lagi. Ketakutan akan membuat kita menghindari sesuatu, termasuk takut akan kegagalan.

Bukannya fokus untuk naik ke atas, orang yang takut gagal lebih memikirkan bagaimana cara agar tidak jatuh ke bawah. Orang yang takut gagal lebih memilih untuk kabur atau menghindari tantangan dibandingkan dengan mencoba lalu gagal. Seringkali mereka melewatkan kesempatan karena takut mengacaukannya. Akibatnya, mereka memang tidak gagal. Akan tetapi, mereka telah melewatkan kesempatan untuk bisa berkembang. Contohnya tidak mengikuti lomba karena takut kemampuannya tidak setinggi kontestan lainnya. Padahal kalaupun tidak menang, kita masih mendapat pengalaman yang berguna di masa depan.

Takut akan kegagalan tidak selalu buruk. Orang yang takut gagal biasanya akan lebih berhati-hati dan berusaha lebih keras menghindari kegagalan. Namun, rencana tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita. Ada saja masalah yang menyebabkan kita gagal mencapai tujuan. Saat itu terjadi, orang yang takut gagal tidak siap menghadapinya. Satu kegagalan bisa berdampak besar bagi mereka karena tidak tahu cara untuk pulih dari keadaan tersebut.

Orang yang sudah tidak takut akan kegagalan dapat lebih fokus untuk mencapai tujuannya. Tidak takut gagal berarti kita sudah siap akan kemungkinan tersebut dan sudah memiliki rencana apabila benar-benar terjadi. Orang yang tidak takut gagal cenderung lebih berani dalam mengambil resiko, sehingga akan mengambil semua kesempatan yang datang dan bisa berkembang lebih cepat. Kalaupun mereka akhirnya gagal, mereka masih akan mencoba lagi berkali-kali sampai akhirnya berhasil.

Takut akan gagal akan membuat kita lebih fokus akan kegagalan itu sendiri. Sehingga saat ada kesempatan yang beresiko, kita lebih memilih untuk menghindarinya. Untuk itu, kita perlu berani menghadapi kegagalan. Menjadi orang yang tidak takut gagal bisa membuat kita lebih fokus akan tujuan. Bukan berarti kita harus gagal, tetapi kita harus bersiap akan kemungkinan tersebut. Kalaupun akhirnya kita gagal, kita masih akan mencoba kembali dan menganggap kegagalan tersebut sebagai sebuah pengalaman yang dapat membantu kita untuk berhasil.

Gianyar, 14 Maret 2022

Gde Rama Vedanta Yudhistira
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2020
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by StockSnap from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA