KAMAJAYA Scholarship / Berita  / KAMAJAYA Scholarship: 5 Tahun Memberikan Beasiswa untuk Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta

KAMAJAYA Scholarship: 5 Tahun Memberikan Beasiswa untuk Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Sudah 5 tahun KAMAJAYA Scholarship (KS) berdiri, sebuah lembaga beasiswa yang dibentuk oleh Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai bukti pelayanan untuk mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yang kurang mampu. Beasiswa KAMAJAYA adalah satu-satunya beasiswa di UAJY yang murni bersifat sosial. Prestasi akademik (IP) tidak menjadi persyaratan utama dalam seleksi penerimaan beasiswa. Fokus utama Beasiswa KAMAJAYA adalah untuk menyelamatkan mahasiswa yang terancam putus kuliah karena alasan finansial.

Semua dana beasiswa KAMAJAYA berasal dari donatur yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk disalurkan dalam bentuk beasiswa. Dana yang berasal dari donasi ini dikelola secara prudent, transparan dan akuntabel. Sebagai wujud tanggung jawab pengelolaan dana ini, pengurus KS menyelenggarakan Laporan Tahunan pada hari Sabtu (13/8/2022) di Auditorium Kampus III UAJY dan dihadiri oleh Rektorat UAJY, Pengurus KS, dan Pengurus Pusat dan Daerah KAMAJAYA dan penerima Beasiswa KAMAJAYA. Acara diselenggarakan secara hybrid.

Saat ini, KS telah memiliki memiliki badan hukum YAYASAN dengan nama YAYASAN BAKTI KAMAJAYA INDONESIA (YBKI) pada tanggal 29 Juli 2020. YBKI dikukuhkan dengan Akta Notaris No. 08 tanggal 29 Juli 2020 oleh Notaris Servatia Herlina, B.Sc., S.H. Tercatat di Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak dengan NPWP No. 95.507.991.8-542.000 dan disahkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0012458.AH.01.04.Tahun 2020 (Tanggal 29 Juli 2020).

Untuk Tahun Akademik 2022/2023, KS menerima 25 mahasiswa/mahasiswi untuk diberikan beasiswa. Dengan demikian sampai saat ini, sudah 109 mahasiswa yang diberikan beasiswa dan telah meluluskan 47 mahasiswa. Beasiswa yang sudah disalurkan mencapai Rp 1.959.311.000,- (data per 30 Juni 2022).

Sejarah KS

Munculnya ide untuk membuat sebuah Program Beasiswa yang benar-benar berbeda dari program beasiswa yang sudah ada diawali komunikasi melalui Whatsapp antara R. Maryatmo (dosen UAJY di Yogyakarta), Hadisantono (dosen dan alumni UAJY yang sedang menempuh studi doktoral di Selandia Baru), dan Hutomo Mugi Santoso (Ketua Umum PP KAMAJAYA, yang sedang berlibur di sebuah kapal pesiar).

Dengan bantuan beberapa orang Pengurus Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KAMAJAYA) seperti Bedjo Sarwono, Laniawati S. Matita, Petrus Suryadiputra Swarnam, Pius Izak Dumatubun, dan Wisnu Sumantha pada 31 Juli 2017 berdirilah lembaga Beasiswa KAMAJAYA atau KAMAJAYA Scholarship di bawah lindungan Santo Ignasius dari Loyola.

Para pendiri melihat bahwa mahasiswa UAJY yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk hidup saja harus berjuang apalagi untuk bisa kuliah. “Menjadi tidak mudah bagi para mahasiswa UAJY di saat hampir semua pemberi beasiswa hanya tertarik pada anak yang cerdas. Mereka cenderung kalah bersaing dengan anak-anak dari keluarga mampu yang lebih punya kemampuan finansial, kesempatan dan fasilitas untuk meraih beasiswa-beasiswa yang sudah ada,” ujar Hadisantono.

Inilah yang mendasari pengurus KAMAJAYA mendirikan Program Beasiswa dengan prioritas anak-anak yang terancam putus kuliah karena kendala finansial tanpa mensyaratkan nilai akademik.

Sebagai konseptor KAMAJAYA Scholarship, Hadisantono menyadari program beasiswa yang tujuannya untuk menyelamatkan mahasiswa yang terancam putus kuliah tanpa memperhatikan nilai akademik sebuah terobosan yang berani. “Sangat tidak mudah meyakinkan calon donatur bahwa mahasiswa yang nilai akademik pas-pasan (bahkan kurang) layak diberi beasiswa dan pemberian beasiswa itu tidak sia-sia,” tambah Hadisantono.

Bimbingan dan Konseling

Setiap penerima beasiswa wajib mengikuti Bimbingan dan Konseling (BK) secara rutin. “Selama saya menjadi bagian dari KS, saya merasa sangat tertolong. KS tidak hanya memberikan bantuan secara finansial, tetapi juga dorongan secara psikologis, membantu kita lebih termotivasi untuk menjalanin kuliah dengan baik,” ujar Billie Ariyanta Hartono (penerima beasiswa Angkatan ke-5).

Sebagai seorang dosen selama lebih dari 25 tahun, Hadisantono menyadari bahwa kendala terbesar dalam keberhasilan studi penerima beasiswa justru bukan pada aspek akademis semata, tetapi dari aspek non-akademis, misalnya kondisi keluarga, ekonomi, lingkungan, dan lain-lain. Oeh karena itu, BK mutlak diperlukan.

Prudent, Transparan dan Akuntabel

Semua dana beasiswa KAMAJAYA berasal dari donatur yang dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk disalurkan dalam bentuk beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Dana yang berasal dari donasi ini harus dikelola secara prudent, transparan dan akuntabel. Sebagai wujud tanggung jawab terhadap donatur, pengurus KS mengelola keuangan dengan jujur dan bijaksana dan akan terus mempertahankannya, sehingga KS mudah untuk mendapatkan kepercayaan donatur. Laporan KS tersaji secara online yang bisa diakses setiap saat di https://beasiswa.kamajaya.id/laporan-keuangan/

“Ketika Pak Hutomo selaku Ketua PP KAMAJAYA saat itu menghubungi saya untuk meminta kesediaan saya menjadi Bendahara KS, tanpa berpikir dua kali, saya langsung menyanggupi, karena saya tahu persis bahwa tujuan dari didirikannya KS adalah suatu tujuan yang mulia. Nama saya bersama Ibu Sri Wahyuni harus digunakan juga untuk membuka rekening di bank sambil menunggu selesainya pendirian KS sebagai Yayasan secara resmi,” ujar Laniawati S. Matita (Bendahara KS).

Mengelola dana donasi menggunakan rekening pribadi memang tidak mudah. “Tidak juga terpikir keberatan di benak saya, walaupun tentu akan ada konsekuensi masalah perpajakan secara pribadi. Saya hanya yakin dan percaya bahwa suatu tujuan yang baik, pasti akan diberkati oleh Tuhan,” tambah Laniawati.

Laniawati melanjutkan, “Lima tahun sudah berlalu dan apa yang menjadi keyakinan saya terbukti. Yayasan sejak tahun 2020 sudah terbentuk secara resmi (legal) dan dalam usianya yang ke-5 kita telah mencegah 109 mahasiswa dari ancaman putus kuliah dan jumlah ini akan terus bertambah.”

Beasiswa Abadi

KS adalah beasiswa abadi dengan konsep dasar meneruskan kebaikan. Setiap penerima beasiswa yang telah lulus dan bekerja (mempunyai penghasilan) WAJIB ikut serta menjaga keberlangsungan KS dengan menjadi donatur. Dengan demikian, dana beasiswa ini akan terus bergulir dan berkembang seperti deret ukur. Dana untuk 1 mahasiswa menjadi 2, 2 menjadi 4, dan 4 menjadi 8, dan seterusnya.

Menjelang perayaan ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke-77, semoga cita-cita kemerdekaan yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa bisa kita wujudkan melalui beasiswa KS, yaitu semua anak bangsa bebas (merdeka) untuk menempuh pendidikan dengan layak tanpa terkendala finansial. Mari kita dukung terus KAMAJAYA Scholarship.

Info lengkap mengenai KS dapat dilihat di beasiswa.kamajaya.id atau menghubungi scholarship@kamajaya.id.

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA