KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: When There Is a Will, There Is Way

Kisah Penerima Beasiswa: When There Is a Will, There Is Way

Terkadang apa yang menurut kita baik untuk kita, tapi belum tentu baik menurut Tuhan. Namun, saya yakin di mana ada keinginan di situ pasti ada jalan. Perkenalkan, saya Agatha Cindy Nikita Prima, mahasiswa Program Studi Biologi UAJY Angkatan 2018. Keadaan pandemi Covid-19 mengawali kisah perjuangan saya dengan kedua orang tua saya, saat di mana sumber pencaharian ayah saya harus ditutup pada bulan Maret 2020 hingga Juli 2022 ini. Alhasil ketika tidak dapat berjualan di kampus MMTC, kedua orang tua saya melanjutkan untuk berjualan di rumah walau pemasukannya juga sangat tidak menentu.

Dalam keadaan terjepit, saya merasakan berkat Tuhan pada Semester 5 lalu dengan menerima Beasiswa KAMAJAYA. Tanpa adanya beasiswa yang saya terima ini, pasti saya sudah putus kuliah karena tidak ada dana untuk pembayaran SPP. Selama berbulan-bulan, tidak ada pemasukan tetap dari kedua orang tua saya. Belum lagi saya harus menyiapkan uang untuk persiapan Kerja Praktek saya pada bulan Januari 2021.

Kondisi tersebut memacu saya untuk memiliki penghasilan dan pengalaman tambahan, yaitu dengan mendaftar menjadi asisten dosen pada mata kuliah dengan praktikum. Dengan berbagai kesulitan yang saya hadapi, akhirnya Semester 5 berhasil saya lalui. Tibalah waktu di mana saya harus melaksanakan Kerja Praktek dan memasuki Semester 6 dengan melanjutkan sidang Kerja Praktek. Saya bersyukur karena di tengah kondisi keuangan yang drastis menurun, saya tetap bisa melanjutkan perkuliahan saya dan menyelesaikan 1 dari 3 tahap menuju gelar S.Si. (Sarjana Sains).

Proses presentasi penelitian di Balai TNGM.

Waktu terus berjalan hingga pada akhirnya saya memasuki Semester 7. Di tahap ini, saya melanjutkan proses kedua yaitu seminar proposal. Karena pada Semester 7 tidak banyak teori yang saya ambil dan masih dengan kesibukan menjadi asisten dosen, maka saya memutuskan untuk menambah pengalaman dengan menjadi student staff di Faukltas dan mencari pekerjaan paruh waktu untuk mengisi waktu luang yang ada sekaligus menambah pemasukan untuk biaya penelitian (persiapan skripsi).

Memasuki Semester 8, di mana semester ini menjadi semester yang berat dan menentukan bagi saya. Berkat semangat dari teman-teman terdekat serta keluarga, saya mengawali langkah untuk memulai pengambilan data skripsi pada Januari 2022. Melawan rasa takut, saya melangkahkan kaki dengan proses perizinan dan melakukan presentasi di Balai Taman Nasional Gunung Merapi, lalu melakukan perjalanan untuk pengambilan sampel penelitian saya. Bulan pertama dan bulan berikutnya dapat saya lalui, walau rasanya cukup berat dan cemas dengan biaya penelitian yang tidak kecil nominalnya. Tetapi, berkat dukungan orang tua yang selalu meyakinkan dan mendukung saya bahwa saya juga mampu melalui tahap ini, saya melangkah maju tanpa ada kata mundur maupun berhenti ketika semua proses ini belum selesai.

Foto seusai Ujian Pendadaran.

Kendala yang saya alami selama proses pengambilan data skripsi ialah rasa malas juga lelah yang saya rasakan. Di tengah kesibukan melakukan penelitian, saya juga harus membagi waktu dengan pekerjaan yang sudah saya ambil waktu itu, yaitu student staff dan kerja paruh waktu. Selain kendala emosional dari diri sendiri, kendala dari lingkungan sekitar seperti alat laboratorium yang bisa kapan saja rusak cukup menghambat pengambilan data penelitian saya. Hal-hal yang saya alami tersebut membuat saya menjadi jenuh selama proses pengambilan data skripsi. Namun berkat doa dan dukungan dari orang tua dan dosen pembimbing serta teman-teman, akhirnya pada bulan Juli 2022 saya selesai melakukan pengambian data skripsi. Saya kemudian melanjutkan ke tahap penyusunan naskah serta analisis data.

Pada bulan Agustus tepatnya tanggal 23 Agustus 2022, saya menyelesaikan seluruh rasa takut dengan melaksanakan ujian pendadaran dan saya dinyatakan lulus. Setelah dinyatakan lulus, saya segera menyelesaikan persyaratan administrasi untuk pendaftaran Yudisium di bulan Agustus 2022. Tinggal satu tahap lagi yang harus saya lewati untuk mengakhiri masa studi saya secara formal, yaitu Upacara Wisuda di bulan November 2022.

Tulisan ini saya susun sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih saya kepada Bapak/Ibu segenap pengurus serta donatur dan keluarga besar KAMAJAYA Scholarship atas perhatian juga bantuan yang saya dapatkan selama menjalani proses perkuliahan hingga selesai. Tiada kata yang mampu menggambarkan ungkapan rasa terima kasih serta syukur saya hingga saat ini dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Kiranya Tuhan yang akan membalas segala kasih yang Bapak/Ibu berikan. Terima kasih keluarga besar KAMAJAYA Scholarship.

Yogyakarta, 30 September 2022

Agatha Cindy Nikita Prima
Mahasiswa Program Studi Biologi UAJY Angkatan 2018
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-4

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA