KAMAJAYA Scholarship / Kisah/Kesaksian/Testimoni  / Kisah Penerima Beasiswa: Bersyukur Menjadi Penerima Beasiswa KAMAJAYA

Kisah Penerima Beasiswa: Bersyukur Menjadi Penerima Beasiswa KAMAJAYA

Saya, Ardis Arsanta Hartono, merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Saya lahir pada 6 Maret 2000 di Yogyakarta. Saat ini, saya tinggal bersama orang tua di Yogyakarta. Ayah saya berasal dari Salatiga, sedangkan ibu saya berasal dari Klaten. Karena kedua orang tua saya bukan berasal dari Yogyakarta dan belum memiliki rumah sendiri, maka kami tinggal di rumah kontrakan. Saya tinggal dengan orang tua dan adik saya. Saya memiliki adik laki-laki dengan selisih usia 3 tahun, dan saat ini sedang kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Penandatanganan kontrak Beasiswa KAMAJAYA.

Kondisi perekonomian keluarga saya saat itu cukup mepet karena hanya ibu saya yang menjadi tulang punggung keluarga, sedangkan ayah saya sudah tidak bisa bekerja. Dulu pada tahun 2012, ayah saya terkena sakit stroke, sehingga harus mengeluarkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Keluarga besar saya tetap mendorong untuk tetap kuliah dengan bantuan pembiayaan dari saudara orang tua. Supaya dapat meringankan beban orang tua dan keluarga dalam membiayai kuliah, saya berusaha untuk mencari beasiswa dan mendapat info mengenai Beasiswa KAMAJAYA ini.

Pada semester dua, saya mendapat info mengenai Beasiswa KAMAJAYA dari beberapa teman. Kemudian, saya melakukan penelusuran melalui Instagram dan website. Pada saat awal akan mendaftar beasiswa, saya meminta saran dari orang tua. Orang tua saya pun menyarankan untuk tetap maju dan mendaftar. Pada saat itu, saya memang sedang membutuhkan beasiswa karena beban orang tua sangat berat. Untuk pembayaran biaya masuk (SPU) saja, saya harus meminta dispensasi dan membayar secara cicilan. Setelah melalui beberapa tahap seleksi, akhirnya saya dinyatakan lolos seleksi sebagai penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3. Saya bersyukur sekali.

Setelah dinyatakan menjadi penerima beasiswa, akhirnya saya dapat meneruskan kuliah dengan tenang tanpa khawatir mengenai biaya kuliah. Akan tetapi, saya tetap harus bertanggung jawab dalam menjalani perkuliahan. Selain menjalani perkuliahan sebagai penerima beasiswa, kami juga mendapat pendampingan konseling. Pendampingan konseling tersebut sangat membantu saya karena menjadi sarana penguat dan penyemangat. Pendampingan konseling menjadi tempat saya untuk menyampaikan banyak hal, seperti keluhan, rintangan, dan kendala selama kuliah berjalan. Pembimbing selanjutnya memberi masukan dan secara bersama-sama kami mengolah semua persoalan tersebut sehingga mendapatkan solusi.

Sebagai penerima beasiswa, saya juga memberikan beberapa kontribusi. Kontribusi yang saya berikan yaitu mengurus sosial media yaitu Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Twitter resmi KAMAJAYA Scholarship. Saya membantu dalam membuat konten desain. Sebelum pandemi Covid-19 berlangsung, saya juga ikut dalam piket di kantor PP KAMAJAYA setiap minggu untuk membantu pekerjaan administrasi yang ada di kantor, seperti mengelola berkas alumni, kartu alumni, dan lain-lain.

Terlibat dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa.

Puji Tuhan, selama perkuliahan yang saya jalani berjalan lancar meskipun perkuliahan juga sempat dilakukan secara online karena pandemi Covid-19. Nilai IPK yang saya peroleh juga cukup baik dan berangsur-angsur meningkat. Kendala yang ada selama perkuliahan juga dapat saya atasi dengan bantuan dan dukungan melalui bimbingan dan konseling Beasiswa KAMAJAYA. Saya melakukan bimbingan dengan beberapa konselor. Namun setiap semester, hanya dua konselor yang mendampingi dalam bimbingan dan konseling. Selama kuliah berlangsung, saya juga mengikuti kegiatan organisasi kampus (himpunan mahasiswa) dan berbagai kepanitiaan, sehingga saya juga tetap berkembang tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga dalam bidang non-akademik. Melalui himpunan mahasiswa tersebut, saya menjadi banyak belajar dan memiliki banyak pengalaman yang harapannya akan berguna saat kerja nanti.

Kuliah terus berlangsung dan akhirnya pada semester tujuh (Gasal 2021/2022), saya mulai mengambil mata kuliah proposal tugas akhir, di mana saya mulai menentukan topik skripsi dan mulai menyusun proposal tugas akhir hingga bab 3. Topik skripsi yang saya ambil yaitu mengenai desain produk. Dosen pembimbing yang saya dapatkan juga cukup dekat dengan saya, sehingga proses bimbingan dapat berjalan baik. Kemudian pada semester delapan ini, saya mulai mengerjakan dan mengolah tugas akhir/skripsi dan bersyukur karena sudah tidak ada mata kuliah lain yang perlu diambil. Pada semester delapan, tugas akhir/skripsi saya telah menempuh proses akhir, karena sudah sampai bab 6 dan tinggal melakukan beberapa revisi dan persiapan berkas untuk maju ujian pendadaran pada bulan Juli mendatang. Harapan saya untuk perkuliahan saya saat ini agar dapat segera selesai pada bulan Juli 2022 ini.

Selama proses pengerjaan, terdapat pengalaman yang menurut saya cukup berkesan bagi saya, karena pada Prodi Teknik Industri mengalami perubahan kurikulum dan juga kenaikan status akreditasi menjadi unggul. Perubahan ini berdampak pada ketentuan penulisan laporan tugas akhir/skripsi. Perubahan tersebut ditetapkan kira-kira bulan Februari-Maret 2022, di mana skripsi saya sudah mendekati setengah jalan, sehingga menjadi salah satu kendala yang saya hadapi. Karena terjadi perubahan ketentuan tersebut, maka banyak bagian dari laporan tugas akhir saya yang harus diubah dan disesuaikan dengan ketentuan penulisan baru. Lokasi perusahaan topik skripsi saya kebetulan berada di Salatiga, pada sebuah pabrik produk keramik mengenai rancangan desain. Kendala yang dihadapi pada waktu itu berupa transportasi di mana apabila saya ingin ke Salatiga harus bersamaan atau nebeng dengan teman yang bisa membantu mengantar ke Salatiga. Selain itu apabila ingin melakukan pengambilan data, konsultasi desain dan persetujuan hasil desain, juga perlu menyesuaikan waktu yang disediakan perusahaan. Saya baru bisa melakukan seminar proposal pada tanggal 17 Mei 2022. Setelah seminar dilakukan, ternyata terdapat beberapa hal yang perlu direvisi dan diperbaiki, baik pada laporan dan juga rancangan desain yang dibuat, sehingga perlu beberapa kali melakukan kunjungan kembali ke lokasi perusahaan.

Pelaksaan Penelitian di pabrik keramik.

Pengerjaan skripsi saya saat ini sebenarnya sudah mendekati akhir, di mana kekurangan yang masih perlu diselesaikan berupa form persetujuan hasil rancangan sebagai bagian implementasi pada ketentuan baru, dan juga masih perlu melakukan pemeriksaan laporan akhir oleh dosen pembimbing, apakah masih perlu ada yang diperbaiki lagi atau sudah bisa untuk maju ujian pendadaran. Oleh karena itu, saya sendiri masih belum mengetahui apakah bisa maju pendadaran pada bulan Juli 2022 ini atau tidak. Namun, saya tetap optimis saya masih bisa melakukan ujian dan lulus tahun ini.

Setelah terus berdoa dan berjuang menyelesaikan skripsi, saya akhirnya menemui titik terang. Saya akhirnya dapat mendaftar ujian pendadaran. Saya melakukan ujian pada hari Jumat, 30 Oktober 2022 dan dinyatakan lulus ujian pendadaran. Meskipun masih terdapat beberapa revisi dari penguji, tetapi saya sangat bahagia dan sangat bersyukur telah melalui beberapa proses panjang yang saya rasakan selama mengerjakan skripsi ini.

Berkat doa dan dukungan dari banyak pihak, terutama doa orang tua, dukungan KAMAJAYA Scholarship, dosen pembimbing dan teman-teman, saya dapat melalui dan mengakhiri perkuliahan ini dengan baik. Saya ingin mengucapkan rasa syukur yang sangat besar atas bantuan, doa, dan dukungan yang diberikan kepada seluruh Pengurus KAMAJAYA Scholarship, para donatur, dan seluruh pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Terima kasih banyak saya ucapkan, tidak hanya bantuan secara finansial tetapi juga pengalaman, bimbingan dan didikan yang diberikan akan saya pegang dan harapannya berguna bagi masa depan. Kebaikan dan kemurahan hati Bapak/Ibu/Saudara sekalian yang telah diberikan semoga dikembalikan oleh Tuhan Yang Maha Esa berlipat ganda dan selalu diberkahi dengan anugrah keselamatan, kesehatan, dan kesuksesan sepanjang hidup. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak, semoga kebaikan ini dapat saya bagikan dan saya teruskan dengan membantu dan menolong orang lain serta adik-adik melalui Beasiswa KAMAJAYA ini.

Yogyakarta, 4 Oktober 2022

Ardis Arsanta Hartono
Mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAJY Angkatan 2018
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-3

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA