KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Sistem Kebut Semalam (SKS)

Opini: Sistem Kebut Semalam (SKS)

Sebagai pelajar, mahasiswa tidak lepas dari ujian. Ujian mungkin menjadi hal yang ditakutkan oleh mahasiswa. Hasil ujian sangat mempengaruhi persentase kelulusan mahasiswa, karena memilki bobot penilaian yang tinggi. Agar tidak gagal, penting untuk mempersiapkan diri ketika ujian. Tiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk persiapan ujian, seperti mencicil materi atau membuat ringkasan tiap minggu. Selain cara-cara tersebut, mungkin banyak yang menggunakan sistem kebut semalam.

Sistem kebut semalam adalah proses belajar dengan merangkum semua materi ujian hanya dalam semalam. Jika melihat banyaknya materi dalam ujian, keefektifan cara ini mungkin bisa dipertanyakan. Beberapa orang menganggap sistem kebut semalam dapat membantu mereka lebih cepat memahami materi. Tekanan karena waktu yang mepet mungkin membuat kita menjadi lebih fokus dalam belajar. Selain itu, kondisi malam yang sepi mendukung suasana untuk belajar.

Namun, sistem kebut semalam membuat kita tidur lebih larut, akibatnya kondisi badan di pagi hari malah drop dan tidak fokus untuk mengerjakan ujian. Sistem kebut semalam juga membuat materi yang dipelajari mudah untuk dilupakan. Meskipun saat ujian materinya dapat kita ingat, ingatan tersebut tidak bertahan lama. Karena ini, belajar dengan sistem kebut semalam hanya cocok digunakan demi bisa menjawab ujian saja, tidak untuk benar-benar memahami materi.

Dengan waktu yang terbatas, mungkin tidak semua materi bisa ditangkap melalui sistem kebut semalam, terutama yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Namun sesusah apa pun materi ujian, kita tetap harus mengerjakannya dengan usaha sendiri. Ujian tidak hanya menguji pengetahuan kita, tapi juga kejujuran. Nilai kejujuran lebih penting daripada nilai tertulis. Mungkin mudah untuk mendapatkan hasil yang baik jika berbuat curang, namun hasil tersebut tidak ada artinya jika tanpa proses yang baik. Berbuat curang saat ujian tidak hanya berbohong pada pihak akademik, tapi juga dengan diri sendiri.

Ujian terkadang menjadi hal yang menyeramkan bagi para pelajar, termasuk mahasiswa. Agar tidak gagal saat ujian, perlu adanya persiapan, seperti sistem kebut semalam. Bagi sebagian orang, dengan merangkum semua materi ujian hanya dalam semalam dapat membantu mereka lebih cepat memahami materi. Namun, materi yang dipelajari dengan sistem kebut semalam hanya bertahan sebentar saja, dan cepat terlupakan. Dengan waktu yang terbatas, mungkin tidak cukup untuk mempelajari materi-materi yang sulit. Namun, sesulit apa pun materinya, kita perlu berusaha dan mengerjakan ujian dengan penuh kejujuran.

Yogyakarta, 13 Oktober 2022

Gde Rama Vedanta Yudhistira
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2020
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by Ryan McGuire from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA