KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Berjiwa Besar

Lentera Atma: Berjiwa Besar

Kesalahan itu memang manusiawi dan tidak ada yang pernah luput dari kesalahan, baik dalam lingkup pekerjaan, pendidikan, masyarakat, dan lain-lain. Namun, terkadang di saat seseorang melakukan kesalahan, kesalahan tersebut akan ditutupi, tidak mau mengakui, atau melimpahkannya ke orang lain. Namun, alangkah lebih baiknya jika kesalahan itu kita jadikan sebagai sebuah pelajaran hidup dan tidak perlu disembunyikan dan dianggap sebagai aib. Tidak mengakui kesalahan biasanya karena takut akan pendapat orang lain yang nantinya akan menjatuhkan kita. Rasa khawatir dan takut akan konsekuensi dari kesalahan yang dibuat semakin membuat kita menutupi kesalahan tersebut.

Berjiwa besar berarti kita bisa memerima kenyataan dan keadaan sepahit apa pun dengan ikhlas dan lapang dada. Sama halnya dengan mengakui kesalahan, kita sudah termasuk dalam golongan yang berjiwa besar karena berani untuk menerima, menanggung, dan mengambil pelajaran dari hal yang telah kita buat dengan lapang dada. Pemimpin yang besar adalah mereka yang berani untuk mengakui kesalahan dan belajar dari kesalahan tersebut.

Sekalipun kita pasti merasa malu, mendapatkan gunjingan dari kiri dan kanan kita, menerima konsekuensi. Namun percayalah di balik itu semua, Tuhan sendiri yang akan melihat jiwa besar kita dan ketaatan kita. Tuhan tidak pernah membiarkan hamba-Nya dipermalukan, orang yang rendah hati pun akan ditinggikan-Nya karena Tuhan pernah berkata, “Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa yang mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi “ (Amsal 28:13).

Image by Alexas_Fotos from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA