KAMAJAYA Scholarship / Lentera Atma  / Lentera Atma: Tahun Baru dan Lembar Baru

Lentera Atma: Tahun Baru dan Lembar Baru

Tahun baru biasanya memiliki pengharapan yang baik dan semangat baru karena kita menutup buku tahun sebelumnya dan siap membuka buku baru untuk ditulis lagi. Karena terlalu bersemangat merayakan tahun baru, terkadang kita lupa bahwa kita harus mengevaluasi diri dulu sebelumnya. Hal-hal apa saja yang berkesan pada tahun lalu dan masalah apa saja yang masih tersisa dari tahun sebelumnya yang belum dapat diselesaikan. Mungkin, ini menjadi PR untuk diselesaikan tahun depan. Kita harus juga mengingat kembali target apa saja sudah tercapai dan apa saja yang belum. Target-target tersebut mungkin bisa ditulis dalam selembar kertas kecil sebagai pengingat bahwa kita hidup harus memiliki tujuan. Meskipun itu hal kecil, tapi dampaknya supaya tidak hilang arah.

Memasuki tahun baru, pertama-tama mungkin kita melihat kembali rencana-rencana yang akan diselesaikan. Misalnya tahun sebelumnya berencana untuk mengerjakan setiap tugas secara teratur dan tidak kebut semalam tapi pada akhir tahun merasa bahwa mengerjakan tugas sistem kebut semalam ternyata membuat lebih nyaman dan lebih efektif, atau mungkin sistem belajar lain lebih efektif, misalnya belajar bersama teman daripada belajar sendiri. Kedua, menentukan rencana tahun ini mau melakukan apa saja dan tujuan apa ingin dicapai pada tahun ini. Ibarat kata memiliki rencana jangka pendek dan jangka panjang seperti apa saja dan itu diniati saat memasuki awal tahun ini.

Pada akhirnya, kita semua mengharapkan ada semangat baru dan berusaha mengawali tahun baru dengan semangat yang baru dan mencapai tujuan yang sudah direncanakan. Semoga saja pada tahun ini tidak ada masalah yang berarti. Masalah yang tidak begitu susah untuk diselesaikan atau masalah besar yang bisa mempengaruhi mental kita. Berusahalah semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan pada tahun ini .

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”. (Yeremia 29:11)

Image by David Schwarzenberg from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Powered by WhatsApp Chat

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA