KAMAJAYA Scholarship / Opini  / Opini: Hari Hak Asasi Manusia

Opini: Hari Hak Asasi Manusia

Tanggal 10 Desember diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh semua orang tanpa terkecuali dari awal hidupnya. Dalam sejarahnya, hari ini memperingati diadopsinya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Deklarasi ini menyatakan hak yang dimiliki setiap manusia ialah sama terlepas dari ras, warna kulit, suku, agama, jenis kelamin, kebangsaan, properti, keturunan, dan status lainnya.

Hak Asasi Manusia (HAM) awalnya adalah sebuah pemikiran dari para filsuf terdahulu yang semakin berkembang melihat para penguasa yang bertindak sewenang-wenang. HAM kemudian diciptakan untuk melindungi setiap manusia dari tindakan semena-mena dan diskriminatif seperti perbudakan, rasisme, dan kekerasan. Dengan menerapkan dan menjaga HAM, harapannya kesejahteraan setiap individu bisa lebih terjamin. Namun sayangnya, masih banyak kasus pelanggaran HAM mulai dari yang ringan hingga berat.

Zaman sekarang pelanggaran HAM masih kerap terjadi. Pelanggaran HAM bisa terjadi di mana pun termasuk media sosial. Di dunia maya ini, orang cenderung lebih berani dan bebas dalam menyuarakan pendapatnya sebagai bentuk kebebasan berekspresi. Namun, kebebasan ini bisa mengarah ke sisi negatif berupa makian dan hinaan kepada orang lain. Padahal, hal tersebut termasuk sebagai tindakan penghinaan dan pencemaran nama baik yang melanggar HAM. Jangan sampai berfokus pada hak diri sendiri, namun melupakan hak orang lain. Selain itu, ada banyak tindakan pelanggaran HAM yang dilakukan melalui media sosial seperti pelecehan, pengumpulan data pribadi, cyberbullying, dan pelanggaran privasi.

Sebagai upaya untuk menjaga hak asasi setiap orang, kita harus menanamkan rasa cinta kasih kepada sesama manusia. Tindakan yang melanggar HAM berdasar dari sifat mementingkan ego pribadi dan kebencian tanpa memikirkan dampaknya pada orang lain. Dengan saling mengasihi, kita bisa melihat dari sudut pandang yang lebih luas. Sebelum melakukan tindakan yang melibatkan orang lain, coba tempatkan diri sendiri di posisi mereka dan pikirkan dampak yang diterima.

Di Hari Hak Asasi Manusia ini, mari lebih peduli untuk menegakkan hak asasi setiap orang. Mari lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan hak orang lain. Melalui sikap saling mengasihi dan empati, diharapkan kita dapat menciptakan lingkungan di dunia nyata maupun maya, yang bebas dari pelanggaran HAM. Perlu diingat bahwa penegakan Hak Asasi Manusia bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga kita sebagai sesama manusia.

Yogyakarta, 10 Desember 2023

Gde Rama Vedanta Yudhistira
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2020
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-5

Image by Michal Jarmoluk from Pixabay

No Comments

Post a Comment

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA