KAMAJAYA Scholarship / Berita  / Bimbingan dan Konseling: Hidup dengan Persoalan Adalah Anugerah yang Patut Disyukuri

Bimbingan dan Konseling: Hidup dengan Persoalan Adalah Anugerah yang Patut Disyukuri

Pada hari Sabtu (20/1) telah dilaksanakan kegiatan bimbingan konseling kepada mahasiswa Penerima Beasiswa KAMAJAYA bertempat di gedung Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, Kentungan, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif Rm. Agus Widodo, Pr. yang sekaligus menjadi salah satu pendamping dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa.

Kegiatan bimbingan konseling dimulai pukul 08.00 dan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama merupakan sesi sharing dan peneguhan oleh Rm. Agus Widodo, Pr. Diteruskan dengan sharing perwakilan 5 mahasiswa dan dilanjutkan peneguhan oleh Sr. Rosalia Roswitha Rusina, SFD beserta Pak Roberto Reno Sitepu, S.S., M.Fil. Sesi kedua adalah bimbingan konseling secara pribadi oleh masing-masing pendamping kepada setiap mahasiswa dan bertempat di 3 ruang kelas.

Pada sesi pertama bimbingan konseling ini Rm. Agus Widodo, Pr. mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh mahasiswa yang hadir untuk bernyanyi sebagai salah satu kegiatan untuk membangkitkan semangat di pagi hari. Romo memimpin para mahasiswa untuk bernyanyi lagu “Yesus Kekasih Jiwaku” dengan riang gembira. Selanjutnya, Romo Agus memberikan peneguhan dan sharing pengalamannya kepada para mahasiswa. Ada satu kalimat yang menjadi poin penting yaitu “hidup kita masing-masing dengan persoalan adalah anugerah yang patut disyukuri, kemudian pendidikan adalah modal yang baik untuk ke depannya sehingga jangan sampai Anda menyia-nyiakan rahmat beasiswa yang Tuhan berikan”.

Bersama menyanyikan lagu Yesus Kekasih Jiwaku.

Kegiatan bimbingan kemudian dilanjutkan dengan sharing dari 5 perwakilan mahasiswa. Perwakilan mahasiswa tersebut terdiri dari Pipit, Yohanes Rdo, Hella, Caca, dan Avrillia. Mereka sharing mengenai dinamika perkuliahan selama satu semester kemudian sharing sedikit tentang keluarga mereka dan harapan yang ingin mereka capai ke depannya. Kegiatan sharing yang dilakukan ini harapannya dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa lain agar lebih semangat menjalani hidup dan menghadapi semua masalah hidup dengan cara yang baik.

Sharing oleh Yohanes Rdo dan Hellaria Savana sebagai perwakilan mahasiswa.

Sesi pertama kemudian ditutup dengan peneguhan oleh Sr. Rosalia Roswitha Rusina SFD beserta Pak Roberto Reno Sitepu, S.S., M.Fil. Pak Reno memberikan sedikit arahan mengenai Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan sebentar lagi. Pak Reno berharap agar mahasiswa dapat memilih pemimpin yang baik dan menggunakan hak suaranya karena satu suara sangat berguna bagi negara Indonesia. Poin selanjutnya yang diberikan Pak Reno adalah terkait tentang kelulusan mahasiswa penerima Beasiswa KAMAJAYA yang diharapkan dapat terjadi selama 8 semester saja. Hal tersebut agar beasiswa yang diberikan dapat berguna bagi orang lain khususnya untuk penerima beasiswa angkatan selanjutnya.

Peneguhan dan sharing oleh Pak Roberto Reno Sitepu, S.S., M.Fil.

Sr. Rosalia Roswitha Rusina, SFD yang juga hadir dalam acara ini sebagai pembimbing memberikan peneguhan singkat terkait hidup kita bahwa “setiap orang itu terbatas dalam menghadapi sebuah masalah tetapi Tuhan selalu punya jalan”. Suster berharap kepada mahasiwa bahwa selain berusaha juga mengandalkan Tuhan sebagai penolong hidup. Selalu hidup seturut jalan Tuhan niscaya segala rintangan hidup akan terselesaikan.

Peneguhan dan Sharing oleh Sr. Rosalia Roswitha Rusina, SFD.

Setelah itu, para mahasiwa diarahkan ke ruang kelas masing-masing untuk mendapat bimbingan dan konseling secara pribadi. Bimbingan dan konseling dilakukan secara bergantian dan mahasiswa yang sudah mendapat pendampingan pribadi dapat kembali ke rumah masing-masing.

Bimbingan dan Konseling merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh semua Penerima Beasiswa KAMAJAYA setiap akhir semester (sebelum memulai semester berikutnya). Ibarat sebuah pohon buah, para mahasiswa penerima beasiswa tentunya pernah dan sedang tumbuh dalam jenis tanah tertentu. Saat ini, mereka sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan. Kelak, mereka diharapkan mampu menghasilkan buah yang berkualitas dan berguna bagi banyak orang. Oleh karena itu, praksis pendampingan dilaksanakan dengan membantu para mahasiswa untuk mengenali jenis tanah mereka kemudian membantu mengolahnya supaya menjadi lebih subur bagi pertumbuhan dan perkembangan mahasiswa dalam segala aspeknya secara seimbang.

Secara konkret, masing-masing mahasiswa diwajibkan melakukan konseling kepada para konselor sebelum mereka secara resmi menerima beasiswa dari KAMAJAYA dan kemudian melakukannya secara rutin, minimal satu semester satu kali. Dalam kesempatan konseling itu, diharapkan konselor membantu masing-masing mahasiswa untuk “mencangkul dan menggali” pengalaman hidup mahasiswa, baik di masa lalu maupun di masa kini. Kemudian, secara kontinu membantunya untuk “menyirami, menggemburkan, menyuburkan dan memupuk” serta sejauh perlu juga “memangkas dan membuang” hal-hal yang sekiranya justru mengganggu pertumbuhan dan perkembangan si mahasiswa.

Diliput oleh:

Marcellinus Galih Ruswidyatmoko Nugroho
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UAJY Angkatan 2021
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-7

No Comments

Post a Comment

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Tanya Beasiswa KAMAJAYA