Kamajaya Scholarship Gelar Makrab Dan Laporan Tahunan 2026

Yogyakarta, 7–9 Agustus 2026 – KAMAJAYA Scholarship kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Malam Keakraban (Makrab) dan Laporan Tahunan 2026 yang berlangsung selama tiga hari di Nara Kupu Jogja. Kegiatan ini mempertemukan para penerima beasiswa dari berbagai angkatan untuk mempererat persaudaraan, merefleksikan perjalanan hidup, serta mengembangkan keterampilan yang mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional.

Suasana Keakraban dan Perkenalan
Hari pertama diawali dengan sesi perkenalan peserta dari Batch 10, Batch 9, dan Batch 8. Keakraban dibangun melalui berbagai permainan kelompok, salah satunya permainan lingkaran besar dengan bola yang dioper mengikuti alunan musik. Saat musik berhenti, peserta yang memegang bola harus menyebutkan nama dan program studi teman yang ditunjuk.

Mengenal Lebih Dekat KAMAJAYA Scholarship
Sesi utama hari pertama diisi oleh Bapak Hadisantono yang menyampaikan sejarah, visi, misi dan perjalanan awal KAMAJAYA Scholarship. Peserta diajak memahami latar belakang berdirinya beasiswa ini, visi dan misi, serta nilai-nilai yang dikembangkan. KAMAJAYA Scholarship resmi berdiri pada 31 Juli 2017, bertepatan dengan hari peringatan Santo Ignatius dari Loyola, yang kemudian menjadi santo pelindung lembaga beasiswa ini.

Dalam diskusi, Steven Aditya (Epen) dari Batch 10 membagikan gagasan mengenai kontribusi sebagai content creator. Ia berencana menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berbagi, sekaligus memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan KAMAJAYA Scholarship kepada masyarakat dan alumni.

Refleksi Pengalaman Hidup
Materi berikutnya disampaikan oleh Rm. Antonius Padua Danang Bramasti, SJ. Peserta diajak merefleksikan pengalaman hidup Santo Ignatius dari Loyola dan kemudian menerapkan spiritualitas tersebut dalam pengalaman hidup, baik yang membahagiakan maupun penuh tantangan. Beberapa kisah inspiratif muncul, seperti Bonaventura Yoga yang pernah hampir kehilangan fungsi kakinya akibat kecelakaan, namun kini dapat beraktivitas normal. Ada pula kisah Steven (Epen) yang sempat gagal masuk perguruan tinggi, serta Kania yang menghadapi kehilangan dan kecelakaan, namun akhirnya mendapat kesempatan berkuliah berkat beasiswa.

Peserta diajak memahami bahwa setiap pengalaman, termasuk yang menyakitkan, dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran. Refleksi dilanjutkan dengan diskusi kelompok mengenai penyesalan, tujuan hidup, dan komitmen yang ingin dibawa setelah kegiatan.

Mengasah Public Speaking dan Soft Skill
Pada malam hari, peserta mengikuti sesi Public Speaking, Menulis, dan Debat bersama Dr. Phil. Lukas Suryanto Ispandriarno, Drs., MA. Peserta diperkenalkan pada konsep ethos, pathos, dan logos, serta langkah-langkah membangun presentasi yang menarik. Mereka juga berlatih langsung melalui presentasi kelompok, diskusi, dan sharing session. Hari pertama ditutup dengan kegiatan BBQ yang mempererat hubungan dalam suasana santai.

Laporan Tahunan YBKI 2026
Hari kedua diawali dengan kegiatan Laporan Tahunan Yayasan Bakti KAMAJAYA Indonesia (YBKI). Agenda meliputi sambutan, doa pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UAJY, serta laporan keuangan dan kegiatan KAMAJAYA Scholarship. Peserta juga menyaksikan video testimoni alumni yang menggambarkan dampak beasiswa.

Momen penting adalah penandatanganan kontrak beasiswa simbolis untuk Batch 10, pemberian apresiasi kepada penerima dengan poin keaktifan tertinggi, serta pentas seni yang menampilkan kreativitas para penerima beasiswa.

Menulis, Debat, dan Pentas Seni
Setelah laporan tahunan, peserta kembali mengikuti sesi menulis dan debat bersama Bapak Lukas. Mereka diajak memahami menulis sebagai proses mengorganisasi ide, mulai dari membaca, membuat outline, hingga penyuntingan. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba menulis dan debat antarkelompok.

Pada malam hari, pentas seni digelar untuk mempererat kebersamaan. Setiap kelompok menampilkan bakat unik, mulai dari drama singkat, menyanyi, hingga berjoget bersama. Suasana penuh canda tawa menambah kehangatan persaudaraan.

Penutup dengan Refleksi
Hari ketiga ditutup dengan berbagai permainan, pembongkaran tenda, sarapan bersama, serta sharing session bersama Pak Reno. Peserta diajak memahami bahwa hubungan erat tidak selalu dibangun oleh ikatan darah, melainkan oleh kepedulian dan kasih sayang. Pesan penting yang disampaikan adalah memanfaatkan konseling bukan hanya saat diwajibkan, tetapi juga ketika menghadapi persoalan, agar setiap individu dapat terus berkembang bersama.

Makrab sebagai Ruang Pertumbuhan
Rangkaian Makrab dan Laporan Tahunan KAMAJAYA Scholarship 2026 bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan ruang untuk membangun persaudaraan, merefleksikan perjalanan hidup, mengasah keterampilan, dan menumbuhkan kepedulian. Dengan semangat untuk terus bertumbuh dan berbagi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penerima beasiswa bukan hanya mendapatkan dukungan pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk memberi dampak dan menjadi bagian dari keluarga besar KAMAJAYA Scholarship.

Makan siang Pengurus YBKI, Pengurus PP KAMAJAYA, dan Rektor UAJY
Foto Bersama Pengurus YBKI, Pengurus PP KAMAJAYA, dan Rektor UAJY
Foto Bersama dengan Penerima Beasiswa KAMAJAYA
Penandatanganan Kontrak Beasiswa Angkatan ke-10

Diliput oleh:

Silvester Segi Pangestu
Mahasiswa Program Studi Informatika UAJY Angkatan 2024
Penerima Beasiswa KAMAJAYA Angkatan ke-9

No Comments

Post a Comment